Binance baru saja mengumumkan bahwa mereka telah meluncurkan listing spot untuk Aerodrome (AERO), dengan menambahkan token dari decentralized exchange berbasis Base ke platform trading mereka. Listing ini hadir dengan tiga pasangan trading baru.
Trading untuk AERO/USDT, AERO/USDC, dan AERO/TRY akan dimulai pada 17 Juli, pukul 11:00 UTC. Deposit sudah dibuka, sementara penarikan dijadwalkan mulai pada 18 Juli, pukul 11:00 UTC. Binance mengungkapkan bahwa listing ini tidak memungut biaya dan akan menyertakan Seed Tag, yang menandai token baru yang mungkin mengalami volatilitas harga lebih tinggi.
Selain itu, Binance juga telah mengalokasikan 100.000 USDC untuk kampanye pemasaran yang terkait dengan listing ini.
Binance akan mencantumkan Aerodrome $AERO @AerodromeFi dengan Seed Tag yang diterapkan.
Ketahui lebih lanjut 👉 https://t.co/dmDAC9jvpe pic.twitter.com/TlT5uaEsG3
— Binance (@binance) 17 Juli 2026
Perpindahan AERO dari Alpha ke Spot
Sebelum listing ini, AERO hanya tersedia melalui Binance Alpha, platform pra-listing khusus untuk proyek-proyek tahap awal. Setelah trading spot dimulai, AERO tidak akan lagi muncul di Binance Alpha. Pengguna dapat memindahkan kepemilikan mereka dari akun Alpha ke akun Spot 15 menit sebelum trading dimulai, sementara Binance akan menyelesaikan pemindahan yang tersisa dalam waktu 24 jam.
Binance juga mengkonfirmasi bahwa Spot Algo Orders akan tersedia segera setelah listing, sedangkan Trading Bots dan dukungan Spot Copy Trading akan menyusul dalam waktu 24 jam setelahnya.
Aerodrome berfungsi sebagai pusat likuiditas dan trading utama di jaringan Base milik Coinbase, memberikan akses kepada pengguna untuk melakukan token swaps dan berpartisipasi dalam liquidity pools di blockchain layer-2.
Mengapa proyek Base menarik perhatian bursa
Aerodrome kini menjadi salah satu aplikasi decentralized finance terbesar di Base, sebuah jaringan yang menunjukkan pertumbuhan steady dalam aktivitas on-chain selama setahun terakhir. Seiring meningkatnya volume trading dan total nilai yang terkunci di Base, proyek-proyek terkait jaringan ini menarik lebih banyak perhatian dari bursa-bursa besar.
Pola ini terlihat sudah memberikan keuntungan bagi beberapa token asli Base, karena bursa bersaing untuk mencantumkan proyek dengan aktivitas pengguna yang telah jelas, bukannya menunggu ekosistem baru berkembang. Mencantumkan aset-aset ini juga memberi bursa terpusat kesempatan lebih besar untuk menjangkau jaringan blockchain di mana trading terdesentralisasi semakin aktif.
Dengan listing di Binance, AERO kini berada di depan audiens trading global yang lebih besar, sekaligus memperkuat kehadiran Base di pasar terpusat.
Selain itu, Binance juga memperluas penawaran sekuritas tertoken dengan mencantumkan SK Hynix (SKHYB) di bursa spot mereka, memberi akses kepada pengguna yang memenuhi syarat untuk mendapatkan eksposur berbasis blockchain ke salah satu perusahaan semikonduktor terbesar di Korea Selatan.

