Platform exchange cryptocurrency Bitget memberikan peringatan bahwa penipuan yang menargetkan investor aset digital semakin canggih. Para pelaku kejahatan kini menggabungkan kecerdasan buatan, rekayasa sosial, dan taktik phishing untuk mencuri dana dari para investor.
Peringatan ini muncul dalam laporan Anti-Scam Bitget 2026, yang disusun bersama dengan firma keamanan blockchain, SlowMist. Laporan ini adalah edisi ketiga dari kampanye Bulan Anti-Scam Tahunan Bitget, yang mengeksplorasi cara penipu beradaptasi seiring meningkatnya jumlah investor yang menyebar dananya di berbagai cryptocurrency, aset token, saham, dan platform finansial bertenaga AI.
仿冒Bitget Appæ£åœ¨å·åœŸé‡æ¥ã€‚
å›¾æ ‡ç›¸ä¼¼ã€é¡µé¢ç›¸ä¼¼ã€åŠŸèƒ½æè¿°ä¹Ÿç›¸ä¼¼ï¼Œç”šè‡³çœ‹èµ·æ¥â€œåƒçœŸçš„ä¸€æ ·â€ã€‚
但一旦下载,å¯èƒ½é¢ä¸´ä¸ªäººä¿¡æ¯æ³„露ã€èµ„äº§è¢«ç›—ã€æ¶æ„授æƒç‰é£Žé™©ã€‚
Bitget 2026 忬ºè¯ˆæœˆï¼Œå¸®ä½ 识别仿冒应用,守护数å—资产。🛡ï¸
ç”题赢奖励🧧
1ï¸âƒ£å…³æ³¨ @Bitget_zh
2ï¸âƒ£å®Œæˆå®‰å…¨â€¦ pic.twitter.com/AHC1IBV9Xk
— Bitget䏿–‡ (@Bitget_zh) June 26, 2026
Bagaimana Penipuan Crypto Berkembang?
Menurut laporan tersebut, skema penipuan kini tidak lagi bergantung pada satu trik saja. Sebaliknya, penipu memandu korban melalui beberapa tahap yang dirancang untuk membangun kepercayaan sebelum kemudian mencuri aset mereka.
Proses ini sering kali dimulai di media sosial atau aplikasi pesan, di mana korban dihubungi oleh penasihat investasi atau komunitas online palsu. Mereka kemudian diarahkan ke situs phishing, platform investasi palsu, atau transaksi dompet berbahaya yang terlihat sah.
Penelitian Bitget mencatat bahwa perilaku investor juga telah berubah drastis. Pada pertengahan 2025, lebih dari 10% pengguna Bitget sudah melakukan trading di dua atau lebih kelas aset, jauh meningkat dibandingkan kurang dari 1% sebelum perubahan tersebut. Laporan ini menyebutkan bahwa para pelaku kejahatan dengan cepat menyesuaikan taktik mereka untuk menargetkan pengguna yang mengelola berbagai macam investasi.
Bitget Melaporkan Upaya Keamanan yang Lebih Kuat
Ada pun antara Juli 2025 dan Juni 2026, Bitget menyatakan bahwa mereka telah memblokir lebih dari 150 juta permintaan berbahaya, mengidentifikasi lebih dari 13.000 alamat IP berisiko tinggi, dan menangani 18.135 kasus perlindungan pengguna. Mereka juga berhasil memulihkan sekitar $32,3 juta yang terkait dengan penipuan dan insiden keamanan lainnya.
CEO Bitget, Gracy Chen, menekankan bahwa risiko keamanan terus berkembang ketika pengguna memperluas investasi mereka ke dalam cryptocurrency, aset token, saham, dan produk finansial berbasis AI, sehingga meningkatkan kesadaran menjadi bagian penting dalam melindungi para investor.
Penipuan Apa Saja yang Semakin Marak?
Laporan ini juga mengidentifikasi beberapa ancaman yang sedang meningkat, termasuk persona investasi yang dihasilkan oleh AI, video deepfake, serangan kloning suara, komunitas investasi palsu, kampanye phishing, kontrak pintar berbahaya, dan skema pencurian dompet.
Selain itu, laporan ini juga membahas kasus-kasus penipuan terbaru yang melibatkan video deepfake Presiden Siprus, Nikos Christodoulides, skema investasi berbasis AI yang menargetkan investor Swedia, komunitas investasi palsu bernama Truman Show, serta operasi pencurian dompet oleh Rublevka Team yang terungkap awal tahun 2026.
Dalam berita terkait, Binance mengungkapkan bahwa langkah-langkah keamanan berbasis AI mereka telah mencegah lebih dari $10,5 miliar dalam potensi kerugian pengguna akibat penipuan dan kejahatan antara Januari 2025 dan Maret 2026. Perusahaan ini melaporkan bahwa sistem mereka melindungi lebih dari 5,4 juta pengguna dengan menggunakan lebih dari 24 proyek AI dan 100 model internal untuk melawan penipuan crypto berskala besar.
Kesadaran dan kewaspadaan adalah kunci dalam menghadapi penipuan yang terus berkembang ini. Seiring dengan semakin banyaknya pilihan investasi dan penggunaan teknologi canggih, penting bagi investor untuk selalu waspada akan risiko yang ada.

