Saham Algoma Steel melonjak 4,9% pada hari Selasa setelah diumumkannya kerjasama mereka dengan Roshel Inc. untuk mendirikan Canadian Centre of Excellence untuk produksi baja balistik.
Kerja sama ini dinamakan Roshel Algoma Defence Solutions Inc. dan bertujuan untuk menyediakan solusi pertahanan baja balistik yang sepenuhnya di dalam negeri, mencakup proses pengolahan logam, fabrikasi, pengelasan, dan permesinan di Kanada. Joint venture ini ditujukan untuk mendukung pengadaan pertahanan Kanada, termasuk kendaraan utilitas ringan, program Peningkatan Mobilitas Arktik Domestik, kapal, kapal selam, dan kebutuhan pertahanan yang lebih luas.
Dalam beberapa waktu terakhir, pemerintah Kanada telah meningkatkan investasi di bidang pertahanan, dan kerjasama ini sejalan dengan penekanan dari strategi industri pertahanan baru yang fokus pada penguatan kemampuan industri lokal dan kebijakan “Buy Canadian”. Kerja sama ini juga akan mendukung penggunaan baja balistik di berbagai infrastruktur, platform maritim, dirgantara, dan keamanan, sekaligus menciptakan peluang ekspor ke negara-negara sekutu.
CEO Algoma Steel, Rajat Marwah, menyatakan bahwa kemitraan ini menempatkan kemampuan produksi perusahaan, tenaga kerja, dan fasilitas di Sault Ste. Marie langsung untuk melayani keamanan nasional Kanada. Sementara itu, CEO Roshel, Roman Shimonov, mencatat bahwa pengadaan kendaraan utilitas ringan Kanada, yang diharapkan akan menyediakan ribuan kendaraan untuk Angkatan Bersenjata Kanada, adalah kesempatan penting bagi kemitraan ini untuk menyediakan solusi domestik yang sepenuhnya menggunakan baja balistik buatan Kanada yang diproduksi di Ontario.
Joint venture ini diharapkan dapat mendukung lebih dari 500 pekerja, termasuk pekerjaan baru di bidang manufaktur, dan bertujuan untuk memperkuat tenaga kerja industri terampil di Kanada sambil memperkuat rantai pasokan domestik, termasuk yang mendukung manufaktur otomotif seperti Ford Motor Company dan produksi F-Series di Oakville.

