JAKARTA, investortrust.id – Prestasi di podium adalah puncak dari perjalanan panjang seorang atlet. Namun, setelah mendapatkan medali dan apresiasi, perjalanan mereka belum berakhir. Ada masa depan yang perlu dipersiapkan, termasuk bagaimana cara cerdas mengelola bonus dan pendapatan agar memberi manfaat jangka panjang.
Semangat ini menjadi inti dari program “Financial Champions: Beyond the Podium”, yang diadakan oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI bekerja sama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI). Acara ini ditujukan untuk atlet yang meraih medali di Asian Games ke-20 dan Asian Para Games ke-5. Kegiatan yang berlangsung di Grand Ballroom Discovery Ancol, Jakarta, pada Kamis (29/10/2026), ini memberikan edukasi kepada para atlet mengenai pentingnya mengelola keuangan pasca prestasi.
Melalui diskusi dan pembekalan tentang literasi keuangan, para atlet mendapatkan wawasan tentang pengelolaan bonus dan pendapatan dengan bijak, investasi yang aman, perencanaan masa pensiun, serta pemahaman mengenai solusi menabung, cara melakukan transaksi, dan proteksi finansial.
Di acara tersebut, BRI menggelar diskusi panel literasi keuangan yang menghadirkan Financial Planner Adrian Maulana dan Wealth Management Specialist BRI sebagai narasumber. Diskusi ini berfokus pada berbagai aspek yang relevan bagi para atlet, mulai dari pengelolaan bonus hingga perencanaan masa depan.
Sebelum sesi literasi dimulai, BRI juga membagikan buku tabungan dan kartu ATM kepada para penerima bonus. Ini adalah langkah yang akan melengkapi proses penyaluran bonus melalui rekening BRI sekaligus memastikan para atlet mendapatkan akses ke layanan perbankan yang dibutuhkan.
BRI sendiri ditunjuk oleh Kemenpora untuk menyalurkan bonus bagi peraih medali Asian Games ke-20 dan Asian Para Games ke-5 melalui rekening BRI. Hingga 28 Oktober 2026, sebanyak 219 rekening penerima sudah difasilitasi dengan estimasi total bonus mencapai Rp158 miliar.
Rinciannya, terdiri atas 117 rekening penerima bonus Asian Games 2026 dengan estimasi sekitar Rp61 miliar dan 102 rekening penerima bonus Asian Para Games 2026 dengan estimasi sekitar Rp97 miliar. Di Asian Games, penerima terdiri dari 87 atlet dan 30 pelatih, sementara di Asian Para Games mencakup 65 atlet dan 37 pelatih.
Corporate Secretary BRI, Dhanny, mengungkapkan bahwa penghargaan kepada atlet harus diimbangi dengan kemampuan mengelola keuangan agar dapat memberikan manfaat bagi kehidupan mereka dan keluarga.
“Bonus yang diterima adalah bentuk apresiasi atas prestasi yang mereka raih, dan pasti akan lebih bermakna jika dapat dikelola dengan bijak untuk memenuhi kebutuhan saat ini serta sebagai bekal masa depan. Oleh karena itu, melalui program ini, BRI ingin berbagi pengetahuan dan perspektif sehingga para atlet lebih bijak dalam mengambil keputusan keuangan,” jelas Dhanny.
Dhanny menambahkan, literasi keuangan sangat penting bagi atlet karena perjalanan karir di dunia olahraga berbeda dengan profesi lainnya. Masa produktif seorang atlet cenderung terbatas, sehingga perencanaan keuangan harus dilakukan sejak awal. Ini termasuk menentukan prioritas dalam penggunaan pendapatan, membangun dana untuk masa depan, serta memahami pilihan investasi dan proteksi yang sesuai.
“Kami berharap edukasi ini dapat membantu para atlet memahami bahwa pengelolaan keuangan bukan hanya sekedar menyimpan uang, tetapi bagaimana merencanakan, melindungi, dan mengembangkan aset dengan cara yang bertanggung jawab. Dengan begitu, hasil dari perjuangan mereka di arena dapat terus memberi manfaat dalam jangka panjang,” tambahnya.
Program ini juga merupakan bagian dari upaya BRI dalam menghadirkan layanan keuangan yang memberikan nilai tambah untuk masyarakat. BRI memandang literasi keuangan sebagai salah satu landasan untuk membangun kemandirian dan ketahanan finansial, termasuk bagi para atlet yang telah berkontribusi melalui prestasi dan mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional.

