Jamie Dimon, CEO JPMorgan Chase, baru saja mengumumkan inisiatif senilai $24 juta untuk membantu menghidupkan kembali industri perkapalan AS. Ini adalah langkah terbaru bank tersebut dalam proyek senilai $1,5 triliun yang bertujuan untuk memperkuat sektor-sektor penting bagi keamanan ekonomi dan nasional Amerika.
Dalam rincian tersebut, terdapat $18 juta dalam bentuk pinjaman dan $6 juta dalam bentuk hibah, yang akan digunakan untuk membiayai pembangunan fasilitas pembuatan kapal selam baru di Philadelphia Navy Yard yang sedang dibangun oleh Rhoads Industries. Selain itu, JPMorgan juga berencana memperluas pinjaman kepada bisnis kecil yang berhubungan dengan maritim dan memperkuat pemasok regional.
“Arsenel demokrasi telah dinyalakan kembali,” ujar Dimon dalam wawancara dengan Andrew Ross Sorkin dari CNBC.
Dia juga menyoroti pencapaian yang dianggap tidak mungkin, yaitu kehadiran perusahaan perkapalan Hanwha dari Korea Selatan di Philadelphia Navy Yard. Perusahaan ini memiliki anak perusahaan di AS yang bergerak dalam pembuatan kapal.
Pengumuman ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik, termasuk perang di Timur Tengah dan Ukraina, yang mendorong pemerintah untuk memperkuat armada mereka dan berinvestasi kembali dalam kapasitas industri domestik.
Tahun lalu, JPMorgan meluncurkan inisiatif senilai $1,5 triliun untuk mendanai sektor-sektor yang dianggap penting bagi keamanan ekonomi dan nasional AS, termasuk perkapalan. Tahun ini, mereka juga mengumumkan perluasan program ini ke Eropa.

