Akibat pembatalan laga tinju yang melibatkan Lawrence Okolie dan Tony Yoka, akhir pekan ini hanya menyisakan satu pertarungan di platform DAZN. Pertarungan mereka yang seharusnya berlangsung di Adidas Arena di Paris, Prancis, terpaksa dibatalkan.
Pihak Voluntary Anti-Doping Association (VADA) menemukan hasil yang kurang baik dalam sampel tes PED Okolie. Akibatnya, Okolie kini dihadapkan pada skorsing sementara dan seluruh kartu pertarungan yang terdiri dari tujuh duel harus dibatalkan.
Okolie pun mengambil langkah untuk lebih transparan dengan mengunggah pernyataan di Instagram. Dalam unggahannya, ia berkata, “Sebelum ada yang membayangkan yang terburuk, setelah cedera bisep tahun lalu, saya mengalami cedera siku pada lengan yang sama saat persiapan ini. Saya menjalani perawatan dan sekarang kami di sini. Saya benar-benar berharap situasi ini dapat diselesaikan dengan baik. Saya akan bekerja sama sepenuhnya dengan semua pihak terkait dan yakin bahwa penyelidikan ini akan membuktikan kebenaran. Saat ini saya tidak akan memberikan komentar lebih lanjut. Terima kasih atas semua dukungan dan sampai jumpa.”
Apa Arti Ini Bagi Okolie dan Yoka?
Ini jelas menjadi kemunduran besar bagi kedua petinju. Okolie telah tampil dominan sejak naik kelas berat pada 2024. Ia sangat menginginkan kemenangan atas Yoka untuk mendekatkannya pada kesempatan besar dan mungkin pertarungan gelar. Di sisi lain, Yoka merupakan prospek cerah setelah Olimpiade 2016 tetapi menghadapi rentetan tiga kekalahan berturut-turut pada 2022-2023. Ia bangkit kembali dengan empat kemenangan beruntun dan pertarungan melawan Okolie bisa jadi kunci penting baginya.
Okolie kini menduduki peringkat nomor satu kelas berat WBC setelah juara Oleksandr Usyk dan pemegang gelar sementara Agit Kabayel. Kemenangan atas Yoka berpotensi memposisikannya untuk bertarung di kejuaraan gelar dalam waktu dekat. Namun, dengan skorsing sementara dan kasus VADA yang terus diperiksa, jadwal itu kini dalam keadaan terancam.
Pertarungan Apa Saja yang Dibatalkan di Kartu Ini?
Meski tidak ada banyak nama besar, beberapa pertarungan berikut harus dibatalkan atau dijadwal ulang:
- Bakary Samake vs Ermal Hadribeaj – super welterweight
- Khalil El Hadri vs Liborio Solis – heavyweight
- Adam Olaniyan vs Andre Youmbi Oyen – heavyweight
- Luis Vela vs Yeison Juarez – super lightweight
- Enzo Marguerite vs Jeremy Alvarez – super welterweight
- Mourad Aliev vs Jhan Carlo Delgado – heavyweight
Pertarungan Samake-Hadribeaj adalah co-main event dan merupakan eliminator final WBC di kelas 154 pon. Pembatalan ini menjadi pukulan terbesar kedua setelah pertarungan utama itu sendiri.
Apa yang Tersisa di Jadwal DAZN Setelah Pembatalan Okolie-Yoka?
Pertarungan Miller-Pero di Las Vegas sekarang jadi headline pertarungan kelas berat untuk akhir pekan ini. Jarrell Miller akan melawan Lenier Pero di Fontainebleau, dan pertarungan ini membawa implikasi penting bagi peringkat heavyweight, didukung oleh kartu pertarungan yang mengesankan di bawahnya.
Selain itu, DAZN juga menyiarkan pertarungan Jacob Bank melawan Paulinus Ndjolonimu di Kolding, Denmark, yang lebih bersifat regional sebagai pelengkap jadwal. Antara kedua pertarungan ini, Miller-Pero adalah yang paling ditunggu oleh penggemar tinju di AS.
Kapan Pertarungan Tinju Besar Berikutnya?
Tanggal 2 Mei akan menjadi akhir pekan dengan dua pertarungan utama, antara Inoue-Nakatani dan Ramirez-Benavidez. Naoya Inoue akan mempertahankan gelar juara dunia kelas bulu junior melawan Junto Nakatani di Tokyo, sementara Gilberto Ramirez mempertaruhkan gelar WBO dan WBA cruiserweight-nya melawan David Benavidez dalam DAZN PPV di Las Vegas.
Segera setelah itu, pada 9 Mei, akan ada pertarungan Fabio Wardley melawan Daniel Dubois untuk gelar heavyweight WBO, diikuti oleh pertarungan Oleksandr Usyk melawan Rico Verhoeven pada 23 Mei di Mesir untuk gelar heavyweight WBC. Bulan depan di dunia tinju tampaknya cukup memuaskan sehingga pembatalan di Paris ini bisa sedikit lebih mudah diterima.

