Platform pasar prediksi Polymarket kini mencatatkan pendapatan tahunan yang jauh di atas $1 miliar, berdasarkan informasi eksklusif yang dibagikan perusahaan baru-baru ini. Ini adalah kabar yang menarik bagi banyak pengamat industri, terutama di tengah kecenderungan investasi yang terus berkembang.
Pernyataan dari Polymarket ini muncul enam minggu setelah perusahaan membuka daftar tunggu untuk bursa di AS yang beroperasi terpisah dari platform keuangan terdesentralisasi internasional mereka. Ditambah lagi, momentum Piala Dunia FIFA telah mendorong volume trading melesat tinggi di berbagai bursa pasar prediksi sejak turnamen dimulai.
Volume di platform AS Polymarket meningkat dari sekitar $50 juta per hari pada pertengahan Mei menjadi lebih dari $200 juta pada 20 Juni, menurut data dari Dune Analytics. Dalam platform internasional Polymarket, volume perdagangan mingguan juga mencapai rekor tertinggi sambil menikmati peningkatan pesat berkat lonjakan minat yang dipicu oleh Piala Dunia, setelah sebelumnya mengalami penurunan selama April dan Mei.
Bursa di AS diluncurkan pada bulan Desember lalu dan dikembangkan setelah Polymarket awalnya dilarang beroperasi di negara tersebut pada tahun 2022 karena dianggap tidak mendaftar dengan benar ke pihak regulator. Namun, pada bulan Juli, Commodity Futures Trading Commission (CFTC) dan Departemen Kehakiman mengakhiri penyelidikan terhadap perusahaan tersebut tanpa menuntutnya, sehingga Polymarket AS kini beroperasi sebagai bursa yang diatur oleh CFTC.
Platform AS Polymarket sempat mengalami daftar tunggu dari bulan Desember hingga enam minggu yang lalu, ketika aksesnya dibuka untuk pengguna di aplikasi mobile. Versi desktop masih belum tersedia, dan pengguna di AS diarahkan untuk memindai kode QR di situs web perusahaan untuk mengunduh aplikasi guna melakukan trading.
Seorang juru bicara mengatakan, “Polymarket adalah perusahaan yang didorong oleh produk. Kami telah menghabiskan lima tahun terakhir membangun pasar prediksi terbesar di dunia, dan memahami bagaimana orang berinteraksi dengan pasar dalam skala besar. Kami menerapkan pembelajaran tersebut ke platform AS kami, di mana kami fokus pada pengalaman pasar yang intuitif, likuiditas setara institusi, dan pengalaman konsumen yang menetapkan standar untuk kategori ini.”

