Finware
  • Beranda
  • Riwayat
  • Disimpan
  • Feed
  • Topik Pilihan
  • News
  • Market
  • Bisnis
  • Kripto
  • Tech
Notification
FinwareFinware
  • News
  • Market
  • Bisnis
  • Kripto
  • Tech
Search
  • Quick Access
    • Beranda
    • Contact Us
    • Riwayat
    • Disimpan
    • Topik Pilihan
    • Feed
  • Categories
    • News
    • Market
    • Bisnis
    • Kripto
    • Tech

Artikel Populer

Jangan lewatkan artikel menarik lainnya
Indonesia Terancam Tertinggal dalam Euforia EV, Sebagian Besar Nikel Dialihkan ke Baja Tahan Karat, Temuan Riset Mengungkap

Indonesia Terancam Tertinggal dalam Euforia EV, Sebagian Besar Nikel Dialihkan ke Baja Tahan Karat, Temuan Riset Mengungkap

Reihan
19 April 2026
Aksi Saham Terbesar Siang Ini: META, BBY, APP, SMG Siap Mengguncang Pasar!

Aksi Saham Terbesar Siang Ini: META, BBY, APP, SMG Siap Mengguncang Pasar!

Dirga
27 Maret 2026
Warren Buffett Akui Terlambat Jual Saham Apple: Siap Tambah, Tapi Tunggu Pasar Lebih Baik!

Warren Buffett Akui Terlambat Jual Saham Apple: Siap Tambah, Tapi Tunggu Pasar Lebih Baik!

Dirga
31 Maret 2026
© 2026 Finware Media. All Right Reserved.
Finware > Market > Peluang Baru bagi Bisnis Singapura seiring Diversifikasi Ekonomi Timor-Leste, Kata PM Wong
Market

Peluang Baru bagi Bisnis Singapura seiring Diversifikasi Ekonomi Timor-Leste, Kata PM Wong

Reihan
Last updated: 3 Juli 2026 9:47 PM
By
Reihan
4 Min Read
Share
Peluang Baru bagi Bisnis Singapura seiring Diversifikasi Ekonomi Timor-Leste, Kata PM Wong
SHARE

[DILI] Timor-Leste kini beralih dari ketergantungan pada minyak menuju sektor pariwisata dan ekonomi biru. Langkah ini membuka peluang besar bagi perusahaan-perusahaan Singapura untuk memanfaatkan perkembangan yang muncul, terutama dengan adanya hubungan yang semakin baik antara kedua negara tetangga di Asia Tenggara.

Table of Content
  • Bilateral yang semakin kuat
  • Jalan ke depan

Asosiasi bisnis Singapura berencana untuk mengadakan misi ke Timor-Leste agar perusahaan-perusahaan dapat melihat langsung berbagai area yang dapat dijajaki, tutur Perdana Menteri Lawrence Wong.

Pernyataan ini diungkapkan saat wawancara dengan media Singapura pada hari Jumat (3 Juli) yang menandai berakhirnya kunjungan dua harinya ke Timor-Leste.

Ini adalah kunjungan pertamanya ke negara Asia Tenggara tersebut dan juga kunjungan perdana Perdana Menteri Singapura ke negara muda ini sejak meraih kemerdekaan pada tahun 2002.

Wong berharap bahwa kunjungannya kali ini akan memicu minat lebih besar di kalangan masyarakat Singapura dan mendorong lebih banyak pertukaran serta interaksi antara warga Singapura dan rakyat Timor-Leste.

Ketika ditanya mengenai prospek jangka panjang negara tersebut, Wong menyatakan ada banyak alasan untuk optimisme—berkat populasi muda, kekayaan sumber daya, dan potensi pertumbuhannya yang besar.

“Saat bisnis masuk ke pasar yang sedang berkembang, mereka harus menyadari bahwa selalu ada kompleksitas saat beroperasi di luar negeri,” ujar PM Wong.

