Dan Ives, salah satu analis teknologi paling dikenal di Wall Street, akan meninggalkan posisi lamanya di Wedbush Securities untuk meluncurkan bank dagang baru. Bank ini berfokus pada penggabungan riset, penasihat, penggalangan modal, dan investasi dalam satu atap.
Ives, yang telah menghabiskan delapan tahun terakhir di Wedbush dan lebih dari 25 tahun memantau saham teknologi, menyatakan bahwa perusahaan barunya ingin membangun apa yang ia sebut sebagai “bank dagang modern.” Fokus utamanya adalah membantu perusahaan dan investor mengambil peluang yang muncul akibat kecerdasan buatan dan pergeseran struktural lainnya di sektor ekonomi.
“Delapan tahun di Wedbush adalah pengalaman yang luar biasa,” kata Ives dalam sebuah wawancara. “Namun, melihat ke kesempatan berikutnya, saya ingin menciptakan bank dagang modern dengan mitra yang hebat, modal jangka panjang, dan sesuatu yang saya rasa akan mengubah pandangan Wall Street terhadap bank investasi.”
Perusahaan ini, yang akan diumumkan secara resmi dalam beberapa minggu ke depan, berencana memberikan riset eksklusif, layanan penasihat strategis, penggalangan modal, dan investasi di berbagai sektor termasuk teknologi, energi, dan keuangan. Ives juga berencana untuk terus mengulas saham teknologi dalam kapasitas riset sambil ikut membangun bisnis yang lebih besar.
Langkah ini menandai pergeseran karir yang tidak biasa bagi salah satu analis paling terkenal di sisi jual-beli, yang selama ini dikenal karena prediksinya yang optimis terhadap perusahaan yang diuntungkan oleh AI dan penampilannya yang enerjik di televisi. Dengan jaket-jaket warna warni dan pola bicaranya yang terbuka, Ives bahkan meluncurkan lini pakaian sendiri tahun lalu.
Di Wedbush, Ives menjalani peran-peran yang jarang ditemui di kalangan analis sisi jual, termasuk menjadi anggota dewan penasihat di Zeta Global dan sebentar menjabat sebagai ketua Eightco Holdings. Di Eightco, ia memimpin strategi treasury kripto yang fokus pada Worldcoin, token digital yang terkait dengan proyek identitas Sam Altman, World.
Ives menyatakan bahwa perusahaan baru ini bertujuan untuk merekrut talenta dari berbagai penjuru Wall Street dan menempatkan dirinya di pusat transformasi yang didorong oleh AI, yang sedang mengubah berbagai industri.
“Karier saya sepertinya telah dibangun menuju sesuatu seperti ini,” kata Ives. “Dalam revolusi AI ini, kita akan melihat peluang-peluang yang ada di depan mata, dan itulah yang saya yakini akan mampu dilakukan oleh perusahaan ini.”

