Ubiquiti baru-baru ini menambahkan ‘biaya ingatan’ pada produk-produk yang dijualnya. Ini adalah pajak tambahan yang dikenakan karena tingginya harga RAM dan penyimpanan, dan terlihat saat proses checkout. Keputusan ini ternyata memancing berbagai reaksi dari konsumen.
Sebagai penyedia peralatan jaringan dan Wi-Fi, serta produk teknologi lainnya seperti kamera keamanan dan bel pintu video, Ubiquiti memiliki pasar yang luas, dari kalangan bisnis hingga konsumen. Penambahan biaya ingatan ini menjadi perhatian ketika muncul di proses pembelian.
Jumlah biaya yang ditambahkan bisa mencapai 5,8% dari harga produk mana pun, dan jumlah pasti bervariasi tergantung item yang dibeli. Ubiquiti menjelaskan di keranjang belanja, “Karena volatilitas yang terus berlangsung di pasar global memori dan penyimpanan, kami menerapkan biaya tambahan untuk harga produk tertentu, efektif per 24 April 2026. Kami terus menyerap sebagian dari biaya ini untuk meminimalkan dampak dan memastikan ketersediaan yang konsisten.”
Bagi produk-produk dengan harga rendah, biaya tambahan ini mungkin hanya beberapa dolar, yang tidak akan membuat banyak orang keberatan. Namun, untuk perangkat keras yang lebih mahal, kenaikan berapa persen pun bisa menjadi beban yang cukup berat. Ada beberapa pembeli yang pertama kali mengetahui biaya tambahan ini tidak senang dengan perubahan tersebut. Salah satu pengguna di Reddit berkomentar tentang biaya €65 yang mendadak muncul saat belanja, bertanya-tanya apakah ini menjadi tren baru.
Walaupun totalnya menjadi sekitar $700, tambahan biayanya tetap terasa menyakitkan dan membuat banyak pembeli ingin cepat-cepat menyelesaikan transaksi sebelumnya. Namun, di thread Reddit yang sama, ada juga beberapa suara yang mendukung Ubiquiti. Meskipun tidak ada yang senang melihat harga naik, beberapa orang menghargai transparansi dari perusahaan.
Dengan kata lain, Ubiquiti bisa saja menaikkan harga di toko online mereka tanpa penjelasan, dan kemungkinan besar banyak orang tidak akan menyadarinya. Setidaknya dengan cara ini, Ubiquiti mengungkapkan adanya kenaikan harga dan memberi tahu konsumen penyebabnya. Diharapkan, jika harga RAM stabil, biaya tambahan ini dapat dihapus.
Salah satu pengguna Reddit menyatakan: “Ini sepertinya usaha Ubiquiti untuk mengungkapkan bahwa mereka lebih suka tidak menaikkan harga, tetapi karena keadaan di luar kendali mereka, seperti tarif dan permintaan memori AI, mereka terpaksa melakukannya. Saya berharap sedikit bahwa jika harga memori turun, atau jika AS benar-benar mengikuti melalui penggantian tarif, biaya tambahan ini akan dihapus. Untuk saat ini, itu sangat menyedihkan, tetapi saya mengerti.”
Meskipun ada pendapat positif tentang transparansi, tetap ada pelanggan yang kecewa yang mungkin memilih untuk mengosongkan keranjang belanja mereka dan beralih ke tempat lain. Namun, semua pengecer dan produsen menghadapi tekanan harga yang sama di tengah krisis RAM ini.
Menarik untuk melihat apakah vendor perangkat keras lain akan mengikuti langkah Ubiquiti ini. Kenaikan harga terkait RAM sudah diterapkan pada banyak produk teknologi saat ini, dan CPU juga diprediksi akan mengalami kenaikan harga yang signifikan. Berita terakhir terus berlanjut, menjadikan pasar teknologi saat ini semakin menarik untuk diikuti.

