Jeff Bezos, pendiri Amazon.com Inc., baru saja mengajukan rencana untuk menjual sekitar 15 juta saham Amazon yang nilainya diperkirakan mencapai $4,1 miliar. Langkah ini muncul setelah perusahaan e-commerce raksasa tersebut melaporkan hasil keuangan yang jauh lebih baik dari yang diperkirakan, mendorong harga sahamnya mencapai rekor tertinggi dan nilai pasar melewati angka $3 triliun.
Setelah pengajuan tersebut, harga saham Amazon turun lebih dari 2% pada hari Selasa, mengikuti rencana penjualan yang diungkapkan berdasarkan aturan perdagangan 10b5-1 yang diadopsi pada 14 November 2025. Penjualan saham ini dilaksanakan pada hari Senin melalui Morgan Stanley, sesuai dengan dokumen yang diajukan.
Pengajuan ini muncul setelah saham Amazon mencapai titik tertinggi sepanjang masa pada hari Senin, melanjutkan lonjakan yang dipicu oleh hasil kuartalan yang dirilis pekan lalu. Penyedia layanan web ini mencatat hasil kuartal kedua yang tangguh, didorong oleh pertumbuhan yang lebih baik dari ekspektasi dalam bisnis komputasi awannya, sehingga memperkuat kepercayaan investor bahwa investasi mereka dalam kecerdasan buatan berbuah hasil dengan meningkatnya permintaan.
Saham Amazon mengalami kenaikan sekitar 20% sepanjang tahun ini, jauh melampaui kenaikan 12% yang tercatat di S&P 500.
Berdasarkan Form 144 yang diajukan kepada Securities and Exchange Commission, Bezos berniat menjual 15 juta saham biasa dengan nilai pasar agregat sekitar $4,07 miliar, berdasarkan harga penutupan pada hari Senin. Dalam pengajuan tersebut juga dicatat bahwa saham-saham itu diperoleh sebagai saham pendiri sejak 1994.
Bezos telah secara rutin menjual saham Amazon dalam beberapa tahun terakhir, sering kali melalui rencana perdagangan yang telah ditetapkan, sementara tetap menjadi salah satu pemegang saham terbesar di perusahaan tersebut. Laporan juga menyebut bahwa di bulan Mei, ia menyumbangkan 220.200 saham kepada organisasi nirlaba, yang mungkin saja telah menjual saham-saham tersebut dalam tiga bulan sebelumnya.
Perkembangan ini menjadi sorotan di kalangan investor dan pelaku pasar, terutama melihat bagaimana langkah Bezos memengaruhi saham dan keuangan Amazon ke depan. Dengan pertumbuhan pesat dalam bidang komputasi awan dan adopsi teknologi kecerdasan buatan, banyak yang menantikan langkah-langkah strategis selanjutnya dari Amazon dan bagaimana perusahaan ini akan terus beradaptasi dengan dinamika pasar yang berubah dengan cepat.

