Ripple baru saja mendapatkan persetujuan awal untuk memperoleh lisensi Crypto Asset Service Provider (CASP) di Luxembourg. Ini adalah langkah signifikan yang membawa Ripple lebih dekat untuk menawarkan layanan kripto yang teregulasi di seluruh Wilayah Ekonomi Eropa, sesuai dengan kerangka Markets in Crypto-Assets (MiCA) dari Uni Eropa.
Persetujuan ini datang dari Komisi Pengawasan Sektor Keuangan Luxembourg (CSSF) melalui surat “Green Light”. Namun, lisensi ini masih tergantung pada beberapa kondisi akhir sebelum bisa diterbitkan secara penuh.
Setelah lisensi ini final, Ripple dapat menyediakan layanan kripto yang teregulasi di 30 negara dalam Wilayah Ekonomi Eropa. Dengan memadukan lisensi CASP dan lisensi Lembaga Uang Elektronik (EMI) yang sudah dimiliki Ripple di Eropa, perusahaan ini dapat menawarkan berbagai layanan seperti pembayaran, infrastruktur stablecoin, layanan pertukaran aset kripto, serta alat penyelesaian dalam satu kerangka yang teregulasi. Ripple menyatakan bahwa persetujuan ini akan mempermudah bank, perusahaan fintech, dan klien korporat dalam mengakses infrastruktur aset digitalnya seiring meningkatnya permintaan terhadap layanan keuangan berbasis blockchain.
Lebih banyak momentum lisensi!
Ripple telah mengamankan lisensi awal sebagai Crypto Asset Service Provider (CASP) di Luxembourg, membuka jalan bagi peluncuran Ripple Payments secara penuh di EEA dan kepatuhan penuh terhadap MiCA.
— Ripple (@Ripple) June 23, 2026
Ripple Menguatkan Posisi Eropa dengan Struktur Lisensi Terpadu
Perusahaan ini sudah memiliki kehadiran yang kuat di Eropa dan menganggap wilayah ini sebagai salah satu pasar terpentingnya.
Berdasarkan penjelasan Ripple, kombinasi izin CASP dan EMI memungkinkan institusi keuangan untuk mengakses berbagai layanan teregulasi tanpa bergantung pada banyak penyedia layanan berbeda. Ripple semakin memusatkan perhatian pada infrastruktur pembayaran, penyelesaian stablecoin, serta layanan aset tokenisasi sebagai bagian dari rencana ekspansinya di Eropa.
Ripple mencatat bahwa jaringan pembayarannya telah memproses lebih dari $100 miliar dalam volume transaksi dan saat ini beroperasi di lebih dari 60 pasar global.
Persetujuan ini juga menambah portofolio regulasi Ripple yang lebih luas, yang kini mencakup lebih dari 75 lisensi dan registrasi di seluruh dunia.
Pengesahan MiCA Menjadi Keuntungan di Pasar Kripto Eropa
Ripple bukan satu-satunya perusahaan yang mencari otorisasi MiCA seiring diterapkannya kerangka baru untuk kripto di Eropa.
Beberapa perusahaan kripto besar, termasuk Coinbase, Bitstamp, OKX, BitGo, dan Crypto.com, juga telah mengejar lisensi atau pengesahan regulasi di Eropa untuk mendapatkan akses di bawah aturan baru ini.
Untuk perusahaan-perusahaan ini, persetujuan regulasi memberikan kepastian hukum, akses yang lebih mudah ke klien institusi, serta kemampuan untuk mengembangkan layanan di berbagai pasar UE tanpa harus mencari lisensi terpisah di setiap negara.
Bagi Ripple, persetujuan di Luxembourg memiliki tujuan serupa. Ini memperkuat kemampuan perusahaan untuk bersaing dengan bank, penyedia pembayaran, dan klien korporat yang semakin memerlukan infrastruktur aset digital yang teregulasi sebelum mengadopsi layanan keuangan berbasis kripto.

