Selera investor ternyatakan sangat pesimis, mencapai level tertinggi dalam hampir setahun. Hal ini berpotensi menjadi sinyal positif bagi aset-aset berisiko, berdasarkan survei Global Fund Manager terbaru dari Bank of America. Sentimen ini jatuh ke titik terendahnya sejak Juni 2025, dengan ukuran komposit bank tersebut — yang terdiri dari tingkat kas, alokasi ekuitas, dan ekspektasi pertumbuhan global — turun tajam dari 5,6 di bulan sebelumnya menjadi 3,7 di bulan April, kata Michael Hartnett yang menjabat sebagai Chief Investment Strategist.
Ekspektasi terhadap pertumbuhan global mengalami penurunan terbesar sejak Maret 2022, sementara harapan mengenai inflasi meningkat ke titik tertinggi sejak Mei 2021. Survei yang dilakukan antara 2 hingga 9 April ini mendapatkan respons dari 193 investor yang mengelola aset senilai 563 miliar dolar.
Kebanyakan periode survei berlangsung sebelum berita gencatan senjata baru-baru ini dan lonjakan pasar yang terjadi, memberikan gambaran bahwa temuan ini mungkin sudah sedikit ketinggalan. Hartnett juga menyatakan bahwa pesimisme yang ekstrem ini secara historis menjadi indikator berlawanan untuk pasar, di mana titik-titik terendah sebelumnya dalam sentimen seringkali bertepatan dengan titik balik kunci dalam ekuitas, termasuk pada Oktober 2023 dan April 2025.
Wall Street telah menunjukkan ketahanan meskipun terjadi ketegangan geopolitik yang meningkat. Indeks-indeks utama mencatatkan kenaikan yang solid di awal minggu ini, dengan S&P 500 menghapus kerugian yang berkaitan dengan konflik Iran, meski negosiasi antara AS dan Iran terhenti di akhir pekan. S&P 500 tahun ini menunjukkan performa yang positif.
Hartnett menambahkan bahwa segala sesuatu menjadi positif bagi aset berisiko selama gencatan senjata dapat menurunkan harga minyak. Sentimen buruh kali ini, meski menyeramkan, bisa jadi titik balik bagi para investor yang berharap kepada pemulihan pasar. Dengan indikator yang menunjukkan bahwa rasa takut investor dapat menjadi peluang di masa depan, kini saatnya bagi investor untuk berpikir lebih strategis dan memanfaatkan momen ini.
Kondisi pasar saat ini menunjukkan bahwa ketidakpastian sering kali bisa membawa peluang. Bagi investor yang tetap optimis, waktu tepat untuk reinvestasi mungkin sudah dekat. Kita perlu mengikuti perkembangan ini dengan cermat, karena aksi pasar ke depan bisa jadi sangat dinamis dan mengejutkan.

