Jes Staley, mantan CEO Barclays, kini tengah berada dalam sorotan setelah menerima tawaran untuk diwawancarai mengenai hubungannya dengan Jeffrey Epstein oleh House Oversight and Government Reform Committee pada 23 Juli mendatang. Sebelumnya, Staley menjabat sebagai eksekutif di JPMorgan Chase dan CEO Barclays sebelum mengundurkan diri pada akhir 2021.
Wawancara ini disahkan oleh seorang juru bicara komite tersebut, mengikuti laporan dari Financial Times yang menyebutkan bahwa Staley menerima undangan tersebut tiga minggu setelah tawaran itu diberikan oleh Ketua Oversight, Rep. James Comer dari Kentucky.
Komite Oversight telah melakukan serangkaian wawancara dengan sejumlah tokoh berprofil tinggi terkait Epstein, seperti mantan Presiden Bill Clinton, mantan Menteri Luar Negeri Hillary Clinton, dan Sekretaris Perdagangan Howard Lutnick. Pihak lain yang juga sudah diwawancara termasuk mantan Jaksa Agung Pam Bondi, menyangkut penanganan Departemen Kehakiman tentang rilis dokumen terkait Epstein.
Bill Gates, salah satu pendiri Microsoft, juga dijadwalkan untuk diwawancarai oleh komite ini pada 10 Juni terkait hubungannya dengan Epstein. Sementara itu, milyarder Leon Black direncanakan akan diwawancarai pada 26 Juni, dan Kathryn Ruemmler, penasihat hukum Goldman Sachs, rencananya akan diwawancarai pada 15 Juli.
Staley sendiri dikenal sebagai teman dekat Epstein, yang merupakan klien utama divisi manajemen kekayaan dan aset JPMorgan kala Staley memimpin. Epstein, yang pernah berteman dengan Presiden Donald Trump, meninggal dunia di penjara akibat tindakan bunuh diri pada Agustus 2019, beberapa minggu setelah ditangkap atas tuduhan perdagangan anak.
Di tahun 2023, JPMorgan setuju untuk membayar kompensasi sebesar $290 juta kepada korban Epstein untuk menyelesaikan gugatan yang menuduh bank tersebut telah memfasilitasi perdagangan seks oleh Epstein. Pada tahun yang sama, bank ini juga setuju untuk membayar $75 juta untuk menyelesaikan gugatan serupa dari pemerintah Kepulauan Virgin Amerika, serta mencapai penyelesaian yang rahasia dengan Staley terkait klaim tentang tanggung jawabnya dalam litigasi yang melibatkan Epstein. Dalam penyelesaian publik tersebut, JPMorgan tidak mengakui adanya kesalahan dalam hubungannya dengan Epstein.
Staley menjabat sebagai CEO Barclays sejak Oktober 2015 hingga mengundurkan diri pada akhir 2021. Kepergiannya terjadi setelah penyelidikan oleh Financial Conduct Authority (FCA) Inggris yang menelusuri bagaimana ia menggambarkan hubungannya dengan Epstein kepada Barclays, serta penjelasan yang diberikan Barclays dalam respons mereka kepada FCA. FCA telah menjatuhkan denda lebih dari $2 juta kepada Staley dan melarangnya untuk memegang posisi manajerial di sektor finansial hingga tahun 2023.
Barclays, dalam pernyataannya, menyatakan bahwa penyelidikan tidak menemukan bukti bahwa Staley mengetahui atau melihat kejahatan yang dilakukan oleh Epstein, yang menjadi pokok pertanyaan saat Barclays mendukung Staley setelah penangkapan Epstein pada musim panas 2019. Staley sendiri pada tahun 2020 menyatakan, “Saya pikir saya mengenalnya dengan baik, tetapi saya salah. Dengan apa yang kita ketahui sekarang, saya sangat menyesali hubungan dengan Jeffrey.”

