Belum lama ini, isu mengenai penggunaan kacamata pintar, khususnya Meta Ray-Bans, kembali mencuat. Ada laporan tentang sekelompok orang yang memodifikasi kacamata ini untuk merekam video dan mengambil foto secara diam-diam dengan cara menonaktifkan lampu indikator yang seharusnya menyala saat kamera sedang digunakan. Kini, para pembuat undang-undang di Pennsylvania berupaya untuk menjadikan penggunaan kacamata pintar untuk merekam secara pribadi sebagai sebuah kejahatan.
Perwakilan Joe Ciresi dari Montgomery baru saja mengusulkan sebuah rancangan undang-undang yang mengharuskan kacamata pintar yang diproduksi, dijual, atau digunakan di negara bagiannya untuk menampilkan indikator visual, seperti lampu, ketika perangkat sedang merekam. Yang menarik, undang-undang ini tidak hanya mencakup perekaman video, tetapi juga audio.
Ciresi menggambarkan aturan dalam undang-undang tersebut sebagai “langkah-langkah perlindungan privasi yang masuk akal” untuk mencegah “penyalahgunaan teknologi yang sedang berkembang.” Selain itu, undang-undang ini juga akan mengharuskan para pembuat perangkat untuk mencegah pengguna menonaktifkan indikator visual tersebut.
Sementara Meta belum memberikan tanggapan resmi terhadap usulan undang-undang baru ini, seorang juru bicara sempat menjelaskan kepada media bahwa “semua teknologi — apakah itu kamera, smartphone, atau kacamata berbasis AI — membawa ekspektasi dasar: orang harus berperilaku secara bertanggung jawab dan tidak menyalahgunakannya.” Mereka juga menambahkan bahwa perusahaan mereka proaktif dalam mengatasi masalah iklan yang menjual alat modifikasi dan telah menghapus ribuan iklan serta listing yang melanggar.
Menurut Meta, tim mereka sedang terus berupaya untuk mengembangkan langkah-langkah yang lebih baik, jadi kita harapkan akan ada cara untuk mengatasi teknik-teknik yang digunakan modder untuk mematikan lampu indikator keamanan pada kacamata pintar.
Apa yang Terjadi Selanjutnya?
Undang-undang baru ini bisa menjadi awal dari peraturan serupa di berbagai negara bagian dan daerah lain, mengingat banyaknya perilaku aneh yang muncul akibat penyalahgunaan kacamata pintar untuk menghantui, mengintimidasi, dan bahkan mengawasi orang lain. Tindakan seperti ini tentunya akan merusak pengalaman pengguna lainnya.
Kamera di kacamata memang memiliki manfaat nyata, seperti memungkinkan AI untuk mengidentifikasi landmark, menerjemahkan tanda, atau sekadar mengambil foto cepat. Meski kualitas kamera pada Meta Ray-Bans tidak sebaik smartphone, keuntungan besarnya adalah kita bisa merekam tanpa harus mengalihkan perhatian dari momen tersebut. Namun, risiko penyalahgunaan bisa diatasi dengan menerapkan larangan total, jadi saya senang melihat bagaimana Pennsylvania mengambil pendekatan yang hati-hati.
Kita masih harus melihat bagaimana perusahaan dan pemerintah menanggapi upaya modifikasi yang mencoba menghindari aturan ini. Namun, langkah ini bisa dibilang sebagai langkah positif dalam upaya memastikan keselamatan penggunaan kacamata pintar. Ini adalah kemenangan yang langka dalam dunia teknologi konsumen saat ini.
Iklim teknologi sedang mengalami perubahan cepat, dan setiap langkah yang diambil untuk melindungi privasi pengguna sangatlah penting. Dengan adanya rancangan undang-undang ini, diharapkan akan ada perubahan yang bermanfaat dan produktif di sektor ini.

