Dalam perdagangan pra-pasar hari ini, beberapa perusahaan menunjukkan pergerakan yang signifikan. Mari kita telusuri selengkapnya.
**Fair Isaac** — Sahamnya anjlok 18% setelah Direktur Federal Housing Finance Agency, Bill Pulte, memperkenalkan perubahan pada harga hipotek. Pulte menyatakan, “Kami sedang menyederhanakan harga hipotek berdasarkan masukan dari pemberi pinjaman dan konsumen. Alih-alih menggunakan dua grid harga terpisah yang tidak masuk akal, Fannie dan Freddie akan beralih ke SATU GRID HARGA dengan VantageScore yang bergabung dengan grid harga FICO Classic yang ada.” Ini menjadi langkah yang dinanti-nanti oleh banyak pihak, namun dampaknya di pasar cukup terasa.
**AMD** — Perusahaan chip ini mengalami kenaikan lebih dari 1% setelah mengakuisisi perusahaan AI, World Labs, dengan nilai transaksi mencapai $8,2 miliar. Langkah ini menunjukkan bahwa AMD terus berkomitmen dalam pengembangan teknologi dan memperkuat posisinya di pasar AI.
**Bloomin’ Brands** — Induk dari Outback Steakhouse mengalami lonjakan 5% setelah JPMorgan memberikan upgrade dari peringkat ‘underweight’ menjadi ‘neutral’. Bank tersebut mengarahkan perhatian pada beberapa perubahan yang diterapkan perusahaan, termasuk lineup steak baru dan pengurangan rasio meja yang dilayani dari 6 meja menjadi 4 meja saat jam sibuk. Ini adalah langkah strategis untuk meningkatkan pelayanan dan kepuasan pelanggan.
**SpaceX** — Saham perusahaan luar angkasa ini naik 1% setelah TD Cowen memulai coverage dengan memberi peringkat ‘buy’. Para analis mencatat pertumbuhan di bidang kecerdasan buatan dan eksplorasi luar angkasa sebagai pendorong utama untuk SpaceX. Ini menandakan optimisme yang tinggi tentang masa depan teknologi luar angkasa yang dikelola oleh Elon Musk.
**Summit Therapeutics** — Perusahaan farmasi ini melompat 18% setelah mengumumkan investasi sebesar $2 miliar dari AstraZeneca. Dalam rilisnya, Summit menjelaskan, “Summit telah membuat kesepakatan dengan AstraZeneca untuk investasi ekuitas strategis dan kolaborasi klinis yang fokus pada ivonescimab dan sonesitatug vedotin.” Kedua obat ini bertujuan untuk mengobati kanker dan diharapkan membawa perubahan positif di bidang kesehatan.
**Navitas Semiconductor** — Sahamnya melonjak 8% setelah perusahaan mendapatkan kontrak pemerintah untuk mengembangkan chip “generasi berikutnya”. CTO Navitas, Siddarth Sundaresan, mengatakan, “Ini menandakan tonggak penting dalam pengembangan perangkat daya silikon karbida (SiC) ultra-tinggi.” Dan inovasi ini bisa menjadi kunci untuk efisiensi energi di masa depan.
**CarMax** — Retailer kendaraan bekas ini mengalami kenaikan lebih dari 6% setelah melaporkan hasil kuartal kedua yang lebih baik dari perkiraan. CarMax mencatat laba $1,16 per saham dengan pendapatan mencapai $7,88 miliar. Analis yang disurvei oleh FactSet sempat memperkirakan keuntungan sebesar 73 sen per saham dengan pendapatan mencapai $7,09 miliar. Ini adalah hasil yang menggembirakan dan menandai kekuatan posisi CarMax di pasar.
Dengan perkembangan yang menarik ini, para investor dan pengamat pasar tentunya akan terus memperhatikan langkah-langkah yang diambil oleh perusahaan-perusahaan ini. Setiap perubahan dan keputusan yang diambil dapat berdampak besar pada pertumbuhan dan dinamika pasar ke depannya.

