Inti Poin Penting
- Di pasar kerja yang sangat kompetitif, bagian keterampilan di resume kamu jadi lebih penting dari sebelumnya.
- Keterampilan lunak seperti komunikasi dan kerja sama tim tidak lagi membuat resume kamu menonjol.
- Seperti yang sudah diperkirakan, perusahaan semakin mencari keterampilan terkait AI.
Pesaing di pasar kerja saat ini sangat banyak, dengan semakin banyak kandidat yang bersaing untuk posisi yang terbatas, dan hal ini sebagian besar dipicu oleh booming AI.
Bagi pencari kerja yang ingin menonjol, mungkin saatnya mempertimbangkan untuk meningkatkan skill — dan sebuah studi baru memberikan gambaran jelas keterampilan mana yang paling berhubungan dengan peluang mendapatkan pekerjaan. Penyedia solusi tenaga kerja, Careerminds, menganalisis 9.700 resume dan menemukan bahwa 20% pencari kerja yang mencantumkan keterampilan teknis berhasil mendapatkan pekerjaan baru, sementara hanya 14% dari mereka yang mencantumkan keterampilan lunak yang berhasil lolos. Pencari kerja dengan keterampilan teknis juga 42% lebih mungkin untuk dipekerjakan.
Keterampilan teknis mana yang paling menonjol? Kandidat yang mencantumkan kemampuan dalam Tableau, sebuah perusahaan perangkat lunak visualisasi data, berhasil mendapatkan pekerjaan dengan tingkat keberhasilan tertinggi, yakni lebih dari 25%. Selain itu, analisis data, Python, dan SQL juga menarik perhatian perusahaan.
Meskipun pencari kerja sering mencantumkan keterampilan lunak di resume mereka, sebenarnya keterampilan tersebut berhubungan dengan tingkat penerimaan yang lebih rendah. Misalnya, komunikasi muncul dalam 16,4% resume tetapi hanya terkait dengan tingkat penerimaan 15,3%. Keterampilan lunak seperti kerja tim, kepemimpinan, dan layanan pelanggan juga menunjukkan performa yang tidak memuaskan.
“Siapa pun bisa mengklaim bahwa mereka adalah komunikator yang baik, pemimpin yang efektif, atau memiliki keahlian dalam teknologi tertentu,” kata Amanda Augustine, seorang pelatih karier dan penulis resume yang merupakan ahli karier di Careerminds. “Yang membuat klaim tersebut kredibel adalah menunjukkan di mana kamu telah menerapkan keterampilan itu.”
Keterampilan AI juga sangat berharga — meskipun hanya 3% dari resume yang menyebutkan alat AI, pencari kerja yang mencantumkan keterampilan terkait AI memiliki kemungkinan 1,4 kali lebih besar untuk mendapatkan pekerjaan baru.
“Kamu tidak perlu menjadi insinyur AI untuk bisa memanfaatkan literasi AI,” jelas Augustine. “Seiring alat-alat ini semakin terintegrasi di banyak tempat kerja dan profesi, pencari kerja harus memahami alat dan keterampilan AI mana yang relevan untuk bidang mereka dan belajar cara menggunakannya dengan efektif.”

