Harga aluminium yang semakin tinggi bisa memberi keuntungan besar bagi pabrik peleburan yang beroperasi dengan biaya rendah di China, India, dan Indonesia. Menurut pengamat industri, hal ini terjadi karena adanya biaya listrik yang lebih murah dan akses yang lebih mudah terhadap bahan baku di negara-negara Asia ini, yang membuat para pelaku industri bisa mendapatkan keuntungan lebih tinggi dibandingkan dengan pesaing globalnya.
Keunggulan tersebut bisa semakin menguatkan posisi Asia dalam penyediaan aluminium untuk berbagai sektor, seperti konstruksi, kendaraan listrik, dan energi terbarukan. Produsen dengan biaya rendah ini diperkirakan akan terus menginvestasikan keuntungan yang lebih besar untuk ekspansi dan membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan.
Meskipun harga logam industri ini telah mengalami penurunan dari puncak tertingginya selama empat tahun terakhir akibat diperkirakannya pasokan dari Timur Tengah kembali normal, para analis mencatat bahwa harga aluminium kemungkinan besar akan tetap tinggi dalam jangka pendek. Ini bisa jadi peluang menarik bagi investor yang ingin mendalami sektor ini lebih dalam.

