Bagi banyak perusahaan, email masih menjadi saluran dengan ROI tertinggi. Namun, hal ini tidak membuatnya kebal terhadap inefisiensi. Di tengah kondisi ekonomi yang sulit, kesalahan kecil bisa jadi sangat mahal.
Kebanyakan perusahaan tidak kehilangan ROI email karena salurannya berhenti berfungsi. Mereka justru kehilangan ROI karena kesalahan yang seharusnya bisa dihindari, seperti mengirim terlalu banyak email, terutama kepada orang yang salah.
Berikut adalah beberapa perubahan yang bisa dilakukan dalam strategi pemasaran email untuk melindungi ROI dan memastikan setiap dolar yang dibelanjakan bekerja lebih keras.
Mengapa mengirim lebih banyak email tidak akan menyelesaikan masalah ROI Anda
Saat pendapatan dari email mulai menurun, reaksi yang paling umum adalah mengirim lebih banyak email dengan harapan hasilnya membaik. Namun, audiens Anda sebenarnya tidak menunggu lebih banyak email. Mereka sudah kewalahan dengan email yang ada.
Sebuah studi oleh ZeroBounce menunjukkan bahwa 43% responden menyebutkan alasan utama mereka berhenti berlangganan email pemasaran adalah karena brand mengirim terlalu sering. Artinya, mengirim lebih banyak email tidak meningkatkan ROI, malah bisa membuat orang menjauh. Begitu mereka berhenti berlangganan, kesempatan tersebut hilang.
Alih-alih mengirim lebih banyak email, kirim yang lebih baik kepada orang-orang yang sudah menunjukkan minat. Itulah cara melindungi engagement dan pendapatan Anda.
Jalankan audit deliverability sebelum mengirim kampanye lagi
Jika email Anda tidak sampai ke inbox, perbaikan lainnya tidak akan memberikan dampak pada ROI. Anda bisa mengubah subject line dan merapikan pesan, tapi jika email Anda masuk ke spam atau tidak terkirim sama sekali, bagaimana Anda bisa meningkatkan tingkat konversi?
Audit deliverability seharusnya menjadi salah satu langkah pertama yang Anda ambil ketika performa mulai menurun.
Penyedia inbox besar seperti Google dan Yahoo telah memperketat syarat pengiriman. Mereka kini lebih memperhatikan faktor-faktor seperti otentikasi, keluhan spam, dan engagement. Jika Anda tidak mengikuti perkembangan ini, reputasi pengirim Anda bisa menurun tanpa tanda-tanda yang jelas.
Audit deliverability membantu Anda mengidentifikasi masalah seperti tingkat bounce yang tinggi, kontak yang tidak aktif, atau celah otentikasi yang bisa merugikan penempatan inbox Anda.
Mulailah dengan hal-hal dasar:
- Pastikan otentikasi email Anda (SPF, DKIM, DMARC) telah disiapkan dengan benar
- Pantau tingkat bounce Anda dan hapus alamat yang tidak valid secara berkala
- Perhatikan keluhan spam dan tren unsubscribe (dan hapus keduanya dengan cepat)
- Suppress kontak yang tidak aktif yang tidak berinteraksi dalam waktu lama
Tujuannya adalah memastikan email Anda mencapai orang yang benar-benar melihatnya. Di zaman ekonomi yang ketat, visibilitas ini adalah kunci untuk melindungi hasil Anda.
Buat daftar email yang lebih baik, bukan hanya lebih besar
Meski email Anda sudah sampai ke inbox, Anda masih perlu beberapa klik lagi untuk menghasilkan penjualan. Memastikan email Anda mencapai orang yang tepat sangat penting.
Banyak bisnis berpegang pada daftar email besar karena menganggap ukuran sama dengan potensi. Namun pada kenyataannya, daftar yang membesar dengan kontak yang tidak aktif atau kadaluarsa justru lebih banyak merugikan daripada menguntungkan. Sinyal engagement yang rendah memberi tahu penyedia inbox bahwa email Anda tidak relevan. Seiring waktu, ini bisa merusak reputasi pengirim dan mengurangi peluang Anda untuk masuk ke inbox, bahkan bagi pelanggan yang ingin mendengar kabar dari Anda.
Ada juga biaya langsung. Anda membayar untuk mengirim email ke orang-orang yang mengabaikannya. Jangan biarkan biaya tersebut terus menumpuk: hapus kontak yang tidak aktif dan terus targetkan pelanggan yang sudah sering berinteraksi dengan email Anda.
Perubahan kecil yang membuat perbedaan besar pada ROI email Anda
Daftar email yang sehat, frekuensi pengiriman yang tepat, dan pengaturan deliverability yang kuat — jika Anda sudah memenuhi semua ini, berarti Anda sudah dalam posisi lebih baik dibandingkan banyak pengirim lainnya. Jika tidak tahu harus mulai dari mana, berikut beberapa penyesuaian kecil yang bisa berdampak besar:
- Hapus atau segmentasikan kontak yang tidak terlibat, supaya tidak mengirim ke orang yang tidak berinteraksi
- Verifikasi kontak baru sebelum menambahkannya ke sistem Anda untuk menjaga integritas basis data
- Pantau metrik selain tingkat buka, termasuk tingkat bounce dan keluhan spam
- Manfaatkan metrik ini dan bekerja sama dengan tim untuk terus meningkatkan konten email Anda
- Siap untuk cepat beradaptasi: hentikan pendekatan yang berdampak rendah segera dan fokus pada taktik cerdas yang menghasilkan hasil
Perubahan ini bukanlah langkah besar, tetapi bisa mengatasi sumber pengeluaran yang terbuang dalam pemasaran email. Setelah Anda menangani ini, Anda bisa beralih ke perbaikan yang lebih kompleks, seperti otentikasi atau penyesuaian lebih lanjut pada pengaturan deliverability Anda.

