Finware
  • Beranda
  • Riwayat
  • Disimpan
  • Feed
  • Topik Pilihan
  • News
  • Market
  • Bisnis
  • Kripto
  • Tech
Notification
FinwareFinware
  • News
  • Market
  • Bisnis
  • Kripto
  • Tech
Search
  • Quick Access
    • Beranda
    • Contact Us
    • Riwayat
    • Disimpan
    • Topik Pilihan
    • Feed
  • Categories
    • News
    • Market
    • Bisnis
    • Kripto
    • Tech

Artikel Populer

Jangan lewatkan artikel menarik lainnya
Indonesia Terancam Tertinggal dalam Euforia EV, Sebagian Besar Nikel Dialihkan ke Baja Tahan Karat, Temuan Riset Mengungkap

Indonesia Terancam Tertinggal dalam Euforia EV, Sebagian Besar Nikel Dialihkan ke Baja Tahan Karat, Temuan Riset Mengungkap

Reihan
19 April 2026
Oracle Satukan Data AI untuk Berikan Agensi Perusahaan Satu Versi Kebenaran

Oracle Satukan Data AI untuk Perusahaan Agensi Single Version of Truth

Keenan
26 Maret 2026
Aksi Saham Terbesar Siang Ini: META, BBY, APP, SMG Siap Mengguncang Pasar!

Aksi Saham Terbesar Siang Ini: META, BBY, APP, SMG Siap Mengguncang Pasar!

Dirga
27 Maret 2026
© 2026 Finware Media. All Right Reserved.
Finware > Market > OJK: Industri Keuangan Syariah Harus Lebih dari Sekadar Label
Market

OJK: Industri Keuangan Syariah Harus Lebih dari Sekadar Label

Reihan
Last updated: 2 November 2026 8:51 PM
By
Reihan
3 Min Read
Share
OJK: Industri Keuangan Syariah Harus Lebih dari Sekadar Label
SHARE

Inovasi di Industri Keuangan Syariah Menjadi Kunci Daya Saing

Makassar, CNBC Indonesia – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengajak industri keuangan syariah untuk tidak hanya fokus pada kepatuhan syariah, tetapi juga untuk menghadirkan inovasi yang akan meningkatkan daya saing serta memenuhi kebutuhan masyarakat. Ini adalah langkah penting agar industri ini tetap relevan di tengah tantangan yang semakin berkembang.

Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, Hernawan Bekti Sasongko, menyatakan bahwa pengembangan produk keuangan syariah perlu berorientasi pada konsumen, atau user-centric dan consumer-centric. Di era sekarang, penting bagi lembaga keuangan untuk tidak hanya menciptakan produk berdasarkan pandangan internal, tetapi juga mempertimbangkan preferensi dan kebutuhan pengguna.

“Sekarang kita memasuki era yang disebut user-centric dan consumer-centric. Lembaga keuangan, bahkan bukan hanya lembaga keuangan, tidak bisa lagi membuat produk hanya dengan mendikte konsumen,” tegas Hernawan dalam International Islamic Finance Conference (IIFC) 2026 yang berlangsung di Makassar pada Senin (2/11).

Menurut Hernawan, untuk memberikan layanan yang memadai, produk dan layanan keuangan syariah harus lebih dari sekadar memenuhi prinsip-prinsip syariah. Mereka perlu menawarkan keunggulan kompetitif agar dapat dimanfaatkan lebih luas oleh masyarakat dan pelaku usaha.

Tantangan ini semakin mendesak mengingat pertumbuhan industri halal nasional yang belum sepenuhnya didukung oleh peningkatan pemanfaatan layanan keuangan syariah. Ini adalah sinyal bahwa ada ruang yang besar untuk meningkatkan kolaborasi antara industri halal dan keuangan syariah.

OJK mendorong industri untuk memperkuat keterhubungan dengan sektor riil melalui pengembangan produk pembiayaan, investasi, serta layanan transaksi yang disesuaikan dengan berbagai kebutuhan pelaku usaha di sepanjang rantai nilai halal. Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan adopsi layanan keuangan syariah di sektor yang lebih luas.

Read more  Pemimpin Thailand dan Kamboja Bertemu di Areal ASEAN di Tengah Gencatan Senjata yang Rentan

Hernawan menambahkan bahwa untuk memperkuat ekosistem keuangan syariah di Indonesia, ada tiga pilar utama yang perlu diperkuat secara bersamaan. Pertama, adanya industri keuangan syariah yang sehat dan inovatif. Kedua, peningkatan pemanfaatan layanan keuangan syariah oleh sektor riil. Ketiga, dukungan kebijakan dari pemerintah.

