Morgan Stanley baru saja mengumumkan hasil keuangannya untuk kuartal kedua yang mencetak rekor pendapatan dan laba, didorong oleh lonjakan 69% dalam pendapatan dari perdagangan saham. Hasil ini menunjukkan betapa kuatnya performa perusahaan dalam periode yang penuh tantangan ini.
Berikut adalah beberapa angka kunci yang dilaporkan oleh perusahaan:
- Laba per saham: $3,46, sedangkan perkiraan LSEG adalah $2,94
- Pendapatan: $21,35 miliar, melebihi perkiraan $19,64 miliar
Dalam laporan tersebut, laba Morgan Stanley melonjak 58% dibandingkan tahun lalu menjadi $5,58 miliar. Sementara itu, pendapatannya meningkat 27% dari tahun sebelumnya yang mencapai $21,35 miliar.
Seperti halnya para pesaingnya, termasuk Goldman Sachs dan JPMorgan Chase, lonjakan besar dalam perdagangan saham memberi dorongan signifikan bagi hasil kuartalan ini. Aktivitas yang meningkat, yang didorong oleh booming kecerdasan buatan (AI) secara global, membantu JPMorgan dan Goldman untuk melampaui perkiraan dalam perdagangan saham dengan total yang mencapai $4,4 miliar, sementara investasi perbankan di kedua perusahaan tersebut juga melampaui ekspektasi dengan total $1 miliar.
Pendapatan dari perdagangan saham di Morgan Stanley mencetak angka rekor sebesar $6,3 miliar, sekitar $1,9 miliar lebih tinggi daripada yang diperkirakan oleh para analis dari StreetAccount. Perusahaan mengaitkan kinerja ini dengan kekuatan di seluruh lini perdagangan saham, serta “kekuatan yang menonjol di Asia,” yang menjadi tema yang kembali muncul di Wall Street seiring dengan penyebaran perdagangan AI secara global.
Sementara itu, pendapatan dari perdagangan pendapatan tetap meningkat 13% menjadi $2,46 miliar, yang hampir sesuai dengan perkiraan konsensus, berkat hasil baik dari perdagangan kredit.
CEO Ted Pick menyatakan, “Pasar yang aktif dan pelaksanaan yang konsisten di ketiga wilayah menghasilkan hasil yang luar biasa bagi perusahaan terintegrasi kami.”
Pendapatan di sektor perbankan investasi melonjak 58% menjadi $2,44 miliar, sekitar $270 juta lebih tinggi dari perkiraan para analis, berkat merger yang berhasil, penawaran umum perdana, dan transaksi terkait saham lainnya, serta peningkatan penerbitan utang.
Pendapatan di divisi manajemen kekayaan Morgan Stanley, yang merupakan salah satu divisi terbesar perusahaan, naik 14% menjadi $8,86 miliar, yang sekitar $146 juta lebih tinggi dari yang diperkirakan. Meningkatnya nilai aset didorong oleh pasar saham yang menguat dan pertumbuhan dalam simpanan serta pinjaman.
Sementara itu, pendapatan di divisi manajemen investasi, yang merupakan divisi terkecil perusahaan, meningkat sekitar 6% menjadi $1,65 miliar berkat naiknya nilai aset, yang sesuai dengan perkiraan pasar.
Hasil yang sangat positif ini jelas menggambarkan bahwa Morgan Stanley berhasil memanfaatkan momentum pasar yang baik dan tren global yang sedang berkembang. Investor pun dapat memperhatikan langkah-langkah selanjutnya yang diambil oleh perusahaan dalam memenuhi ekspektasi pasar yang semakin tinggi.

