Tesco, salah satu supermarket terbesar di Inggris, kini sedang mempersiapkan migrasi sekitar 40.000 server dari VMware. Langkah ini menjadi salah satu proyek migrasi VMware terbesar yang diumumkan secara publik setelah akuisisi Broadcom.
Berita ini muncul bersamaan dengan langkah Tesco yang melanjutkan gugatan hukum terhadap Broadcom di Pengadilan Tinggi Inggris, menuduh perusahaan tersebut melakukan “perilaku abusif.”
Menurut Tesco, Broadcom menolak untuk mendukung lisensi VMware yang dibeli secara permanen, sehingga perusahaan terpaksa beralih ke paket langganan yang lebih mahal.
Tesco membeli lisensi permanen pada tahun 2021 dengan dukungan dan pembaruan perangkat lunak hingga 2026, serta opsi untuk memperpanjang dukungan selama empat tahun sampai akhir dekade ini. Namun, setelah Broadcom mengakuisisi VMware pada akhir 2023, Tesco menghadapi kenaikan harga sekitar 175%.
Saat ini, Tesco menuntut lebih dari £100 juta sebagai ganti rugi. Sebagai bentuk ketidakpuasan terhadap Broadcom, Tesco memilih untuk melakukan migrasi sekarang juga, alih-alih menunggu hasil dari persidangan yang dijadwalkan akan selesai pada akhir 2027. Tesco juga terpaksa mengontrak penyedia dukungan pihak ketiga untuk mempertahankan lingkungan VMware mereka.
Dalam dokumen pengadilan disebutkan, “Dihadapkan dengan tindakan abusif dari Broadcom, dan mengingat pentingnya perangkat lunak dan layanan virtualisasi bagi bisnisnya, Tesco terpaksa mengeluarkan biaya material untuk mendapatkan solusi alternatif dengan fungsi yang lebih rendah, serta melakukan migrasi ke perangkat lunak tersebut dengan cara dan waktu yang menimbulkan risiko signifikan bagi bisnisnya.”
Meskipun langkah selanjutnya Tesco terkait sumber solusi alternatif belum jelas, waktu migrasi ini sangat signifikan karena HPE baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka akan menawarkan lisensi gratis selama satu tahun untuk alternatif Morpheus VM Essentials, ditambah lisensi satu dolar untuk perangkat lunak migrasi Zerto yang terpisah.
Dengan perubahan ini, Tesco berhadapan dengan tantangan baru dalam menjalankan sistem IT mereka. Dalam iklim bisnis yang kompetitif ini, keputusan untuk migrasi menjelaskan betapa pentingnya perusahaan untuk beradaptasi dan mencari solusi yang lebih baik demi keberlanjutan operasi mereka.

