GitHub Akan Luncurkan Program Bug Bounty Dua Tingkat Mulai 27 Juli 2026
GitHub akhirnya mengumumkan perubahan besar pada program bug bounty mereka, yang akan tergelar dalam dua tingkat, berlaku untuk laporan yang dikirimkan mulai 27 Juli 2026. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap meningkatnya jumlah laporan dengan kualitas rendah yang dihasilkan oleh AI.
Program baru ini akan mencakup dua skema: program publik yang membayar lebih rendah, yang bisa diakses oleh komunitas peneliti yang lebih luas, dan program eksklusif yang hanya bisa diikuti melalui undangan dengan imbalan yang lebih tinggi.
Katherine Cassell, seorang Product Security Engineer di GitHub, menyatakan bahwa perubahan ini datang setelah melihat penumpukan laporan yang tidak efektif dan kurang bernilai. Dengan cara ini, GitHub ingin mendorong lebih banyak kualitas dalam laporan yang diterima.
Bug Bounty yang Disempurnakan: Tanggapan Terhadap Laporan Berbasis AI
Di bawah program publik yang baru, GitHub akan mengganti rentang pembayaran sebelumnya dengan satu pembayaran tetap untuk setiap tingkat keparahan bug: $250 untuk rendah, $2.000 untuk sedang, $5.000 untuk tinggi, dan $10.000 untuk kritis. Cassell menyebutkan bahwa ini akan membantu peneliti mengetahui sebelumnya berapa nilai temuan yang valid, serta mengurangi kesulitan bagi tim internal dalam menentukan pengkategorian laporan.
Pembayaran baru ini tentunya jauh lebih rendah dibandingkan sebelumnya, di mana mereka bisa mendapatkan imbalan antara $500-$1.000, $2.000-$5.000, $5.000-$20.000, dan $10.000-$30.000. Ini menandakan shift yang signifikan dalam cara GitHub menghargai laporan yang masuk.
Untuk peneliti VIP yang diundang ke program eksklusif, mereka bisa mendapatkan imbalan 3-4 kali lipat lebih besar dibandingkan dengan peneliti di program publik, tergantung pada tingkat keparahan bug. Ini menjadi daya tarik besar bagi peneliti berkualitas yang ingin meningkatkan potensi penghasilan mereka.
Lebih dari itu, GitHub juga menambahkan syarat berkaitan dengan HackerOne untuk peneliti baru, memberikan mereka empat kesempatan untuk “membangun rekam jejak” mereka. Langkah ini sepertinya diambil sebagai strategi untuk mengatasi meningkatnya laporan yang dihasilkan oleh AI, yang umumnya memiliki nilai lebih rendah.
Di akhir penjelasannya, Cassell menekankan bahwa mereka ingin membangun program yang menarik perhatian peneliti berkualitas tinggi, menciptakan pengalaman yang menunjukkan keseriusan GitHub dalam hal ini, serta menjaga kepercayaan yang diberikan peneliti setiap kali mengirim laporan.

