[KUALA LUMPUR] Pasar saham di Asia Tenggara, khususnya di Singapura, Thailand, dan Malaysia, sedang meningkatkan upaya untuk menutup diskon valuasi dan menarik lebih banyak modal.
Ini terjadi seiring dengan pertumbuhan kekayaan pribadi di Asia yang semakin signifikan, sementara para investor kini memberi perhatian lebih pada imbal hasil yang lebih baik dan penggunaan modal yang lebih disiplin.
Perubahan regional ini mencerminkan pengakuan bahwa sekadar mematuhi regulasi dasar tidak lagi cukup untuk menarik minat investor atau meningkatkan valuasi pasar.

