BlackRock baru saja meluncurkan exchange-traded fund (ETF) baru yang terikat dengan Nasdaq-100, membuka peluang bagi investor untuk berinvestasi di banyak perusahaan teknologi besar yang mendapatkan keuntungan dari perkembangan kecerdasan buatan. Ini adalah langkah menarik yang pastinya bikin banyak mata tertuju pada pasar.
iShares Nasdaq 100 ETF ini akan mulai diperdagangkan pada hari Kamis. Fund ini melacak indeks Nasdaq-100, yang mencakup 100 perusahaan non-keuangan terbesar yang terdaftar di bursa Nasdaq.
Peluncuran ini datang setelah Nasdaq memperbarui aturan pencatatan lebih awal tahun ini, sehingga lebih memudahkan perusahaan yang baru terdaftar, termasuk SpaceX, untuk bergabung dengan indeks lebih cepat.
Menurut BlackRock, ETF ini menambah lini produk investasi Nasdaq mereka, sekaligus memberikan pilihan lain bagi investor untuk mendapatkan eksposur terhadap saham teknologi besar. Fund ini akan memulai perdagangan dengan nilai aset bersih sebesar $24 per saham.
🚀 BlackRock lanza nuevo ETF iShares Nasdaq 100
Competirá directamente con Invesco en un mercado dominado por la inteligencia artificial.
El ETF comenzará a cotizar este jueves con un precio inicial de USD $24 por acción.
Este movimiento refleja el renovado interés por… pic.twitter.com/7jxVesul1o
— Diario฿itcoin (@DiarioBitcoin) July 7, 2026
BlackRock memasuki pasar ETF Nasdaq yang padat
Produk baru ini menempatkan BlackRock dalam persaingan langsung dengan Invesco, yang selama ini mendominasi pasar ETF Nasdaq-100 melalui dana QQQ dan QQQM mereka. Bulan lalu, State Street juga meluncurkan ETF Nasdaq-100nya sendiri, menambah satu lagi manajer aset besar dalam perlombaan ini.
BlackRock sudah mengelola lebih dari $41 miliar aset ETF yang berfokus pada Nasdaq melalui produk seperti iShares Nasdaq Top 30 Stocks ETF dan iShares Nasdaq Premium Income Active ETF. Perusahaan ini menyatakan bahwa dana baru ini memberikan investor cara lain untuk mengakses indeks sambil tetap berada di platform iShares.
Kenapa manajer aset berbondong-bondong ke ETF berfokus pada AI?
Persaingan kini bukan sekedar menciptakan fund saham baru. Ini tentang menawarkan produk yang lebih hemat biaya terkait dengan indeks populer sebelum investor menginvestasikan uang mereka di tempat lain.
Beberapa perusahaan telah mengikuti strategi ini. Vanguard, Fidelity, State Street, dan Invesco semuanya bersaing dengan menawarkan dana yang melacak indeks serupa sambil mengenakan biaya yang berbeda atau menambahkan fitur baru. Investor sering membandingkan biaya dan likuiditas sebelum memilih produk yang hampir identik.
Persaingan yang sama mulai memengaruhi aset digital. Beberapa perusahaan termasuk Fidelity, Franklin Templeton, dan Bitwise telah meluncurkan Bitcoin spot ETF selama dua tahun terakhir, bersaing untuk mendapatkan aset investor dengan cara yang sama. Baik itu produk yang melacak saham teknologi atau Bitcoin, penyedia fund semakin fokus pada penawaran investasi yang familiar melalui produk yang sederhana dan teratur agar menarik modal jangka panjang.
BlackRock juga telah meningkatkan akumulasi Bitcoin-nya, membeli lebih dari $900 juta nilai aset dalam waktu hanya lima hari, yang menandakan kebangkitan kembali permintaan institusional.

