Di WWE Backlash 2026, Roman Reigns dan Jacob Fatu berhadapan satu sama lain dalam pertarungan terbaru saga The Bloodline.
Setelah meraih kemenangan di WrestleMania 42 melawan Drew McIntyre, Fatu muncul sebagai lawan tak terduga bagi Reigns, yang baru saja meraih gelar Juara Dunia Berat. Momen ini mengejutkan banyak penggemar, tetapi membawa angin segar di sela-sela program yang seringkali membosankan pasca-WrestleMania 42.
Situasi semakin menarik ketika tiba-tiba Reigns tidak muncul di semua acara Raw beberapa hari setelah menyatakan bahwa dia akan kembali penuh waktu sebagai juara. Hal ini tentu saja memicu spekulasi bahwa Fatu mungkin mampu mencetak kemenangan monumental di WWE WrestleMania 42. Tapi, apakah dia berhasil?
Hasil WWE Backlash 2026: Roman Reigns vs. Jacob Fatu
Reigns memasuki WWE Backlash menghadapi salah satu tantangan terberat selama masa kejayaannya. Meskipun dia meninggalkan Atlanta sebagai Juara Dunia Berat, perjalanannya tidaklah mudah.
Fatu dan Reigns bertarung dengan sengit, Fatu bahkan berhasil membuat Reigns kesulitan pada beberapa kesempatan. Namun, bantuan dari sudut ring yang terbuka memberikan kesempatan bagi “The OTC” untuk melancarkan spear yang menghancurkan dan mempertahankan gelar yang dimilikinya.
Berikut adalah beberapa momen kunci dari kemenangan Reigns atas Fatu di WWE Backlash 2026:
- Reigns langsung menjatuhkan Fatu dengan tackle bahu di tengah sorakan “Roman, Roman Reigns!” Namun, Fatu segera membalas dengan clothesline, ditambah Fatu melompat keluar ring untuk mengunci Reigns dengan Tongan Death Grip sementara.
- Sorakan gencar dari penonton menggema dengan “Ayo, Jacob!” dan “OTC!” Fatu melancarkan serangan vicious clothesline dan menjatuhkan Reigns ke tiang ring. Meskipun Fatu melewatkan splash di sudut, Reigns membalas dengan beberapa clothesline dan big boot yang menerjangnya.
- Reigns mendaratkan Superman Kick, dan Fatu secara mengejutkan berhasil kick out pada hitungan satu, membuat penonton bersorak. Keduanya bertukar serangan, Fatu melakukannya dengan running senton dan serangkaian headbutts. Sesudahnya, Fatu melakukan running splash tetapi Reigns melawan dengan Superman punch kedua untuk hitungan dua.
- Reigns berhasil melakukan Driveby Kick di luar ring, namun Fatu cepat untuk membalas dan menghancurkan Reigns melalui meja komentator dengan brutal powerbomb. Di dalam ring, Fatu berusaha menyerang, tetapi Reigns berhasil mengelak dengan Spear, dan sekali lagi Fatu kick out pada hitungan dua.
- Reigns bersiap untuk spear, tetapi Fatu menggagalkannya dengan pop-up Samoan Drop diikuti dengan Might Moonsault. Reigns kick out pada detik terakhir dan penonton berteriak atas nearfall yang mendebarkan itu. Marah, Fatu pun melancarkan serangan headbutt dan pukulan ke Reigns.
- Fatu berusaha melakukan Swanton Bomb tetapi Reigns berhasil mengangkat lutut untuk mengalihkan arah. Ketika keduanya berada dalam posisi berlutut, mereka bertukar pukulan secara berulang sebelum berdiri kembali. Reigns tumbang, dan Fatu melancarkan pasangan serangan hip. Fatu menjebak Reigns dengan Tongan Death Grip saat Reigns berjuang untuk lepas.
- Ketika Reigns mulai melemah, ia mencolokkan jarinya ke mata Fatu dan secara tak sengaja menghantam wasit, yang terjatuh. Reigns melontarkan beberapa Superman punch, namun Fatu membalasnya dengan sebuah tendangan. Reigns kembali menyerang dengan popup Superman punch dan spear, tetapi Fatu lagi-lagi kick out pada detik yang mengejutkan.
- Fatu kembali menjebak Reigns dalam Tongan Death Grip, dan Reigns meraih wasit sambil merobek sudut ring. Fatu menghantam Reigns dengan kepala yang langsung terhempas ke sudut yang terbuka, sebelum Reigns akhirnya menyelesaikan pertarungan dengan spear untuk hasil 1-2-3.
- Setelah pertandingan, Fatu yang marah menyerang Reigns dan menjatuhkan wasit dengan pop-up Samoan Drop. Mengabaikan gangguan dari para petugas WWE, Fatu kembali menjebak Reigns dengan Tongan Death Grip saat tayangan berakhir.
Apa Selanjutnya untuk Roman Reigns dan Jacob Fatu?
Alasan di balik penghilangan Reigns dari jadwal Raw bulan Juni adalah karena kesalahan yang tampaknya terkait dengan jadwal, karena Reigns dilaporkan tidak akan tampil di Night of Champions PLE bulan Juni mendatang.
Namun, Reigns dijadwalkan tampil di tiga Raw lagi pada bulan Mei serta di Clash di Italia pada 31 Mei. Ini menunjukkan bahwa Reigns akan tetap tampil setelah janjinya pasca-WrestleMania untuk hadir lebih sering, meskipun banyak spekulasi mengenai pengurangan yang dilakukan TKO yang mungkin mempengaruhi posisi “The Tribal Chief” di WWE.
Berdasarkan apa yang terjadi di WWE Backlash, sepertinya Reigns akan melanjutkan perseteruannya dengan Fatu, yang bisa dibilang menjadi alur cerita terbaik yang ada di Raw atau SmackDown saat ini. Hal ini memang biasa terjadi dalam drama keluarga The Bloodline, di mana hampir semua alur cerita lainnya tampak kurang dibandingkan masalah yang dihadapi Reigns dengan The Bloodline.
WWE sepertinya terjebak dalam keadaan sulit terkait Reigns vs. Fatu, karena baik Reigns maupun Fatu tidak seharusnya menyerah saat ini. Namun, para penggemar WWE telah berkali-kali menunjukkan bahwa tim kreatif mampu menemukan cara untuk mempertahankan kekuatan Reigns tanpa harus mengubur lawan-lawannya secara figuratif.
Namun, saat ini tidak ada alasan untuk mempersingkat konflik ini, dan dengan Clash di Italia hanya beberapa minggu lagi, jelas bahwa Reigns dan Fatu baru saja memulai pertarungan mereka. Meskipun Reigns meninggalkan WWE Backlash sebagai Juara Dunia Berat, ia belum bisa menyingkirkan Fatu begitu saja.

