Finware
  • Beranda
  • Riwayat
  • Disimpan
  • Feed
  • Topik Pilihan
  • News
  • Market
  • Bisnis
  • Kripto
  • Tech
Notification
FinwareFinware
  • News
  • Market
  • Bisnis
  • Kripto
  • Tech
Search
  • Quick Access
    • Beranda
    • Contact Us
    • Riwayat
    • Disimpan
    • Topik Pilihan
    • Feed
  • Categories
    • News
    • Market
    • Bisnis
    • Kripto
    • Tech

Artikel Populer

Jangan lewatkan artikel menarik lainnya
Indonesia Terancam Tertinggal dalam Euforia EV, Sebagian Besar Nikel Dialihkan ke Baja Tahan Karat, Temuan Riset Mengungkap

Indonesia Terancam Tertinggal dalam Euforia EV, Sebagian Besar Nikel Dialihkan ke Baja Tahan Karat, Temuan Riset Mengungkap

Reihan
19 April 2026
Oracle Satukan Data AI untuk Berikan Agensi Perusahaan Satu Versi Kebenaran

Oracle Satukan Data AI untuk Perusahaan Agensi Single Version of Truth

Keenan
26 Maret 2026
Aksi Saham Terbesar Siang Ini: META, BBY, APP, SMG Siap Mengguncang Pasar!

Aksi Saham Terbesar Siang Ini: META, BBY, APP, SMG Siap Mengguncang Pasar!

Dirga
27 Maret 2026
© 2026 Finware Media. All Right Reserved.
Finware > Market > Lonjakan Permintaan Kredit Kendaraan Dorong Laba Adira (ADMF) Melonjak 56%
Market

Lonjakan Permintaan Kredit Kendaraan Dorong Laba Adira (ADMF) Melonjak 56%

Reihan
Last updated: 30 Oktober 2026 8:55 PM
By
Reihan
3 Min Read
Share
Lonjakan Permintaan Kredit Kendaraan Dorong Laba Adira (ADMF) Melonjak 56%
SHARE

Jakarta, CNBC Indonesia – PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF), yang lebih dikenal sebagai Adira Finance, baru saja merilis laporan keuangannya untuk kuartal III-2026 dan hasilnya cukup menggembirakan. Perusahaan pembiayaan ini mencatatkan peningkatan laba bersih sebesar 56%, yang menarik perhatian banyak pihak di industri keuangan.

Sesuai dengan laporan keuangan terbaru, laba bersih Adira Finance per September 2026 mencapai Rp1,69 triliun. Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, di mana laba mereka tercatat sebesar Rp1,08 triliun, kenaikan ini menunjukkan performa yang sangat positif dan optimis bagi investor.

Tidak hanya laba bersih yang meningkat, pendapatan total perusahaan juga naik menjadi Rp9,8 triliun, mencatat pertumbuhan 9% dibandingkan tahun lalu. Meskipun ada peningkatan pendapatan, total beban perusahaan tetap terjaga stabil di kisaran Rp7,6 triliun, yang menunjukkan manajemen biaya yang baik.

Dari sisi manajemen risiko, Adira Finance menunjukkan hasil yang menggembirakan pula. Rasio pembiayaan bermasalah atau Non-Performing Financing (NPF) gross konsolidasian tercatat sebesar 1,8% pada September 2026. Angka ini lebih baik dibandingkan 2,1% di tahun yang sama sebelumnya, menunjukkan pengelolaan risiko yang semakin baik dalam portofolio pembiayaan mereka.

Direktur Utama Adira Finance, Dewa Made Susila, menyampaikan bahwa pencapaian ini tidak lepas dari pertumbuhan positif di sektor otomotif. Adira Finance berhasil membukukan pembiayaan baru sebesar Rp35,1 triliun selama sembilan bulan di tahun 2026. Ini merupakan peningkatan sebesar 13% dibandingkan tahun lalu, yang mencerminkan tingginya permintaan di pasar otomotif.

Kinerja ini didukung dengan pertumbuhan pembiayaan yang merata di semua segmen, baik otomotif maupun non-otomotif. Di akhir September 2026, piutang pembiayaan yang dikelola Adira Finance mencapai Rp65,8 triliun, naik 7% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Read more  Windows 11 Siap Rombak Kualitas Driver: Lebih Sedikit Bug, Crash, dan Tambahan Performa Gratis!

Dewa menambahkan, “Di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang, kami akan terus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan kualitas pembiayaan.” Ia juga menekankan pentingnya integrasi operasional pascamerger, yang diharapkan dapat menjadi momentum bagi Adira Finance untuk meningkatkan produktivitas jaringan, memaksimalkan sinergi dengan Bank Danamon dan MUFG Group, serta memperkuat daya saing di pasar.

