Heata, sebuah perusahaan inovatif, memberikan solusi menarik bagi pemilik rumah dengan menawarkan air panas gratis. Caranya? Mereka memasang server sewaan di rumah dan memanfaatkan panas yang dihasilkan untuk dipakai dalam pasokan air panas untuk mandi dan keran. Biaya listrik tambahan yang digunakan akan ditanggung oleh Heata, sehingga pemilik rumah merasakan manfaatnya, sementara perusahaan juga dapat menyimpan data mereka dengan aman.
Masalah biasanya muncul dari panas yang terbuang di server. Di ruang server atau pusat data, panas tersebut seringkali dibuang begitu saja dengan sistem pendingin industri. Namun, bagaimana jika panas tersebut bisa dimanfaatkan kembali untuk mengurangi tagihan pemanas rumah tangga?
Heata termasuk dalam barisan perusahaan di Inggris dan Eropa yang menghadirkan solusi untuk biaya ruang server dan pemanasan. Penggunaan panas limbah di rumah tampaknya semakin berkembang dan memberikan peluang bagi pemilik rumah untuk menekan pengeluaran sambil menawarkan ruang server dengan biaya rendah bagi bisnis.
Konsep yang diterapkan sangat sederhana: pasang server di rumah, sewakan ruang server tersebut kepada bisnis, dan sumbangkan panas yang dihasilkan ke rumah, sehingga secara otomatis mengurangi tagihan energi pemilik rumah.
Bagaimana Server Memberikan Pemanasan pada Rumah
Siapa pun yang pernah bekerja di ruang server pasti tahu betapa panasnya suasana, terutama jika sistem pengeluaran tidak berfungsi dengan baik. Hal inilah yang menjadi dasar dari apa yang disebut “data furnace,” di mana panas dari unit komputasi digunakan untuk memanaskan air. Heata mengklaim bahwa panas dari satu pusat data bisa menyediakan air panas untuk sekitar 30.000 rumah, menunjukkan seberapa besar potensi yang ada.
Model bisnis mereka cukup jelas: sebuah unit komputasi terhubung ke sistem pemanas air, memanaskan air, dan mengurangi ketergantungan pada pemanas gas. Rumah-rumah perlu memiliki broadband cepat untuk mendukung routing data yang efisien ke unit komputasi ini, sedangkan Heata bertanggung jawab atas biaya listrik tambahan yang digunakan oleh server mini tersebut. Mereka menargetkan untuk menyediakan sekitar 80% panas untuk sistem pemanas rumah, yang tentunya sangat mengurangi tagihan gas rumah tangga secara signifikan.
Mirip dengan Heata, Thermify yang berbasis di Wales juga mencari pelanggan percobaan. Sistem mereka sedikit berbeda, menggunakan HeatHub, yang di dalamnya terdapat beberapa Cluster Raspberry Pi Compute Modules yang menghasilkan solusi data dan panas.
Kesesuaian dengan Sistem Pemanas
Meskipun menambah server atau unit komputasi di bagian belakang properti untuk membantu memanaskan air tampak seperti pilihan menarik, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Contohnya, masalah kesesuaian. Dalam kasus Heata, hanya silinder pemanas air yang memiliki ventilasi yang dapat digunakan. Silinder yang tidak berventilasi dan tertekan tidak kompatibel. Penyedia layanan data-to-heat lainnya bisa menawarkan air panas dengan cara yang berbeda, misalnya Thermify menggunakan HeatHub untuk menggantikan pemanas gas rumah.
Dengan larangan pemasangan pemanas gas di rumah baru yang berlaku mulai 2027, solusi alternatif untuk pemanas air sangat dibutuhkan, dan perusahaan-perusahaan yang mengubah data menjadi panas bisa menjadi solusi yang tepat.

