UFC baru-baru ini merilis tiga petarung, dan salah satunya adalah Thiago Moises. Petarung ini punya perjalanan panjang di UFC dan juga menyimpan kisah menarik terkait juara kelas welter UFC, Islam Makhachev. Mari kita bahas lebih dalam tentang dunia MMA ini.
Fakta-Fakta Penting
- Petarung: Thiago Moises, kelas ringan
- Jabatan di UFC: 2018–2026, 16 penampilan di Octagon
- Rekor: 19-10 secara keseluruhan, 8-8 di UFC
- Alasan pemecatan: Tiga kekalahan dalam empat pertarungan terakhirnya, termasuk dua kekalahan berturut-turut
- Capaian terkenal: Salah satu dari dua petarung yang berhasil menjatuhkan Islam Makhachev di UFC
Kenapa UFC Memecat Thiago Moises?
Meski baru berusia 31 tahun, Moises saat ini sedang mengalami tren buruk dengan dua kekalahan berturut-turut, dan tiga dari empat pertarungan terakhirnya berakhir dengan kekalahan.
Moises dihapus dari daftar petarung UFC setelah mencatatkan rekor 8-8 dalam 16 pertarungan di Octagon. Dua pertarungan terakhirnya berakhir dengan kekalahan KO di ronde pertama melawan Jared Gordon dan kalah dengan keputusan terpisah dari Gauge Young. Di kelas ringan, yang dipenuhi petarung berbahaya, tren seperti ini biasanya cukup untuk memaksa sebuah pergeseran. Namun, ada kabar bahwa UFC mungkin akan merekrutnya kembali di kemudian hari.
Apa Koneksi Thiago Moises dengan Islam Makhachev?
Moises adalah salah satu dari dua petarung yang berhasil menjatuhkan Makhachev. Satu lagi adalah pesaing utama kelas ringan, Arman Tsarukyan. Moises dan Makhachev pernah bertarung pada tahun 2021 sebelum Makhachev memulai jalur juaranya di kelas 155 dan 170 pon.
Dalam pertarungan itu, Moises kalah dengan kuncian rear-naked choke di ronde keempat. Meskipun kalah, ia menjadi kemenangan peringkat pertama bagi Makhachev dan salah satu dari dua orang yang berhasil menjatuhkannya di UFC. Capaian ini semakin bermakna ketika Makhachev telah mengosongkan gelar kelas ringan yang kini dipegang oleh Ilia Topuria sebelum meraih gelar kelas welter. Hanya sedikit petarung yang dapat mengatakan bahwa mereka pernah berbagi Octagon dengan raja pound-for-pound saat ini dan membuatnya bekerja keras.
Apa Langkah Selanjutnya untuk Thiago Moises?
Moises mungkin akan berlabuh di PFL atau bahkan di acara MVP MMA yang akan datang, yang sedang dalam perencanaan.
Dengan usia 31 tahun dan reputasi yang cukup terkenal, serta resume yang dibangun berdasarkan tiga kemenangan beruntun yang pernah membawanya ke pertarungan utama melawan Makhachev, Moises adalah tipe petarung yang cenderung bangkit kembali. PFL adalah calon yang jelas untuknya, dan tempat di acara MVP MMA di masa depan akan sangat cocok bagi seorang petarung dengan pengakuan seperti dirinya. Ini lebih terlihat seperti awal baru ketimbang akhir bagi sebuah karir yang diam-diam dimulai sebelum dia genap berusia 18 tahun.

