Finware
  • Beranda
  • Riwayat
  • Disimpan
  • Feed
  • Topik Pilihan
  • News
  • Market
  • Bisnis
  • Kripto
  • Tech
Notification
FinwareFinware
  • News
  • Market
  • Bisnis
  • Kripto
  • Tech
Search
  • Quick Access
    • Beranda
    • Contact Us
    • Riwayat
    • Disimpan
    • Topik Pilihan
    • Feed
  • Categories
    • News
    • Market
    • Bisnis
    • Kripto
    • Tech

Artikel Populer

Jangan lewatkan artikel menarik lainnya
Indonesia Terancam Tertinggal dalam Euforia EV, Sebagian Besar Nikel Dialihkan ke Baja Tahan Karat, Temuan Riset Mengungkap

Indonesia Terancam Tertinggal dalam Euforia EV, Sebagian Besar Nikel Dialihkan ke Baja Tahan Karat, Temuan Riset Mengungkap

Reihan
19 April 2026
Oracle Satukan Data AI untuk Berikan Agensi Perusahaan Satu Versi Kebenaran

Oracle Satukan Data AI untuk Perusahaan Agensi Single Version of Truth

Keenan
26 Maret 2026
Eksploitasi KelpDAO Senilai $300 Juta Diduga Terfokus pada Jalur Layer 2

Eksploitasi KelpDAO Senilai $300 Juta Diduga Terfokus pada Jalur Layer 2

Rangga
20 April 2026
© 2026 Finware Media. All Right Reserved.
Finware > Market > PHM Raih Temuan Gas 3,3 MMscfd di Sumur Baru Mahakam, Melampaui Target Awal 110%
Market

PHM Raih Temuan Gas 3,3 MMscfd di Sumur Baru Mahakam, Melampaui Target Awal 110%

Reihan
Last updated: 7 November 2026 5:14 PM
By
Reihan
3 Min Read
Share
PHM Raih Temuan Gas 3,3 MMscfd di Sumur Baru Mahakam, Melampaui Target Awal 110%
SHARE

JAKARTA, Investortrust.id – PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM), anak perusahaan PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) yang mengelola Wilayah Kerja Mahakam di Kalimantan Timur, telah memulai produksi gas dari sumur baru JUM-101 pada hari Sabtu, 7 November 2026. Sumur ini mencatatkan hasil yang menggembirakan, yaitu memproduksi gas sebanyak 3,3 juta standar kaki kubik per hari (MMscfd), yang berarti telah mencapai 110% dari target awal 3 MMscfd.

Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Djoko Siswanto, memberikan apresiasi terhadap keberhasilan PHM dalam merealisasikan produksi dari sumur baru ini. “Keberhasilan sumur JUM-101 yang mampu menghasilkan gas sebesar 3,3 MMscfd atau 110% dari target, serta tambahan produksi minyak sebesar 250 barel per hari (BOPD), adalah berita positif bagi industri hulu migas nasional,” ujarnya.

Djoko menjelaskan lebih lanjut bahwa semua kerja keras dan kolaborasi pihak-pihak terkait telah membuahkan hasil yang sesuai harapan. Hal ini memberikan angin segar bagi seluruh industri, terutama dalam upaya peningkatan produksi migas di Indonesia.

Proses pengeboran sumur JUM-101 berlangsung dari 20 Juli hingga 4 Agustus 2026, menggunakan Jack Up Rig Tasha, yang merupakan perangkat pengeboran lepas pantai dengan kaki-kaki penyangga di dasar laut. Setelah pengeboran selesai, PHM melanjutkan dengan pekerjaan penyelesaian sumur agar siap berproduksi.

Rangkaian pekerjaan yang dilakukan mencakup berbagai tahapan teknis, mulai dari cement log untuk memeriksa kualitas penyemenan sumur, coiled tubing unload untuk mengeluarkan fluida dari dalam sumur, hingga initial perforation sebagai pembuka jalur aliran hidrokarbon. Setelah semua tahap selesai, sumur JUM-101 siap berproduksi dan memulai fase put on production (PoP) pada 7 November 2026, dengan bantuan dari Barge AWB Bayu Cakrawala.

Read more  Aung San Suu Kyi Dipindahkan ke Penahanan Rumah; Siapkan Pertemuan dengan Tim Hukum Akhir Pekan Ini

Setelah proses pembersihan sumur atau clean up, sumur JUM-101 berhasil mengalirkan gas sebanyak 3,3 MMscfd dan minyak sebanyak 250 BOPD pada bukaan choke 36/64 inci. Choke ini berfungsi untuk mengatur besarnya aliran fluida dari dalam sumur, sehingga hasil produksi dapat dimaksimalkan.

Menurut Djoko, capaian ini adalah bukti dari kerja keras, kolaborasi, dan koordinasi semua pihak yang terlibat dalam operasi hulu minyak dan gas bumi. Dia menekankan pentingnya optimalisasi produksi dari sumur-sumur baru sebagai langkah strategis untuk menjaga dan meningkatkan kinerja produksi migas nasional.