Ketiga pilar ini diharapkan dapat memperkuat kontribusi industri keuangan syariah terhadap pertumbuhan ekonomi halal nasional. Dengan sinergi yang kuat antara ketiga elemen tersebut, ekosistem ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan bisa tercipta.

Pada akhirnya, industri keuangan syariah harus lebih proaktif dalam menanggapi dinamika pasar dan kebutuhan masyarakat. Ini bukan hanya tentang mengikuti tren, tetapi juga menjadi pionir dalam menciptakan solusi-solusi inovatif yang bermanfaat bagi semua pihak. Keberhasilan dalam pengembangan produk dan layanan yang sesuai dengan harapan konsumen adalah kunci untuk menjawab tantangan dan mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan dalam industri ini.

Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Threads Copy Link
Avatar photo
ByReihan
Ikuti ulasan Reihan Satria untuk analisis pasar modal, pergerakan IHSG, dan sentimen bursa saham. Insight investasi dari meja redaksi Market Finware.
Previous Article Kraken Perkenalkan Layanan Komoditas dengan Biaya Non-Kripto yang Lebih Rendah Kraken Perkenalkan Layanan Komoditas dengan Biaya Non-Kripto yang Lebih Rendah
- Advertisement -
Ad image

Don't Miss

Saham-saham dengan Pergerakan Terbesar Sebelum Pasar Dibuka: STZ, FLUT, NEOG
Saham-saham dengan Pergerakan Terbesar Sebelum Pasar Dibuka: STZ, FLUT, NEOG
News
Gate Bekerja Sama dengan Visa untuk Luncurkan Kartu Crypto di Lebih dari 40 Negara dan Wilayah!
Gate Bekerja Sama dengan Visa untuk Luncurkan Kartu Crypto di Lebih dari 40 Negara dan Wilayah!
Kripto
NYT Hadirkan Petunjuk dan Jawaban Menarik untuk Senin, 12 Oktober (Permainan #953)
NYT Hadirkan Petunjuk dan Jawaban Menarik untuk Senin, 12 Oktober (Permainan #953)
Tech
- Advertisement -
Ad image

Baca Juga

Jelajahi insight lain yang sejalan dengan artikel ini!
Sebelas Tewas Akibat Kecelakaan Kimia di Washington, Semua Jenazah Telah Ditemukan
Market

Sebelas Tewas Akibat Kecelakaan Kimia di Washington, Semua Jenazah Telah Ditemukan

Reihan
1 Juni 2026
Pertumbuhan Layanan Tiongkok Melambat, Tercatat Terendah Sejak September 2024: PMI Swasta
Market

Pelemahan Konsumsi Cina Terus Berlanjut, Investasi Merosot Meskipun Produksi Pabrik Menguat

Reihan
16 September 2026
Thailand Jadi Pemenang Kejutan Saham AI di Asia Tenggara
Market

Thailand Jadi Pemenang Kejutan Saham AI di Asia Tenggara

Reihan
26 Juni 2026
Bos Crypto Siap Menghidupkan Kembali Forest City Seharga US$100 Miliar di Malaysia
Market

Bos Crypto Siap Menghidupkan Kembali Forest City Seharga US$100 Miliar di Malaysia

Reihan
12 Agustus 2026
Morgan Stanley Tertekan, Apa Penyebabnya?
Market

Morgan Stanley Tertekan, Apa Penyebabnya?

Reihan
15 Juli 2026
Meta, Amazon, dan Wall Street: Raksasa Global Memangkas Jumlah Karyawan Secara Besar-besaran
Market

Meta, Amazon, dan Wall Street: Raksasa Global Memangkas Jumlah Karyawan Secara Besar-besaran

Reihan
2 Mei 2026
Konsorsium Orion yang Dipimpin AS Bidik Investasi Lebih dari US$20 Miliar untuk Proyek Mineral Penting di Asia Tenggara
Market

Konsorsium Orion yang Dipimpin AS Bidik Investasi Lebih dari US$20 Miliar untuk Proyek Mineral Penting di Asia Tenggara

Reihan
4 Agustus 2026
Prabowo Libatkan Pengusaha dan Tokoh Agama Sebagai Penasihat Calon Presiden
Market

Prabowo Libatkan Pengusaha dan Tokoh Agama Sebagai Penasihat Calon Presiden

Reihan
2 Oktober 2026
Show More
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Finware

Baca berita keuangan global real-time, insight market APAC, tren bisnis, dan crypto paling komprehensif. Curi start sebelum market bergerak.

  • Kanal:
  • Market
  • Bisnis
  • Tech
  • Kripto

Personal

  • Riwayat
  • Disimpan
  • Feed
  • Topik Pilihan

Tentang Kami

  • Beranda
  • Hubungi Kami

© 2026 Finware Media. All Right Reserved.

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?