Alpaca baru saja menyelesaikan proses passporting layanan investasi terregulasi di seluruh 29 negara dalam Kawasan Ekonomi Eropa (EEA). Ini memberikan kesempatan bagi perusahaan fintech dan lembaga keuangan untuk menawarkan produk investasi yang berlisensi di seluruh Eropa melalui satu pintu. Wah, luar biasa ya!
Ekspansi ini dimungkinkan berkat entitas Alpaca yang berbasis di Spanyol. Entitas ini telah mendapatkan izin dari Komisi Pasar Sekuritas Nasional Spanyol (CNMV) di bawah kerangka Direktiv Pasar dalam Instrumen Keuangan II (MiFID II). Bersama dengan bisnis terregulasi yang beroperasi di Inggris, perusahaan ini kini dapat memberikan infrastruktur investasi yang disesuaikan untuk pasar hampir 500 juta orang di Eropa.
Alpaca has completed the European Economic Area (EEA) passporting process and we are now authorized to deliver regulated investment services across 29 European countries, through our Spain-based EEA hub.
For fintechs and financial institutions building investment products across… pic.twitter.com/rkmFpnAUmY
— Alpaca (@AlpacaHQ) July 7, 2026
Langkah ini memungkinkan bisnis mengakses platform pialang berbasis API milik Alpaca untuk manajemen akun, penyimpanan, dan perdagangan tanpa perlu izin terpisah di setiap negara Eropa. Alpaca juga menekankan bahwa pencapaian ini adalah lanjutan dari akuisisi WealthKernel serta peluncuran di Eropa yang telah selesai tahun lalu.
Perusahaan Crypto Terus Membangun Layanan Keuangan Terregulasi
Meskipun Alpaca menawarkan saham, ETF, opsi, obligasi, dan cryptocurrency, ekspansi ini memperkuat posisinya di sektor aset digital. Banyak perusahaan crypto semakin membangun platform investasi terregulasi yang menggabungkan sekuritas tradisional dengan aset digital dalam satu kerangka lisensi.
Bagi perusahaan yang mengembangkan produk investasi crypto, bekerjasama dengan penyedia infrastruktur terregulasi bisa mengurangi hambatan kepatuhan dan memudahkan pelayanan kepada pelanggan di berbagai yurisdiksi.
Apakah Satu Lisensi Cukup untuk Ekspansi Eropa?
Alih-alih mengajukan lisensi investasi terpisah di setiap negara, sebuah perusahaan yang memiliki izin di satu negara anggota EEA dapat memperluas banyak layanan terregulasi di seluruh kawasan setelah menyelesaikan proses notifikasi yang diperlukan. Inilah salah satu alasan mengapa banyak perusahaan fintech dan crypto memilih Eropa sebagai sistem passporting berdasarkan MiFID II.
Beberapa perusahaan telah menggunakan model ini untuk berkembang di seluruh Eropa. eToro, Interactive Brokers, dan Trading 212 semuanya beroperasi di berbagai pasar Eropa melalui kerangka regulasi yang serupa.
Pengesahan terbaru Alpaca mengikuti jalur yang sama. Alih-alih mendapatkan lisensi terpisah satu per satu, perusahaan ini kini dapat menawarkan infrastruktur investasinya di 29 pasar EEA melalui entitas Spanyol yang terregulasi. Hal ini mengurangi waktu dan kerja regulasi yang dibutuhkan untuk melayani pelanggan baru, sehingga mitra dapat fokus meluncurkan produk tanpa harus mengulang proses lisensi di setiap pasar.
Alpaca juga baru saja menandatangani nota kesepahaman (MOU) dengan Eugene Investment & Securities dari Korea Selatan untuk memperluas akses ke saham Korea bagi investor global melalui platform infrastruktur pialang mereka.

