Gema Nantinya di NBA: Jeanie Buss Menentang Penjualan Saham Lakers
Jeanie Buss, pemilik Los Angeles Lakers, baru-baru ini menyatakan penolakannya terhadap rencana saudaranya untuk menjual sisa saham minoritas keluarga di Lakers kepada Josh Kushner dan Bob Iger. Ini muncul setelah berita bahwa seluruh keluarga seolah sudah sepakat mengenai transaksi tersebut, hanya seminggu setelah kesepakatan antara Kushner dan Iger untuk membeli Lakers seharga $12,5 miliar dari Mark Walter, seorang miliarder.
Dalam sepucuk surat yang dikirimkan ke firma hukum yang mewakili saudaranya, pengacara Jeanie menegaskan bahwa dia tidak setuju untuk menjual saham keluarganya di Lakers. Dia menyatakan bahwa setiap pemungutan suara yang dilakukan mengenai masalah ini “akan dianggap tidak sah.” Surat ini pertama kali dilaporkan oleh CNBC.
Tak hanya itu, surat ini juga mencakup penyangkalan terhadap laporan ESPN, yang dianggapnya tidak benar. Dia menuduh saudaranya, Joey dan Jesse Buss, telah membocorkan “informasi palsu, merugikan, dan berbahaya” kepada reporter Shams Charania dari ESPN.
Dalam surat tersebut, pengacara Buss mengacu pada perintah dari Pengadilan Tinggi Los Angeles pada tahun 2017 yang mencatat bahwa Jeanie adalah “pemilik yang mengendalikan” tim. Dia menegaskan bahwa upaya untuk menjual saham keluarga tanpa persetujuannya dapat dianggap sebagai penghinaan terhadap pengadilan.
Laporan mengenai saham keluarga Buss muncul beberapa hari setelah Mark Walter, pemilik Lakers, tiba-tiba sepakat untuk menjual tim kepada Kushner dan Iger. Kesepakatan ini terjadi di tengah penyelidikan federal mengenai dugaan penipuan yang mungkin melibatkan Walter, yang memberi mereka sekira 65% dari kepemilikan tim. Jika keluarga Buss memutuskan untuk melanjutkan penjualan sisa saham mereka kepada Kushner dan Iger, total saham yang dimiliki keduanya akan mencapai sekitar 83%.
Apa Kata Laporan Sebelumnya Tentang Penjualan Ini?
Laporan ESPN yang dibantah oleh Jeanie menyebutkan bahwa keluarga Buss berencana untuk menjual 17,8% saham mereka kepada dua pemilik utama baru tim ini. Konsekuensinya, Jeanie Buss kemungkinan besar akan kehilangan posisinya sebagai pemilik tim menurut aturan NBA yang mengharuskan pemilik memiliki setidaknya 15% dari tim. The Athletic melaporkan bahwa pemungutan suara mengenai masalah ini telah dilakukan minggu lalu oleh trust keluarga Buss, yang terdiri dari enam anak Jerry Buss, mantan pemilik Lakers. Laporan tersebut juga menyatakan bahwa Jeanie Buss, Janie Buss, dan Joey Buss akan bertanggung jawab untuk melaksanakan penjualan tersebut.
Angka Besar
Diperkirakan bahwa nilai Lakers mencapai $10 miliar. Ini adalah angka yang dilansir oleh Forbes pada bulan Januari, ketika tim tersebut menempati posisi ke-18 dalam daftar tim olahraga paling menguntungkan di dunia.
Latar Belakang Penting
Mark Walter, yang juga merupakan pemilik Los Angeles Dodgers dan Los Angeles Sparks, setuju untuk menjual Lakers kepada Kushner dan Iger hanya 14 bulan setelah dia membeli tim tersebut dengan nilai awal $10 miliar. Penyelidik federal sedang menyelidiki apakah perusahaan asuransi milik Walter secara tidak benar mengalirkan dana ke perusahaan lain miliknya. Waktu penyelidikan yang bersamaan dengan penjualan Lakers memicu teori konspirasi mengenai kemungkinan keuntungan yang didapat Kushner, yang merupakan saudara ipar dari Presiden Donald Trump, Jared Kushner. Praktik yang umum dalam kepemilikan tim olahraga adalah tetap terlibat selama beberapa dekade, sehingga keputusan Walter untuk menjual semakin menimbulkan spekulasi. Mengingat Josh Kushner, seorang Demokrat, mungkin akan mendapatkan keuntungan dari hubungan ini, Gedung Putih menyatakan bahwa dia “tidak ada hubungannya dengan Presiden Trump atau pemerintahannya.”

