Kunci Beta Palsu GTA VI Sedang Menguras Dompet Kripto di Seluruh Dunia
Grand Theft Auto VI belum akan dirilis pada konsol hingga 19 November 2026, namun preorder resmi akan segera dibuka. Para peneliti keamanan siber telah memperingatkan bahwa para penjahat sudah memanfaatkan momen ini dengan gelombang situs web penipuan yang terkoordinasi.
Malwarebytes dan NordVPN telah mengidentifikasi situs yang menjanjikan “akses awal VIP” atau kunci beta eksklusif untuk salah satu game yang paling dinanti. Penipuan ini sering mengharuskan korban menyerahkan uang, informasi pribadi, atau keduanya, sebelum ada produk nyata yang berpindah tangan.
Bagaimana Penipuan Ini Bekerja
Beberapa situs penipuan meminta pemain membayar beberapa ratus dolar dalam bentuk cryptocurrency untuk mendapatkan kunci beta yang disebut sebagai VIP. Cara ini membuat pengembalian dana atau laporan penipuan hampir tidak mungkin setelah pembayaran disetujui.
Menurut Stefan Dasic dari Malwarebytes, GTA VI adalah “umpan yang sempurna” yang bisa dimanfaatkan oleh para penjahat siber.
Franchise ini telah terjual ratusan juta kopi dan tidak ada entri baru selama 13 tahun, menciptakan hype yang sangat tinggi dan ketidaksabaran yang luar biasa.
Gerald Kasulis dari NordVPN mengatakan bahwa penipu kini menggunakan AI untuk meniru merek resmi Rockstar dengan sangat meyakinkan, sehingga email dan situs yang terlihat rapi bisa lolos dari skeptisisme pemain.
Beberapa halaman bahkan menggunakan frase “bantu kami membangun Vice City,” sebuah referensi ke setting fiksi dalam game, untuk menciptakan kesan akses khusus yang salah.
Korban kadang-kadang diarahkan untuk mengunduh perangkat lunak yang diberi merek sebagai versi awal, termasuk satu file palsu bernama GTA Mobile 6. Menurut para peneliti, file ini mengandung malware yang memungkinkan penipuan untuk mengakses perangkat korban secara jarak jauh, sering kali melewati perangkat lunak antivirus.
NordVPN juga telah melacak beberapa domain penipuan ini ke jaringan yang lebih luas dengan sejarah dokumentasi dalam menyebarkan trojan perbankan, pencuri informasi, dan ransomware.
Varian lain hanya mengumpulkan nama, alamat, tanggal lahir, atau kredensial login GTA yang ada, yang dapat dijual kembali. Beberapa situs penipuan ini bahkan menyasar pengguna PC dan Android, meskipun Rockstar tidak pernah mengonfirmasi keberadaan versi tersebut.
Siapa yang Dituju?
Korban biasanya adalah individu yang terlalu muda, terlalu bersemangat, atau sekadar kurang informasi, yang didorong oleh keinginan untuk menjadi yang pertama mendapatkan game tersebut. Namun, penilaian Malwarebytes tentang gelombang penipuan ini menunjukkan bahwa trik ini jarang rumit, tetapi selalu bisa menipu orang-orang dari segala usia.
Ciri-ciri para korban lebih jauh dari sekadar kebodohan; urgensi dan rasa ingin tahu adalah hal yang benar-benar dimanfaatkan oleh para penipu dalam kampanye ini.
Pemain yang lebih muda dan pendatang baru dalam dunia gaming online tampaknya lebih rentan, mengingat ketidaktahuan mereka tentang bagaimana proses preorder resmi dan akses beta biasanya bekerja.
Kedua perusahaan tidak memiliki data pasti tentang berapa banyak orang yang telah mengunjungi situs-situs ini atau kehilangan uang sejauh ini. Rockstar Games belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar mengenai gelombang penipuan yang sedang berlangsung atau dampaknya terhadap para pemain.
Para peneliti keamanan mendesak siapa pun yang tergoda oleh klaim akses awal GTA VI untuk berhenti sejenak dan memverifikasi sumbernya sebelum memasukkan informasi pribadi atau keuangan.
Pengguna yang telah memasukkan kredensial atau informasi pembayaran disarankan untuk segera mengganti kata sandi mereka. Mereka juga harus menghubungi bank tanpa menunda, karena pembayaran cryptocurrency tidak dapat dibatalkan setelah dikirim.

