Finware
  • Beranda
  • Riwayat
  • Disimpan
  • Feed
  • Topik Pilihan
  • News
  • Market
  • Bisnis
  • Kripto
  • Tech
Notification
FinwareFinware
  • News
  • Market
  • Bisnis
  • Kripto
  • Tech
Search
  • Quick Access
    • Beranda
    • Contact Us
    • Riwayat
    • Disimpan
    • Topik Pilihan
    • Feed
  • Categories
    • News
    • Market
    • Bisnis
    • Kripto
    • Tech

Artikel Populer

Jangan lewatkan artikel menarik lainnya
Indonesia Terancam Tertinggal dalam Euforia EV, Sebagian Besar Nikel Dialihkan ke Baja Tahan Karat, Temuan Riset Mengungkap

Indonesia Terancam Tertinggal dalam Euforia EV, Sebagian Besar Nikel Dialihkan ke Baja Tahan Karat, Temuan Riset Mengungkap

Reihan
19 April 2026
Oracle Satukan Data AI untuk Berikan Agensi Perusahaan Satu Versi Kebenaran

Oracle Satukan Data AI untuk Perusahaan Agensi Single Version of Truth

Keenan
26 Maret 2026
Aksi Saham Terbesar Siang Ini: META, BBY, APP, SMG Siap Mengguncang Pasar!

Aksi Saham Terbesar Siang Ini: META, BBY, APP, SMG Siap Mengguncang Pasar!

Dirga
27 Maret 2026
© 2026 Finware Media. All Right Reserved.
Finware > Market > Laba Bank Mayapada Melonjak 107% Berkat Fundamental Bisnis yang Kokoh!
Market

Laba Bank Mayapada Melonjak 107% Berkat Fundamental Bisnis yang Kokoh!

Reihan
Last updated: 4 November 2026 8:45 PM
By
Reihan
3 Min Read
Share
Laba Bank Mayapada Melonjak 107% Berkat Fundamental Bisnis yang Kokoh!
SHARE

Jakarta, CNBC Indonesia – PT Bank Mayapada Internasional Tbk baru saja merilis kinerja keuangan mereka hingga September 2026, dan hasilnya sangat menggembirakan. Perseroan mencatatkan kenaikan laba bersih, pertumbuhan aset, serta peningkatan ekuitas dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Berdasarkan data yang dipublikasikan, Bank Mayapada berhasil mencetak laba sebesar Rp87 miliar hingga September 2026, meningkat sekitar 107% dibandingkan dengan September 2025 yang hanya mencatatkan laba sebesar Rp42 miliar. Kenaikan laba ini menunjukkan adanya perbaikan signifikan dalam kemampuan bank untuk menghasilkan keuntungan.

Namun, meski perkembangan laba sangat memuaskan, ada beberapa faktor penting yang perlu diperhatikan, seperti beban operasional dan pencadangan kredit. Ini semua merupakan bagian dari pengelolaan risiko yang harus dijaga agar kinerja tetap optimal.

Selain itu, Bank Mayapada juga menunjukkan peningkatan yang mencolok dalam total aset dan ekuitas. Total aset perseroan kini mencapai Rp171,867 triliun per September 2026, meningkat 11,21% dari posisi Rp154,540 triliun pada September tahun lalu. Dan untuk total ekuitas, tercatat sebesar Rp19,079 triliun, tumbuh sekitar 12,04% secara tahunan, dari Rp17,028 triliun di September 2025. Pertumbuhan ekuitas ini mencerminkan peningkatan nilai kekayaan bersih Bank Mayapada.

Penting untuk membedakan penguatan ekuitas dengan peningkatan modal regulasi. Di sini, rasio kecukupan modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR) menjadi indikator yang sangat krusial. Dari data yang ada, CAR Bank Mayapada tercatat sebesar 11,09%, naik dari 10,09% di September 2025. Ini menunjukkan bahwa kemampuan permodalan bank dalam mendukung aktivitas usaha semakin kuat dan siap mengantisipasi risiko yang ada dalam operasional perbankan.

Di sisi likuiditas, rasio Loan to Deposit Ratio (LDR) juga menjadi perhatian. LDR dapat memberikan gambaran mengenai seberapa baik bank dalam menyalurkan kredit terhadap dana pihak ketiga yang berhasil dihimpun. Data per Juni 2026 menunjukkan LDR Bank Mayapada berada di angka 77,06%, lebih rendah dibandingkan 83,83% pada Juni 2025. Hal ini menunjukkan adanya perubahan dalam komposisi antara penyaluran kredit dan dana yang dihimpun.

Read more  Polisi Irlandia Selidiki Keterkaitan 500 BTC dengan Clifton Collins

Secara keseluruhan, pertumbuhan laba bersih yang mencapai 107%, ditambah dengan peningkatan aset dan ekuitas serta penguatan CAR, menjadi serangkaian indikator positif bagi kinerja Bank Mayapada di tahun ini.

“Ke depan, konsistensi dalam menjaga profitabilitas, permodalan, dan likuiditas akan menjadi faktor penting untuk mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan,” demikian pernyataan resmi perusahaan, dikutip pada Selasa (3/11/2026).

