Bitcoin saat ini sedang mengalami lonjakan spektakuler dalam Open Interest, dengan aktivitas derivatif yang kini melewati level puncak yang tercatat selama level tertinggi sepanjang masa pada tahun 2025. Pertumbuhan yang luar biasa ini mencerminkan meningkatnya partisipasi trader dan penggunaan leverage yang sering terjadi pada periode antisipasi tinggi terhadap pergerakan harga yang signifikan. Dengan semakin banyak posisi terbuka di pasar futures dan perpetual, lonjakan Open Interest ini menunjukkan bahwa pasar bersiap menghadapi volatilitas.
Bisakah Bitcoin Mempertahankan Momentum Saat Leverage Meningkat Pesat?
Bitcoin menghadapi ekspansi Open Interest terkuatnya di tahun 2026, dengan aktivitas derivatif kini melampaui bahkan level tertinggi sepanjang masa pada tahun 2025. Seorang penulis terverifikasi di CryptoQuant, yang dikenal dengan nama Darkfost di X, mencatat bahwa pasar BTC tetap didorong oleh futures. Data menunjukkan bahwa momentum bullish terbaru BTC sebagian besar didorong oleh kembalinya investor ke pasar derivatif secara stabil.
Meski tingkat pendanaan tetap negatif selama beberapa minggu, Open Interest mencatatkan peningkatan terkuatnya sejak awal tahun 2026. Yang menarik, lonjakan kali ini bahkan lebih besar daripada ekspansi yang terlihat saat pembentukan ATH sebelumnya untuk BTC.
Platform besar seperti Binance terus mendominasi sebagian besar kapitalisasi segmen ini, dilaporkan menyumbang sekitar 34% dari total pangsa pasar, dengan rata-rata bulanan melonjak sekitar $2,5 miliar pada 5 Mei. Sementara itu, tren serupa juga terlihat di bursa lain, seperti Gate.io, yang mencatatkan angka tertinggi sebesar $1,75 miliar, dan Bybit dengan catatan $1,15 miliar.
Menurut Darkfost, jika dibandingkan dengan kondisi pasar yang lebih defensif di awal tahun, data terbaru menunjukkan bahwa optimisme perlahan kembali ke pasar, mendorong trader untuk meningkatkan eksposur risiko mereka. Namun, ketergantungan yang meningkat pada leverage juga memperkenalkan kerentanan dalam struktur pasar. Posisi yang menggunakan leverage jarang dibangun untuk bertahan lama, dan likuidasi dari posisi tersebut bisa secara signifikan memperburuk volatilitas serta risiko yang dikaitkan dengan pasar.
Kenapa Mempertahankan Level Saat Ini Sangat Penting bagi Bitcoin Bull
Saat ini, harga Bitcoin sedang dalam fase retest penting setelah berhasil menembus level tertinggi sebelumnya awal pekan ini. Seorang trader crypto yang dikenal sebagai Max Trades di X mencatat bahwa level ini bertindak sebagai zona dukungan kunci, dan mempertahankan posisi di atasnya sangat penting bagi pembeli untuk menjaga momentum dan mendorong tren harga secara keseluruhan ke atas.
Selama BTC tetap mempertahankan dukungan di atas rentang yang direbut kembali, kemungkinan untuk melakukan likuiditas ke arah level tertinggi $82,800 akan terus meningkat. Namun, jika terjatuh kembali di bawah zona retest, ini akan melemahkan struktur bullish dan kemungkinan akan mengalihkan fokus pasar ke area likuiditas utama selanjutnya antara zona $75,000 dan $76,000. Wilayah ini tetap menjadi salah satu target likuiditas yang paling signifikan jika dukungan gagal.

