Ethereum (ETH) saat ini mengalami tekanan penjualan yang cukup besar, membuat banyak investor ragu kapan harus masuk ke pasar. Namun, Lingrid, seorang ahli kripto dari TradingView, telah memberikan wawasan dengan menunjuk area yang dia sebut “Kill Zone,” yang menunjukkan titik masuk paling ideal bagi trader yang ingin membeli ETH dengan harga terbaik sebelum pergerakan besar berikutnya terjadi.
Analisis Menggambarkan Ethereum Kill Zone Sebagai Area Pembelian Utama
Pada 20 Mei, Lingrid membagikan analisis terbaru mengenai harga Ethereum, menguraikan apa yang dia yakini sebagai zona beli yang ideal untuk investor dan trader yang ingin mengumpulkan ETH di tengah penurunan pasar saat ini.
Menurutnya, ETH baru-baru ini mengalami penurunan tajam dari pola “shaded wedge” yang utama, seperti yang terlihat di grafik yang dia lampirkan. Dia mencatat bahwa penurunan tersebut telah memicu likuidasi besar-besaran, mendorong harga ETH turun hingga mencapai $2,070. Lingrid juga menambahkan bahwa pergerakan ini telah membersihkan posisi yang terlalu terleverage dan membuka jalan bagi ETH untuk mungkin melakukan pemulihan baru.
Lebih lanjut, Lingrid menekankan bahwa harga Ethereum tetap bertahan di atas garis dukungan makro jangka panjang yang sedang naik, yang dia lihat sebagai konfirmasi bahwa dasar struktural telah terbentuk. Berdasarkan ini, roadmap pemulihan untuk ETH, yang ditunjukkan dengan panah ungu pada grafik, menargetkan pengembalian bersih dari struktur yang rusak dan mencapai harga $2,300.
Perlu dicatat, Lingrid memperingatkan adanya kemungkinan jebakan bagi trader yang melakukan short pada penurunan ini. Dia menyebutkan bahwa banyak investor ritel sudah mulai melakukan panic selling pada batas wedge yang baru saja rusak tanpa menyadari tren naik makro yang signifikan di bawahnya.
Dia juga mengamati bahwa investor institusi diam-diam menggunakan zona likuiditas ETH di $2,100 untuk mengumpulkan spot Ethereum ETF dengan harga yang lebih rendah, bersiap untuk menjebak para penjual short yang terlambat begitu harga kembali naik. Bagi trader yang ingin masuk ke pasar, Lingrid menempatkan zona beli idealnya antara $2,100 dan $2,135, dan menggambarkan area akumulasi ini sebagai “Kill Zone” bagi cryptocurrency tersebut, serta menetapkan stop-loss di harga $2,040 untuk mereka yang mengelola risiko dalam perdagangan ini.
ETH Mengincar Lonjakan Cepat ke $2,300 saat Institusi Mengakumulasi
Dalam analisisnya, Lingrid menyebutkan bahwa target harga utamanya untuk Ethereum adalah potensi pergerakan menuju $2,300, yang sejalan dengan garis tren internal atas di grafiknya. Dia percaya momentum dan pengaturan ETH cukup kuat untuk mendorong harganya mencapai level tersebut dalam waktu yang relatif singkat.
Dari sisi teknis, Lingrid mencatat bahwa pada Rabu, 20 Mei 2026, biaya gas di jaringan Ethereum telah turun ke level terendah dalam 12 bulan terakhir, yaitu 3 gwei, setelah berhasilnya patch optimisasi terkait upgrade Pectra. Dia berpendapat bahwa perkembangan ini menambah lapisan fundamental dukungan bagi pandangannya yang bullish.
Lingrid juga mencatat bahwa pasar aset digital yang lebih luas mendapat tekanan awal minggu ini akibat penyesuaian struktural oleh Federal Reserve di bawah kepemimpinan Ketua Fed yang baru, Kevin Warsh. Meski demikian, analis ini menyoroti bahwa data on-chain Ethereum menunjukkan adanya inflow staking institusi yang diam-diam meningkat dalam 24 jam terakhir.
Lingrid menegaskan bahwa aksi jual yang dirancang untuk membuang posisi ritel dan membiarkan institusi mengakumulasi ETH dengan harga lebih rendah kini telah selesai. Dengan fase itu keluar dari jalan, dia yakin harga Ethereum akhirnya bersiap untuk segera mendorong kembali menuju $2,300.

