Tom Zschach, mantan Chief Innovation Officer SWIFT, telah menanggapi klaim terbaru yang menyatakan bahwa jaringan pengiriman pesan keuangan global ini berencana untuk mengintegrasikan atau mendukung XRP. Dia dengan tegas membantah gelombang spekulasi yang berkembang di media sosial.
Klaim tersebut muncul dalam beberapa unggahan di platform X, yang menyebutkan bahwa SWIFT akan bekerja sama dengan cryptocurrency publik yang sudah mapan seperti XRP alih-alih menciptakan aset digital mereka sendiri. Namun, banyak dari unggahan tersebut tidak mencantumkan pengumuman resmi dari SWIFT atau memberikan bukti tentang rencana integrasi.
‼ï¸SWIFT AKAN MENDUKUNG TOKEN SEPERTI XRP + MEREKA TIDAK AKAN MEMBUAT ASET DIGITAL MEREKA SENDIRI‼ï¸
“Satu area yang TIDAK akan dipertimbangkan SAIFT adalah memproduksi aset digital cryptocurrencies… ini BERTENTANGAN dengan layanan pembayaran lintas negara, terutama Ripple yang memiliki mata uang digital XRP… pic.twitter.com/dkcs26Z2Mf
— SMQKE (@SMQKEDQG) 9 Juli 2026
Menanggapi spekulasi tersebut, Zschach menyebutkan bahwa integrasi XRP yang diduga tersebut “tidak akan terjadi.” Dia juga mempertanyakan klaim tersebut dengan menanyakan kepada asisten AI apakah SWIFT saat ini menggunakan XRP, menegaskan bahwa tidak ada konfirmasi resmi yang mengaitkan token tersebut dengan jaringan itu.
Apa yang Membuat XRP dan SWIFT Dihubungkan Kembali?
Spekulasi terbaru ini muncul seiring dengan pembicaraan kembali tentang inisiatif blockchain SWIFT dan upayanya yang semakin kuat dengan aset tokenisasi.
Sebelumnya, ada laporan yang menyatakan bahwa XRP mungkin masih dapat diakses melalui beberapa penyedia pembayaran yang terhubung dengan SWIFT, namun jaringan pengiriman pesan ini tidak pernah memerlukan token sebagai bagian dari infrastruktur mereka.
Zschach juga pernah menantang klaim serupa, berargumen bahwa bank tidak mungkin bergantung pada cryptocurrency publik yang volatil untuk penyelesaian. Dia juga membantah sugesti bahwa Ripple dapat menggantikan peran SWIFT dalam pembayaran global.
Apa Sebenarnya yang Dibangun SWIFT?
SWIFT sedang mengembangkan buku besar berbasis blockchain yang dirancang untuk mendukung pembayaran lintas negara menggunakan simpanan bank komersial yang ter-tokenisasi.
Perusahaan ini mengumumkan pada bulan Maret bahwa mereka telah menyelesaikan fase desain proyek tersebut dan telah mulai membangun produk yang layak. Platform ini diharapkan dapat memproses transaksi langsung pada tahun 2026, sementara bank-bank peserta terus menguji berbagai metode penyelesaian dan aset digital.
Sampai saat ini, SWIFT belum mengidentifikasi XRP sebagai aset penyelesaian. Proyek ini lebih berfokus pada aset digital yang diterbitkan oleh bank yang teratur dan meningkatkan interoperabilitas antara sistem keuangan tradisional dan jaringan blockchain.
Organisasi ini juga telah bekerja sama dengan bank dan penyedia teknologi untuk mengeksplorasi bagaimana pesan-pesan SWIFT yang ada dapat memicu transaksi di platform buku besar terdistribusi.
Apakah Ikatan Perbankan Ripple Berarti XRP Bagian dari Proyek Ini?
Spekulasi semakin memanas setelah SWIFT meluncurkan pilot pembayaran berbasis blockchain yang melibatkan 17 lembaga keuangan, termasuk Standard Chartered dan UBS. Kedua bank ini memiliki hubungan bisnis terpisah dengan Ripple, yang membuat beberapa pelaku pasar menyarankan bahwa XRP bisa memainkan peran tersembunyi dalam pilot tersebut.
Namun, kemitraan tersebut tidak serta merta berarti SWIFT menggunakan teknologi Ripple atau XRP. Bank sering kali bekerja dengan beberapa penyedia pembayaran dan platform blockchain secara bersamaan.
Ripple juga telah mengubah strateginya dalam beberapa tahun terakhir. Alih-alih hanya memposisikan diri sebagai pengganti SWIFT, perusahaan ini telah memperluas fokusnya ke layanan pembayaran yang teratur, solusi penyimpanan, dan stablecoin RLUSD mereka.
Walaupun XRP tetap menjadi aset jembatan dalam beberapa produk pembayaran Ripple, perusahaan ini juga dapat menyelesaikan transaksi menggunakan RLUSD dan opsi pembayaran lainnya.
Untuk saat ini, baik proyek blockchain SWIFT maupun pilot perbankan terbarunya tidak mengonfirmasi adanya integrasi dengan XRP, sementara komentar Zschach secara langsung menolak klaim terbaru yang beredar di dunia maya.

