Banyak perusahaan yang mengalami pergerakan signifikan menjelang pembukaan pasar. Berikut adalah beberapa sorotan penting dari saham-saham yang melambung:
WD-40 Company — Saham perusahaan yang memproduksi pelumas untuk kebutuhan rumah tangga dan industri ini melonjak lebih dari 15% setelah mencatatkan laba kuartal ketiga sebesar $2,33 per saham. Angka ini lebih tinggi dari ekspektasi analis yang memperkirakan laba sebesar $1,56 per saham. Selain itu, perusahaan ini juga meningkatkan panduan laba tahunannya.
Delta Air Lines — Meskipun sukses melampaui estimasi laba dan pendapatan dalam laporan kuartal kedua, saham Delta justru turun lebih dari 3%. CEO Ed Bastin mengungkapkan dalam wawancara dengan CNBC bahwa mereka masih memiliki kekuatan harga di tengah lonjakan harga bahan bakar jet, meski harga minyak mengalami penurunan.
Circle Internet Group — Saham dari perusahaan fintech ini melesat lebih dari 13% setelah mendapatkan persetujuan dari U.S. Office of the Comptroller of the Currency untuk meluncurkan bank yang berfokus pada kripto. CEO Jeremy Allaire menilai bahwa persetujuan ini adalah momen penting dalam memasukkan teknologi blockchain ke dalam sistem keuangan utama.
Vodafone Group — Saham perusahaan telekomunikasi yang terdaftar di AS ini naik 13% setelah terungkap bahwa miliarder Prancis, Xavier Niel, telah mengambil 16% saham perusahaan ini, yang bernilai sekitar $6 miliar. Hal ini menjadikannya sebagai pemegang saham terbesar Vodafone.
Netflix — Platform streaming ini mengalami kenaikan seiring laporan dari Wall Street Journal bahwa perusahaan sedang mendiskusikan rencana untuk menambahkan saluran televisi langsung ke dalam penawaran mereka. Selain itu, mereka juga mengeksplorasi kemungkinan untuk menggabungkan produk mereka dengan layanan streaming lainnya. Diskusi ini muncul di tengah penurunan keterlibatan pelanggan.
Marvell Technology, Intel, Sandisk — Menjelang debut perusahaan pembuat chip asal Korea Selatan, SK Hynix, saham di sektor memori dan chip secara umum turun. Penurunan tertinggi dialami oleh Intel, yang turun hampir 2%, dan Sandisk yang lebih dari 1,5%. Marvell Technology juga mengalami penurunan sekitar 1%.
Twilio, Shopify — Saham kedua perusahaan ini mengalami kenaikan setelah Stifel meningkatkan rating keduanya menjadi “beli”. Analis dari firma tersebut menyatakan bahwa Twilio memiliki alat yang tepat untuk memanfaatkan siklus kecerdasan buatan, sementara Shopify dapat terus meraih pangsa pasar yang lebih besar di bidang e-commerce. Twilio dan Shopify masing-masing naik sekitar 2%.
Strategy, Coinbase — Saham yang terpapar kripto ini mengalami kenaikan sekitar 5% setelah harga bitcoin melewati $64,000 untuk pertama kalinya sejak pertengahan Juni.
Meta — Saham Meta mengalami kenaikan 3,5%, melanjutkan tren positif yang dimulai pada hari Kamis setelah laporan dari Reuters menyebutkan bahwa perusahaan ini berencana untuk memproduksi chip AI pada bulan September. Dengan tren ini, saham Meta diperkirakan akan berakhir pekan dengan kenaikan sekitar 12%.
Keseluruhan pergerakan ini mencerminkan dinamika yang menarik di pasar saat ini, di mana perusahaan-perusahaan adaptif yang mampu berinovasi tampil sebagai pemenang, sementara yang lain harus mencari cara untuk tetap bersaing dalam lanskap yang terus berubah.

