Banyak perusahaan teknologi yang bikin kabar menggembirakan di pasar saham baru-baru ini, terutama setelah Dell Technologies menaikkan proyeksi pendapatannya tahun ini. Saham perusahaan pembuat laptop ini memang meluncur naik hampir 37% setelah mengumumkan perolehan laba bersih yang akan mencapai $17.90 per saham. Mereka juga memproyeksikan pendapatan antara $165 miliar hingga $169 miliar. Sementara itu, para analis sebelumnya memperkirakan pendapatan hanya sebesar $142.5 miliar dengan laba $13.09 per saham. Jadi, ini jelas jadi angin segar bagi banyak investor.
Saham perusahaan-perusahaan lain di sektor perangkat keras dan layanan komputer juga terdongkrak. Hewlett Packard Enterprise misalnya, mengalami kenaikan lebih dari 17%. Di sisi lain, Super Micro Computer mengalami lonjakan hampir 10%, dan HP meningkat hampir 7%. Kabar-kabar positif ini jelas mempengaruhi suasana pasar, terutama di sektor teknologi.
Tapi tidak semua yang berhubungan dengan baju anak muda berjalan mulus. American Eagle Outfitters, misalnya, mengalami penurunan sekitar 11% setelah mengumumkan penjualan yang lebih rendah dari ekspektasi. Penjualan yang dibandingkan dengan tahun lalu untuk merek American Eagle turun 2%, sementara analis memperkirakan kenaikan 3.1%. Proyeksi untuk kuartal kedua pun direvisi turun, dengan penghasilan operasi yang diharapkan hanya mencapai $45 juta hingga $50 juta, jauh di bawah estimasi konsensus yang mencapai $65.3 juta.
Gap pun tidak luput dari kesulitan, dengan sahamnya merosot lebih dari 15% setelah perusahaan ini mengurangi proyeksi penjualan tahunannya, kini memperkirakan pertumbuhan hanya antara 1% hingga 2%. Sebelumnya, mereka memperkirakan kenaikan sebesar 2% hingga 3%. Meskipun pendapatan kuartal pertama mencapai $3.50 miliar, itu masih di bawah ekspektasi analis yang mencapai $3.52 miliar. Namun, laba bersih yang disesuaikan sebesar 38 sen per saham berhasil melampaui proyeksi 37 sen.
Kabar kurang baik juga datang dari sektor luar angkasa. Saham perusahaan-perusahaan luar angkasa merosot setelah sebuah roket Blue Origin meledak di landasan saat uji coba. Saham AST SpaceMobile turun hampir 15%, EchoStar anjlok 4.5%, sementara Rocket Lab turun 5.5%. Ini jelas memberikan dampak negatif bagi para investor di sektor ini.
Sebaliknya, Okta meraih hasil positif, dengan sahamnya naik hampir 8% setelah memberi proyeksi pendapatan yang melebihi ekspektasi untuk kuartal ini dan tahun penuh. Dalam laporan kuartal pertama, mereka berhasil melampaui perkiraan untuk pendapatan dan laba bersih, membuat investor semakin optimis.
Saham NetApp pun melonjak 16.5% setelah perusahaan ini memberikan proyeksi yang lebih baik dari yang diharapkan oleh para analis. Mereka juga melaporkan laba yang disesuaikan dan pendapatan yang melebihi ekspektasi untuk kuartal keempat fiskal.
Autodesk mengalami sedikit penurunan 7% karena pendapatan dari langganan produk desainnya mencapai $98 juta, sedikit di bawah konsensus yang mencapai $100.4 juta. Namun, mereka masih menunjukkan performa yang solid dengan laporan laba dan pendapatan yang lebih baik dari ekspektasi.
Sementara itu, Snowflake berhasil menguat 1.5% di perdagangan pra-pasar setelah mengalami lonjakan 36% pada hari sebelumnya. Investor antusias karena laba perusahaan ini menunjukan performa terbaik dalam sejarah mereka, dan HSBC bahkan meningkatkan peringkat sahamnya menjadi beli, melihat permintaan alat kecerdasan buatan yang terus meningkat.
Asana juga menunjukkan performa positif, dengan sahamnya naik 2%. Mereka memproyeksikan pendapatan tahunan dalam kisaran $856 juta hingga $864 juta, di atas prediksi analis. Proyeksi pendapatan kuartal ini juga lebih baik dari yang diharapkan, antara $213 juta hingga $215 juta.
MongDB mengalami kenaikan 3.5% setelah menaikkan proyeksi laba bersih dan pendapatan yang disesuaikan untuk tahun ini, melampaui ekspektasi para analis. PagerDuty juga membuat investor senang dengan kenaikan 12.5% setelah meningkatkan proyeksi laba bersih yang disesuaikan.
Namun, tidak semua berita baik. Elastic mengalami penurunan lebih dari 6% setelah memberikan proyeksi laba disesuaikan yang lebih rendah dari ekspektasi. Saham SentinelOne juga merosot 16% setelah memperkirakan pendapatan yang tidak sesuai harapan.
Pasar saham kini terguncang oleh berbagai kabar, baik positif maupun negatif. Ini jadi tantangan bagi investor untuk tetap cermat dan strategis dalam mengambil keputusan.