Dia menekankan bahwa perusahaan harus mengambil perspektif jangka panjang dan menemukan mitra lokal yang baik. Menurutnya, keputusan ini harus diambil oleh masing-masing perusahaan, karena pemerintah tidak bisa memberikan petunjuk dalam hal ini.

Perdana Menteri menghadiri resepsi di Dili pada hari Kamis, di mana dia bertemu dengan puluhan warga Singapura yang memiliki hubungan dengan Timor-Leste. Sekitar 50 hingga 60 orang di antaranya tinggal di negara tersebut, dengan mayoritas dari mereka adalah pebisnis dan misi kemanusiaan.

Read more  CEO ITSEC Asia Ungkap Risiko Keamanan: Mengapa Ia Hindari Wi-Fi Bandara!

“Tidak semua orang berhasil—itulah sifat bisnis. Tetapi banyak di antara mereka yang berkembang dan optimis terhadap prospek yang ada,” tambahnya.

Bilateral yang semakin kuat

Wong mencatat bahwa kerjasama antara kedua negara kini “lebih kuat dari sebelumnya.” Dia menyebutkan bahwa rencana pembangunan Timor-Leste dan aspirasi mereka untuk menjadi anggota penuh ASEAN akan membuka lebih banyak peluang di masa mendatang.

Hubungan Singapura dengan Timor-Leste sudah terjalin sejak lama, bahkan jauh sebelum negara ini merdeka.

Singapura adalah salah satu negara pertama yang berkontribusi pada International Force East Timor pada bulan Agustus 1999. Mereka mempertahankan upaya menjaga perdamaian di negara ini selama lebih dari satu dekade serta meluncurkan berbagai program untuk mendukung perjalanan Timor-Leste menuju keanggotaan ASEAN.

Pada bulan April 2024, Singapura mendirikan kedutaan resminya di ibu kota Timor-Leste, Dili. Selanjutnya, pada bulan Maret 2025, Republik ini menunjuk duta besar pertamanya, Teo Lay Cheng.

“Kunjungan ini datang pada waktu yang tepat, saat mereka telah menjadi anggota penuh ASEAN. Ini adalah kesempatan baik untuk meningkatkan kemitraan kita dan bekerja lebih banyak bersama,” ujar Wong.

Jalan ke depan

Langkah dukungan berikutnya dari Singapura adalah membantu Timor-Leste tidak hanya untuk menerima manfaat, tetapi juga berkontribusi pada blok tersebut. Ini sangat relevan, mengingat aspirasi negara muda ini untuk menjadi ketua ASEAN pada tahun 2029.

“Semua yang pernah menjalani ketuaan ASEAN tahu bahwa itu adalah tanggung jawab yang besar. Karena itu, kami kembali siap mendukung (Timor-Leste),” ungkap perdana menteri. Ini termasuk memperkuat paket dukungan yang ada dengan lebih banyak program terkait ASEAN.

Pejabat Timor-Leste akan mendapatkan pelatihan dan seminar terkait ASEAN, kursus manajemen keuangan, serta kesempatan magang dengan tim Singapura selama periode kepemimpinan kota tersebut tahun depan.

Read more  Inflasi Thailand Melunak Secara Tak Terduga, Masih Dalam Rentang Target
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Threads Copy Link
Avatar photo
ByReihan
Ikuti ulasan Reihan Satria untuk analisis pasar modal, pergerakan IHSG, dan sentimen bursa saham. Insight investasi dari meja redaksi Market Finware.
Previous Article Trunk Tools Percepat Proses Review Dokumen dari 60 Hari Menjadi 10 Hari dengan Teknologi Khusus! Trunk Tools Percepat Proses Review Dokumen dari 60 Hari Menjadi 10 Hari dengan Teknologi Khusus!
Next Article RBI Dorong Perlindungan Bank Terhadap Crypto Sementara India Tinjau Kebijakan Aset Digital RBI Dorong Perlindungan Bank Terhadap Crypto Sementara India Tinjau Kebijakan Aset Digital
- Advertisement -
Ad image