Djoko menambahkan, “SKK Migas terus mendorong Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) untuk meningkatkan kinerja operasi, mempercepat realisasi pengeboran, dan mengoptimalkan potensi setiap wilayah kerja. Setiap tambahan produksi, baik minyak maupun gas, sangat berarti untuk mendukung ketahanan dan kemandirian energi nasional.”

Dengan pencapaian ini, PHM menunjukkan komitmennya dalam mendukung industri migas nasional, dan tentunya, hal ini memberikan dampak positif bagi perekonomian di Indonesia. Ke depannya, diharapkan akan ada lebih banyak sumur baru yang mampu berkontribusi dalam meningkatkan kapasitas produksi, sehingga bisa memenuhi kebutuhan energi dalam negeri dan mengurangi ketergantungan pada energi impor.

Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Threads Copy Link
Avatar photo
ByReihan
Ikuti ulasan Reihan Satria untuk analisis pasar modal, pergerakan IHSG, dan sentimen bursa saham. Insight investasi dari meja redaksi Market Finware.
Previous Article BSN Kembangkan Ekspansi Digital Bersama 27 BUM PTNBH di Kampus-kampus Indonesia BSN Kembangkan Ekspansi Digital Bersama 27 BUM PTNBH di Kampus-kampus Indonesia
- Advertisement -
Ad image

Don't Miss

Biomemory Luncurkan DNA Shield: Simpan Data Penting dalam DNA Sintetis, Terlindungi dari Serangan Siber
Biomemory Luncurkan DNA Shield: Simpan Data Penting dalam DNA Sintetis, Terlindungi dari Serangan Siber
Tech
Inovasi Terbaru dalam Manikur: Sistem Dip Powder Senilai $125 Juta Pertahun Siap Mengguncang Industri!
Inovasi Terbaru dalam Manikur: Sistem Dip Powder Senilai $125 Juta Pertahun Siap Mengguncang Industri!
Bisnis
Mantan Eksekutif Plaud Galang Dana $26 Juta untuk Aplikasi AI yang Mendengarkan Secara Diam-Diam
Mantan Eksekutif Plaud Galang Dana $26 Juta untuk Aplikasi AI yang Mendengarkan Secara Diam-Diam
Bisnis
- Advertisement -
Ad image

Baca Juga

Jelajahi insight lain yang sejalan dengan artikel ini!
Produktivitas AS Melonjak Lebih Cepat dari Perkiraan di Kuartal Kedua
Market

Produktivitas AS Melonjak Lebih Cepat dari Perkiraan di Kuartal Kedua

Reihan
6 Agustus 2026
Akhir Juli Membawa Harapan bagi Saham Setelah Perdagangan Momentum Alami Kerugian Terbesar Sejak 2000
Market

Akhir Juli Membawa Harapan bagi Saham Setelah Perdagangan Momentum Alami Kerugian Terbesar Sejak 2000

Reihan
1 Agustus 2026
Beijing Longgarkan Aturan Pembelian Properti untuk Dorong Pasar Properti
Market

Beijing Longgarkan Aturan Pembelian Properti untuk Dorong Pasar Properti

Reihan
8 Agustus 2026
Malaysia Luncurkan Langkah Dukungan untuk Maskapai Terdampak Perang Iran
Market

Malaysia Luncurkan Langkah Dukungan untuk Maskapai Terdampak Perang Iran

Reihan
18 Mei 2026
Futures Pasar Saham Tertekan, Harga Minyak Melonjak di Atas $100 Pasca Gagalnya Negosiasi AS-Iran di Akhir Pekan
Market

Futures Pasar Saham Tertekan, Harga Minyak Melonjak di Atas $100 Pasca Gagalnya Negosiasi AS-Iran di Akhir Pekan

Reihan
13 April 2026
Bank Global Dorong Penjualan Surat Berharga Berbasis Aset di India ke Rekor Baru
Market

Bank Global Dorong Penjualan Surat Berharga Berbasis Aset di India ke Rekor Baru

Reihan
28 Juni 2026
Investor Penuh Optimisme Terhadap Dollar: Apa Penyebab Kenaikan Berkelanjutan?
Market

Investor Penuh Optimisme Terhadap Dollar: Apa Penyebab Kenaikan Berkelanjutan?

Reihan
9 Juli 2026
Indonesia Siap Tinjau Ekspor Energi ke Negara-Negara yang 'Mengabaikan' Kedaulatan Kita
Market

Indonesia Siap Tinjau Ekspor Energi ke Negara-Negara yang ‘Mengabaikan’ Kedaulatan Kita

Reihan
22 Oktober 2026
Show More
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Finware

Baca berita keuangan global real-time, insight market APAC, tren bisnis, dan crypto paling komprehensif. Curi start sebelum market bergerak.

  • Kanal:
  • Market
  • Bisnis
  • Tech
  • Kripto

Personal

  • Riwayat
  • Disimpan
  • Feed
  • Topik Pilihan

Tentang Kami

  • Beranda
  • Hubungi Kami

© 2026 Finware Media. All Right Reserved.

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?