Sementara itu, meskipun laba dan ekuitas menunjukkan tren positif, kualitas aset produktif tetap perlu diperhatikan. Berdasarkan data per Juni 2026, rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) gross bank ini tercatat sebesar 4,02%, dan mengalami perbaikan menjadi 3,36% per 30 September 2026. Ini adalah sinyal baik, namun harus tetap diwaspadai oleh manajemen.

“Secara keseluruhan, pertumbuhan laba, aset, dan ekuitas menunjukkan perkembangan yang positif untuk Bank Mayapada. Namun, perusahaan harus tetap fokus pada kualitas kredit, efisiensi operasional, dan penguatan permodalan agar pertumbuhan bisnis dapat terjaga secara berkelanjutan,” tutup pernyataan tersebut.

TAGGED:breaking
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Threads Copy Link
Avatar photo
ByReihan
Ikuti ulasan Reihan Satria untuk analisis pasar modal, pergerakan IHSG, dan sentimen bursa saham. Insight investasi dari meja redaksi Market Finware.
Previous Article Saham yang Mengguncang Pra-Pasar: DJT, TSLA, CRWV, NVO Saham yang Mengguncang Pra-Pasar: DJT, TSLA, CRWV, NVO
- Advertisement -
Ad image

Don't Miss

FADU Inovasi: Menempatkan Sistem Berkas dalam SSD untuk Lepaskan CPU dari Penyimpanan AI, Namun Bukti Baru Akan Tampil pada 2027
FADU Inovasi: Menempatkan Sistem Berkas dalam SSD untuk Lepaskan CPU dari Penyimpanan AI, Namun Bukti Baru Akan Tampil pada 2027
Tech
Dampak Pemilu: Harga Gas Diprediksi Tak Akan Turun Signifikan
Dampak Pemilu: Harga Gas Diprediksi Tak Akan Turun Signifikan
News
Microsoft Berlebihan dalam Promosi Bing: Pengguna Windows 11 Kembali Mengalami Kekacauan dengan 'Fitur' Aneh di Aplikasi Bing Wallpaper
Microsoft Berlebihan dalam Promosi Bing: Pengguna Windows 11 Kembali Mengalami Kekacauan dengan ‘Fitur’ Aneh di Aplikasi Bing Wallpaper
Tech
- Advertisement -
Ad image

Baca Juga

Jelajahi insight lain yang sejalan dengan artikel ini!
Nvidia Usaha Kembali Menarik Minat Gamer Terhadap DLSS 5 — Hasilnya Masih Belum Memuaskan
Tech

Nvidia Usaha Kembali Menarik Minat Gamer Terhadap DLSS 5 — Hasilnya Masih Belum Memuaskan

Keenan
23 Juli 2026
Tekanan Harga di Pembangunan PC Diprediksi Bertahan Lama, AMD Siapkan CPU Anggaran Baru!
Tech

Tekanan Harga di Pembangunan PC Diprediksi Bertahan Lama, AMD Siapkan CPU Anggaran Baru!

Keenan
4 Juni 2026
Nicolas Sauvage Fokus pada Aspek 'Boring' AI untuk Peluang Investasi Cemerlang
Bisnis

Nicolas Sauvage Fokus pada Aspek ‘Boring’ AI untuk Peluang Investasi Cemerlang

Keenan
4 Mei 2026
Scott Pelley Diberhentikan dari CBS News Usai Bentrok dengan Pimpinan Redaksi
Bisnis

Scott Pelley Diberhentikan dari CBS News Usai Bentrok dengan Pimpinan Redaksi

Keenan
3 Juni 2026
Cadangan Sawit Malaysia Melonjak Tertinggi dalam Lima Bulan Usai Penurunan Tajam Ekspor
Market

Cadangan Sawit Malaysia Melonjak Tertinggi dalam Lima Bulan Usai Penurunan Tajam Ekspor

Reihan
11 Juni 2026
Kekhawatiran Meningkat di Selat Malaka, Jalur Pelayaran Utama Asia
Market

Kekhawatiran Meningkat di Selat Malaka, Jalur Pelayaran Utama Asia

Reihan
28 April 2026
Saham Arab Saudi Drop di Penutupan Perdagangan; Indeks Tadawul All Share Turun 0,12%
Market

Saham Arab Saudi Drop di Penutupan Perdagangan; Indeks Tadawul All Share Turun 0,12%

Reihan
3 Juni 2026
Warner Bros. Gugat Amazon Atas Tuduhan Mencuri Eksekutif secara Ilegal
Bisnis

Warner Bros. Gugat Amazon Atas Tuduhan Mencuri Eksekutif secara Ilegal

Keenan
26 Juli 2026
Show More
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Finware

Baca berita keuangan global real-time, insight market APAC, tren bisnis, dan crypto paling komprehensif. Curi start sebelum market bergerak.

  • Kanal:
  • Market
  • Bisnis
  • Tech
  • Kripto

Personal

  • Riwayat
  • Disimpan
  • Feed
  • Topik Pilihan

Tentang Kami

  • Beranda
  • Hubungi Kami

© 2026 Finware Media. All Right Reserved.

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?