Melihat lebih jauh ke industri otomotif, data menunjukkan bahwa ada pertumbuhan yang konsisten sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2026. Penjualan ritel sepeda motor baru meningkat 10% (yoy) menjadi 5,1 juta unit, sedangkan penjualan mobil baru juga mengalami kenaikan yang signifikan, tumbuh 16% (yoy) menjadi 676 ribu unit. Ini menggambarkan bahwa pasar otomotif Indonesia masih sangat dinamis dan menawarkan banyak peluang bagi pemain di sektor pembiayaan.

Kenaikan laba dan pendapatan yang signifikan ini tidak hanya menggambarkan performa Adira Finance, tetapi juga mencerminkan optimisme terlihat di pasar secara keseluruhan. Hal ini menjadi sinyal baik bagi investor dan pelaku pasar yang ingin berpartisipasi dalam industri keuangan dan otomotif Indonesia yang terus berkembang.

Dengan pertumbuhan yang stabil dan strategi manajemen yang cerdas, Adira Finance terlihat siap untuk menghadapi tantangan ke depan, dan mungkin akan menjadi salah satu kunci dalam memperkuat ekosistem industri otomotif di Indonesia.

TAGGED:breaking
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Threads Copy Link
Avatar photo
ByReihan
Ikuti ulasan Reihan Satria untuk analisis pasar modal, pergerakan IHSG, dan sentimen bursa saham. Insight investasi dari meja redaksi Market Finware.
Previous Article Binance Hentikan Penarikan Dana Usai Dugaan Peretasan Picu Penjualan Besar-Besaran Crypto Binance Hentikan Penarikan Dana Usai Dugaan Peretasan Picu Penjualan Besar-Besaran Crypto
- Advertisement -
Ad image

Don't Miss

Peluang Kenaikan Suku Bunga The Fed Menipis Usai Laporan Pekerjaan September
Peluang Kenaikan Suku Bunga The Fed Menipis Usai Laporan Pekerjaan September
News
Inflasi Diprediksi Masih Tinggi hingga 2026, Menurut Pasar Prediksi
Inflasi Diprediksi Masih Tinggi hingga 2026, Menurut Pasar Prediksi
News
Microsoft Teams Siap Deteksi Deepfake Pihak Ketiga di Rapat Pagi Anda!
Microsoft Teams Siap Deteksi Deepfake Pihak Ketiga di Rapat Pagi Anda!
Tech
- Advertisement -
Ad image

Baca Juga

Jelajahi insight lain yang sejalan dengan artikel ini!
Kunjungan Perdana Lawrence Wong ke Timor Leste: Momentum Baru dalam Hubungan Diplomatik
Market

Kunjungan Perdana Lawrence Wong ke Timor Leste: Momentum Baru dalam Hubungan Diplomatik

Reihan
3 Juli 2026
Pertumbuhan Layanan Tiongkok Melambat, Tercatat Terendah Sejak September 2024: PMI Swasta
Market

Pertumbuhan Layanan Tiongkok Melambat, Tercatat Terendah Sejak September 2024: PMI Swasta

Reihan
5 Agustus 2026
Putri Saya Tak Bicara Selama 4 Tahun, Tapi Bukan Karena Politika: Sebuah Tragedi yang Menggugah Hati
Market

Putri Saya Tak Bicara Selama 4 Tahun, Tapi Bukan Karena Politika: Sebuah Tragedi yang Menggugah Hati

Reihan
21 Agustus 2026
Tech

Jangan Lewatkan: Petunjuk dan Jawaban Menarik untuk NYT Strands Senin, 29 Juni (Game #848)

Keenan
29 Juni 2026
Kekhawatiran Kelompok Sawit Malaysia Terhadap Perubahan Ekspor Indonesia: Potensi Gangguan Jangka Pendek Meningkat
Market

Indonesia Dorong Polisi Selidiki Ratusan Perusahaan Terkait Harga Sawit

Reihan
8 Juni 2026
Apple Masih Memimpin Pasar Smartphone meski Pengiriman Secara Keseluruhan Menurun: Counterpoint
Market

Apple Masih Memimpin Pasar Smartphone meski Pengiriman Secara Keseluruhan Menurun: Counterpoint

Reihan
12 April 2026
Aktor dan Naskah yang Dihasilkan AI Tak Lagi Layak Masuk Nominasi Oscar
Bisnis

Aktor dan Naskah yang Dihasilkan AI Tak Lagi Layak Masuk Nominasi Oscar

Keenan
3 Mei 2026
Dewan Bunga Thailand Peringatkan Bahaya Stimulus Ekonomi di Tengah Ketegangan Perang
Market

Dewan Bunga Thailand Peringatkan Bahaya Stimulus Ekonomi di Tengah Ketegangan Perang

Reihan
13 Mei 2026
Show More
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Finware

Baca berita keuangan global real-time, insight market APAC, tren bisnis, dan crypto paling komprehensif. Curi start sebelum market bergerak.

  • Kanal:
  • Market
  • Bisnis
  • Tech
  • Kripto

Personal

  • Riwayat
  • Disimpan
  • Feed
  • Topik Pilihan

Tentang Kami

  • Beranda
  • Hubungi Kami

© 2026 Finware Media. All Right Reserved.

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?