Don't Miss

50.000 BTC Masuk ke Bursa, Apa Artinya untuk Pasar Kripto?
MEXC Perkenalkan Ondo Yield Asset di Tengah Meningkatnya Permintaan atas Sekuritas Tokenisasi
Kripto
IPO Terbesar di India Tahun Ini Raih Tawaran Rp 480 Triliun, Didukung Antusiasme Institusi!
IPO Terbesar di India Tahun Ini Raih Tawaran Rp 480 Triliun, Didukung Antusiasme Institusi!
News
Garbrandt Hancur di Ronde Pertama, Herb Dean Turun Tangan!
Garbrandt Hancur di Ronde Pertama, Herb Dean Turun Tangan!
Bisnis
- Advertisement -
Ad image

Baca Juga

Jelajahi insight lain yang sejalan dengan artikel ini!
Rafizi Ramli dan Nik Nazmi Luncurkan Kendaraan Politik Baru untuk Menyongsong Pemilu
Market

Rafizi Ramli dan Nik Nazmi Luncurkan Kendaraan Politik Baru untuk Menyongsong Pemilu

Reihan
18 Mei 2026
Indonesia Serahkan Pengelolaan Ekspor Komoditas ke Tangan Sentral, Ungkap Presiden
Market

Indonesia Serahkan Pengelolaan Ekspor Komoditas ke Tangan Sentral, Ungkap Presiden

Reihan
25 Mei 2026
HP Inc Memimpin Pertumbuhan Melalui Solusi dan Layanan AI yang Inovatif
Market

HP Inc Memimpin Pertumbuhan Melalui Solusi dan Layanan AI yang Inovatif

Reihan
17 Juli 2026
Saham SpaceX Turun di Bawah Harga IPO untuk Pertama Kalinya, Rally Panas Mulai Mereda
Market

Saham SpaceX Turun di Bawah Harga IPO untuk Pertama Kalinya, Rally Panas Mulai Mereda

Reihan
18 Juli 2026
Petrus 21 Tahun Tewas Usai Baku Tembak dengan Petugas di Dekat Gedung Putih: Laporan Layanan Rahasia AS
Market

Petrus 21 Tahun Tewas Usai Baku Tembak dengan Petugas di Dekat Gedung Putih: Laporan Layanan Rahasia AS

Reihan
24 Mei 2026
China Setujui Penurunan Bea Masuk dan Perluasan Perdagangan Pertanian dengan AS Usai KTT Trump-Xi
Market

China Setujui Penurunan Bea Masuk dan Perluasan Perdagangan Pertanian dengan AS Usai KTT Trump-Xi

Reihan
17 Mei 2026
Pertumbuhan GMV E-commerce Asia Tenggara Capai 22,8% pada 2025; Shopee Tetap Tertinggi, TikTok Shop Mengancam Posisi!
Market

Pertumbuhan GMV E-commerce Asia Tenggara Capai 22,8% pada 2025; Shopee Tetap Tertinggi, TikTok Shop Mengancam Posisi!

Reihan
14 April 2026
Pengendalian Ekspor Komoditas yang Ketat di Indonesia Memicu Kekhawatiran Tekanan Marjin Bagi Produsen
Market

Pengendalian Ekspor Komoditas yang Ketat di Indonesia Memicu Kekhawatiran Tekanan Marjin Bagi Produsen

Reihan
20 Mei 2026
Show More
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Finware

Baca berita keuangan global real-time, insight market APAC, tren bisnis, dan crypto paling komprehensif. Curi start sebelum market bergerak.

  • Kanal:
  • Bisnis
  • Market
  • Tech
  • Kripto

Personal

  • Riwayat
  • Disimpan
  • Feed
  • Topik Pilihan

Tentang Kami

  • Beranda
  • Hubungi Kami

© 2026 Finware Media. All Right Reserved.

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?