Setiap pemilik bisnis perlu kembali mengevaluasi kebiasaan yang membawa mereka sukses. Pertumbuhan sering membuat pengusaha menjauh dari praktik sederhana yang awalnya membuat mereka efektif. Memperkuat kesan pertama, membangun jaringan yang konsisten, dan tetap terlihat di komunitas adalah alat pengembangan bisnis yang paling efektif. Orang cenderung berbisnis dengan orang yang mereka kenal, suka, dan percayai.
Selain itu, sikap positif dapat menarik pelanggan, karyawan, dan mitra. Meskipun tantangan pasti ada, fokus pada solusi daripada masalah menciptakan momentum dan membantu membangun budaya serta bisnis yang lebih kuat seiring waktu.
Olahraga telah mengajarkan banyak hal tentang dunia bisnis, dan salah satu pelajaran terbesar adalah pentingnya berpegang pada dasar-dasar yang kuat. Lihat saja pemain bisbol profesional saat pelatihan musim semi. Setiap tahun, mereka mulai dari dasar dan mengerjakan semuanya lagi. Kenapa? Karena mereka tahu seberapa mudah keterampilan dapat hilang di antara musim.
Hal ini juga berlaku dalam bisnis. Saat mulai menghasilkan uang, seringkali kita kehilangan fokus terhadap apa yang membawa kita sampai di sini. Musim semi adalah waktu yang sempurna untuk menggelar mini camp guna mengasah fundamentalis bisnis kita.
1. Kesan Pertama Itu Penting
Anda tidak punya kesempatan kedua untuk menciptakan kesan pertama yang baik, dan waktu yang Anda miliki untuk melakukannya pun sangat sedikit – sekitar lima detik. Dalam waktu ini, seseorang akan memutuskan apakah ingin berbisnis dengan Anda.
Apakah Anda melakukan kontak mata saat bertemu? Apakah Anda tersenyum dan memberikan jabat tangan yang kuat? Apakah penampilan Anda profesional, dari pakaian hingga cara berdandan?
Waktu lima detik Anda sudah habis.
Kesan pertama itu sangat krusial. Orang-orang ingin berbisnis dengan seseorang yang mereka suka, maka sebelum mereka melihat produk Anda atau mendengar penawaran Anda, mereka sudah mengevaluasi Anda.
Pikirkan kesan yang ingin Anda buat dan detail apa yang dapat menyampaikannya. Apakah mobil yang Anda kendarai mencerminkan kesuksesan Anda? Jam tangan apa yang Anda pakai – besar dan mencolok atau ramping dan sederhana? Detail-detail ini mungkin terlihat sepele, tapi sebenarnya mengungkap banyak tentang diri Anda. Pastikan mereka mencerminkan apa yang ingin Anda sampaikan kepada orang lain.
2. Jaringan Itu Penting
Anda tidak akan membangun bisnis yang besar hanya dengan duduk di toko atau kantor, menunggu pelanggan datang. Anda harus keluar ke komunitas, bertemu orang-orang, dan mempromosikan diri. Saya pernah memiliki dua janji setiap hari, tapi setelah saya rutin keluar dan menjadwalkan pertemuan, jumlahnya meningkat menjadi dua belas. Inilah cara bisnis pertama saya tumbuh dan sukses.
Gunakan semua alat pemasaran yang ada, mulai dari kartu nama. Baru-baru ini saya hadir di sebuah konvensi, dan lebih dari setengah peserta tidak membawa kartu nama. Mereka melewatkan salah satu cara termudah untuk diingat oleh orang-orang yang mereka temui. Ayah saya selalu mengingatkan agar saya membawa kartu nama setiap kali bertemu orang; itu sangat penting. Sebut saja pemasaran gerilya atau jaringan biasa, yang pasti perlu Anda lakukan adalah berinteraksi dengan pelanggan Anda. Bergabunglah dengan kelompok jaringan atau grup pengacara lokal seperti Kamar Dagang setempat, atau lebih baik lagi, BNI lokal.
Jangan lupa untuk membawa banyak kartu nama.
3. Positivitas Itu Magnet
Saya selalu berusaha mencari sisi positif dalam setiap situasi. Saya yakin ini yang membantu saya menjadi pebisnis yang baik. Tetap optimis dan menciptakan suasana baik membuat kita terus melangkah maju dan siap menerima peluang baru.
Sikap itu segalanya. Jika orang merasakan sikap positif Anda, itu akan menarik mereka kepada Anda seperti magnet.
Tantangannya adalah ketika orang-orang di sekitar Anda lebih fokus pada hal negatif. Bukan berarti segalanya harus selalu terlihat cerah. Di United Franchise Group, kami mendorong umpan balik konstruktif yang menunjukkan keberhasilan dan tantangan. Namun, orang-orang yang langsung berfokus pada hal negatif tidak akan bertahan lama di perusahaan kami.
Terkadang, sikap negatif bukanlah sifat alami seseorang, tetapi mungkin hanya berarti mereka berada di posisi yang salah. Anda perlu memastikan orang yang tepat berada dalam kelompok yang tepat. Baru-baru ini, saya mengadakan pertemuan tentang individu yang tepat untuk kami, tetapi berada di posisi yang salah. Jadi, kami memutuskan untuk tetap mempertahankan dia dalam tim tetapi mengganti posisinya.
Menjadi Populer
Dalam lebih dari empat dekade saya di dunia bisnis, saya telah menyaksikan banyak bisnis kecil gagal. Seringkali karena mereka menghentikan perhatian terhadap dasar-dasar. Saya pun berinisiatif menulis buku tentang cara menjadi bisnis paling populer di kota Anda. Dengan “paling populer,” saya hanya bermaksud bisnis yang selalu ada, yang pertama kali dipikirkan orang saat membutuhkannya.
Orang selalu mencari jalan pintas dan hal-hal berkilau yang menarik perhatian mereka. Lupakan yang mencolok dan fokus pada apa yang benar-benar bekerja. Membuat kesan pertama yang baik, mempromosikan diri di komunitas, dan tetap positif membantu fondasi sukses bagi bisnis. Meskipun tidak selalu berkilau dan baru, hal-hal ini dapat membawa Anda ke arah yang benar.

