Topline
Helikopter serang dari pangkalan Angkatan Darat AS di Fort Hood mengalami kecelakaan dekat lokasi tersebut pada hari Rabu, memicu berita tragis yang dilaporkan oleh berbagai sumber. Kedua pilot helikopter tersebut dinyatakan meninggal dunia akibat insiden ini.
Selama latihan militer di Polandia dan negara-negara sekutu NATO, helikopter AH-64D Apache milik Angkatan Darat AS terbang di atas langit Orzysz, Polandia, pada 17 September 2025.
Foto oleh Wojtek RADWANSKI / AFP
Fakta Penting
Kecelakaan ini mengakibatkan kebakaran yang melahap sekitar 100 hektar lahan di utara Austin, Texas, menurut data dari Texas A&M Forest Service Incident Viewer.
Cliff Coleman, juru bicara dari Kantor Sheriff Bell County, menyampaikan kepada para wartawan bahwa helikopter tersebut mendarat di sebuah ladang, menyebutnya sebagai “kecelakaan yang sangat keras.”
Helikopter yang terlibat dalam kecelakaan ini adalah AH-64 Apache, yang membawa seorang pilot dan co-pilot. Helikopter ini dirancang untuk misi pengintaian, menyerang target berlapis baja, dan memberikan dukungan udara bagi pasukan di darat.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 1:35 siang waktu setempat dan kedua pilot dinyatakan meninggal dunia hampir satu jam kemudian, tambah Coleman.
Banyak media telah berusaha menghubungi Angkatan Darat untuk mendapatkan pernyataan lebih lanjut mengenai insiden ini.
Apa yang Masih Kami Tidak Ketahui
Masih belum jelas ke mana helikopter ini pergi atau alasan penempatannya. Coleman mengalihkan beberapa pertanyaan mengenai situasi ini kepada pihak berwenang Angkatan Darat di Fort Hood yang sedang menyelidiki kecelakaan tersebut.
Latar Belakang Penting
Fort Hood memiliki luas lebih dari 218.000 hektar dan digunakan untuk melatih pasukan aktif serta awak kendaraan lapis baja. Sekitar 40.000 prajurit ditempatkan di pangkalan ini, menurut situs resmi Angkatan Darat, dan merupakan satu-satunya instalasi Angkatan Darat yang dapat menampung dan melatih dua divisi bersenjata berat. Helikopter Apache seperti yang mengalami kecelakaan pada hari Rabu telah digunakan dalam peperangan melawan Iran, yang kemungkinan meningkatkan aktivitas pelatihan bagi pilot dan pergerakan pesawat dalam ruang udara AS. Kenaikan jumlah kecelakaan pesawat militer terjadi pada tahun 2024, menurut laporan dari Associated Press yang mengutip angka internal Pentagon. Tingkat kecelakaan serius per 100.000 jam terbang melambung 55% pada tahun anggaran 2024 dibandingkan dengan empat tahun sebelumnya. Angkatan Darat mencatat jumlah kecelakaan terbanyak kedua pada tahun tersebut, meskipun tingkat kecelakaan Angkatan Marinir hampir dua kali lipat dibandingkan Angkatan Darat, Angkatan Udara, dan Angkatan Laut.
Baca Selanjutnya
Data menunjukkan lonjakan kecelakaan pesawat militer pada tahun 2024. Tahun ini sepertinya tak akan lebih baik.
Ini adalah berita yang sedang berkembang. Kami akan memperbaharui informasi seiring perkembangan kejadian.

