Billionaire investor Warren Buffett baru-baru ini memberikan sinyal menarik bahwa Berkshire Hathaway telah menambahkan sedikit portofolio investasi mereka. Pengumuman baru dari otoritas terkait mungkin mengungkap apa yang dimaksudnya.
Ketika ditanya pada bulan Maret apakah Berkshire masih melakukan investasi, Buffett menyebutkan bahwa konglomerat tersebut telah melakukan “satu pembelian kecil”, meski mereka masih kesulitan menemukan peluang yang menarik. “Ada satu pembelian kecil, tapi kami tidak menemukan hal-hal yang… kami tidak menemukannya sebelumnya,” kata Buffett saat diinterview oleh Becky Quick dari CNBC.
Menurut pengumuman regulasi yang dirilis pada hari Jumat, Berkshire memulai posisi senilai sekitar $55 juta di Macy’s pada kuartal pertama. Meskipun jumlah ini hanya sepotong kecil dari portofolio yang bernilai lebih dari $300 miliar, ini sesuai dengan deskripsi Buffett tentang investasi yang “kecil”.
Di sisi lain, posisi baru Berkshire yang terungkap selama kuartal ini ternyata jauh lebih besar: mereka memiliki saham sekitar $2,6 miliar di Delta Air Lines, yang jelas bukan kandidat untuk pembelian modis yang Buffett sebutkan pada bulan Maret.
Tetapi, investor mungkin tidak memiliki gambaran lengkapnya. Pengungkapan saham kuartalan Berkshire hanya mencakup posisi yang terdaftar di AS dan memenuhi persyaratan pelaporan, sehingga ada kemungkinan Buffett mengacu pada investasi internasional atau kepemilikan lain yang tidak terwakili dalam pengumuman Jumat lalu.
Buffett, yang mengundurkan diri sebagai CEO Berkshire di awal tahun 2026 dan menyerahkan posisi tersebut kepada Greg Abel, mengatakan bahwa ia tetap terlibat dalam pengawasan investasi dan aktivitas pasar. Di usia 95 tahun, ia masih datang ke kantor setiap hari dan bekerja sama dengan kolega untuk membuat keputusan perdagangan. Buffett rutin berbicara dengan direktur aset finansial Berkshire, Mark Millard, sebelum pasar buka untuk membahas perkembangan pasar.
Millard, yang kantornya hanya berjarak sekitar 20 kaki dari Buffett, melakukan transaksi berdasarkan pembicaraan tersebut. Ini menegaskan peran Buffett yang masih aktif dalam manajemen portofolio meskipun terjadi peralihan kepemimpinan. “Saya tidak akan melakukan investasi apapun yang dianggap salah oleh Greg. … Greg mendapatkan laporan setiap hari,” jelas Buffett.
Di kuartal pertama ini, Berkshire juga menjual beberapa saham termasuk Mastercard dan Visa dengan tujuan untuk mengurangi posisi yang terkait dengan Todd Combs, manajer investasi lama dan kepala Geico yang pindah ke JPMorgan di akhir 2025. Ted Weschler, manajer investasi lainnya, terus mengawasi sekitar 6% dari total kepemilikan.
Memasuki fase baru kepemimpinan, Buffett menunjukkan bahwa ia masih sangat terlibat dan memberikan dampak besar dalam pengambilan keputusan strategis di Berkshire Hathaway. Sementara investasi kecil di Macy’s menunjukkan adanya peluang yang sangat selektif, keputusan Berkshire untuk menjual saham di perusahaan besar seperti Mastercard dan Visa menyoroti pendekatan mereka dalam menghadapi dinamika pasar yang terus berubah.
Dalam dunia investasi yang selalu bergerak cepat, langkah-langkah ini patut diperhatikan oleh banyak investor, terutama bagi yang mengagumi strategi Buffett yang sudah teruji oleh waktu. Keputusan yang bertahap ini bisa jadi menjadi sinyal bagi banyak investor untuk menganalisis kembali portofolio mereka dan tetap waspada terhadap peluang yang ada di pasaran.
Terlepas dari dinamika kepemimpinan, Berkshire Hathaway tetap menjadi salah satu pemain kunci di pasar dengan pendekatan yang cermat dan analitis, yang diilustrasikan dengan pemilihan investasi yang sangat selektif dan strategi penjualan yang hati-hati.

