Pembaruan Besar untuk File Explorer di Windows 11
Microsoft terus berupaya memperbaiki berbagai masalah di Windows 11 untuk meningkatkan pengalaman pengguna. Meskipun fokus kali ini bukan pada peningkatan game, pembaruan ini menjanjikan perbaikan pada salah satu aspek fundamental dari sistem operasi ini.
Seperti dilaporkan oleh Windows Latest, Microsoft mulai meluncurkan perbaikan untuk File Explorer melalui pembaruan preview terbarunya KB5095093. Pembaruan ini membawa kecepatan dan kinerja yang jauh lebih baik pada File Explorer serta respons yang lebih cepat saat memasang gambar disk.
Sangat dinanti-nanti oleh pengguna Windows 11, karena File Explorer sering dianggap kurang responsif dan lambat, terutama dibandingkan dengan macOS atau SteamOS yang memiliki manajer file yang relatif lebih responsif.
Menariknya, kinerja perangkat keras PC, terutama kecepatan SSD dan kapasitas penyimpanan, bisa berpengaruh besar terhadap waktu muat. Namun, Microsoft kini bertanggung jawab untuk memperbaiki File Explorer yang memang terasa lambat, bahkan ketika menggunakan SSD berkecepatan tinggi. Jadi, pembaruan ini benar-benar diperlukan.
Salah satu peningkatan terpenting adalah performa yang lebih baik saat memasang gambar disk, yang sebelumnya menjadi titik terlemah dalam File Explorer Windows 11. Proses ini sering kali memakan waktu hingga lima menit untuk membuka gambar disk sepenuhnya, yang tentu sangat mengesalkan bagi pengguna dengan perangkat keras berkecepatan tinggi.
Windows Latest juga menunjukkan bahwa tab ‘Properties’ pada file akan mendapatkan tampilan yang lebih modern dengan menggunakan WinUI 3, menggantikan interface bergaya Windows 95 yang sudah ketinggalan zaman.
Sangat baik melihat Microsoft memperhatikan masalah ini. Pembaruan ini sepertinya merupakan upaya yang lebih luas untuk meningkatkan fungsi dan tampilan Windows 11 mengingat banyak keluhan dari pengguna. Meskipun masih banyak yang diharapkan dalam aspek kinerja game, Microsoft pantas mendapatkan pujian atas usaha mereka.
Satu-satunya kekhawatiran adalah kemungkinan adanya pembaruan yang bisa membalikkan semua kerja keras ini. Pembaruan Windows 11 terkenal dapat merusak fungsi tertentu, baik itu melalui File Explorer atau stabilitas GPU, yang sebelumnya telah berdampak pada pengguna GPU Nvidia.

