Di depan loker di clubhouse Tropicana Field pada sore hari Minggu, Taylor Walls ditanya tentang statistik karirnya dengan situasi bases loaded. Seorang reporter menyebut bahwa angka tersebut “gila.” Namun, shortstop Tampa Bay Rays ini tampaknya tidak terlalu paham maksudnya.
“Gila buruk?” tanyanya.
Reporter tersebut menjelaskan bahwa justru sebaliknya, Walls memiliki OPS karir 1.010 ketika bases loaded.
“Coba bilang sama Cash supaya saya dipasang di posisi cleanup,” kata Walls yang membuat semua orang tertawa, merujuk kepada manajer Kevin Cash.
Suasana di clubhouse Rays terasa ceria setelah kemenangan 6-3 atas Marlins, yang menjadi kemenangan seri ketujuh berturut-turut dan membawa catatan terbaik di American League menjadi 30-15.
Dengan tertinggal 2-1 di inning keempat dan bases loaded dengan dua out, Walls meningkatkan OPS-nya menjadi 1.100 saat ia menghantam pitch pertama Eury Perez (fastball 98 mph) ke dinding lapangan kanan tengah. Jonny DeLuca, Cedric Mullins, dan Nick Fortes mencetak angka dan memberikan Tampa Bay keunggulan yang tidak pernah mereka lepas. Walls pun dengan mudah meluncur menuju base ketiga.
Triple kedua musim ini dan yang ke-10 dalam karirnya membawa Walls mengoleksi 40 RBI dalam 31 at-bat (12-for-31, .387) dan 43 plate appearances dengan bases loaded sejak resmi debut bersama Rays pada 2021. Selain triple tersebut, ia memiliki satu grand slam dalam karirnya dan dua double dengan semua base terisi. Ia juga mencatat tiga sacrifice fly dan sembilan walk yang membawanya memiliki persentase on-base .488.
“Mungkin saya sedikit lebih fokus tanpa menyadarinya, tetapi sebenarnya saya hanya mencoba untuk tidak melakukan terlalu banyak pada saat itu,” ucap Walls, yang rata-rata batting-nya berada di angka .196 saat permainan Minggu berakhir, ketika ia memperpanjang streak hit-nya menjadi enam pertandingan. “Saya hanya berusaha untuk mengenai bola, mendapatkan pitch yang baik untuk dipukul, dan agresif di awal. Kemudian jika saya sudah dua strikes, saya mencoba menjatuhkan sebanyak mungkin (pitch) dan semoga bisa menemukan celah.”
Walls, yang memimpin American League dengan lima bunt pengorbanan, dikenal karena kemampuan bertahannya yang hebat, yang juga terlihat jelas pada hari Minggu. Ini sangat jelas di inning keenam ketika Rays memimpin 5-2 atas Miami, sementara tim lawan memiliki pelari di base pertama dan kedua dengan satu out dan pelari penyama berada di plate dalam diri Leo Jimenez.
Kevin Kelly keluar dari bullpen Tampa Bay untuk menggantikan starter Drew Rasmussen dan menghadapi Jimenez. Dia mendapatkan ground ball yang sangat dibutuhkan, meski sedikit melambung. Namun, Walls membuatnya terlihat mudah dengan mengambil bola ke arah kiri, menginjak base kedua, dan melempar ke first baseman Jonathan Aranda untuk menyelesaikan double play. Dengan begitu, inning pun berakhir dan Rays masih memegang keunggulan tiga run.
“Double play yang dia mulai dan akhiri layak menjadi sorotan,” kata Cash.
Produksi Walls yang luar biasa dalam situasi bases loaded pun tidak kalah menonjol.
“Seringkali, kita mudah untuk mencoba melakukan terlalu banyak,” ungkap Walls tentang situasi-situasi seperti itu. “Saya merasa, sebaliknya, saya lebih sering fokus pada apa yang perlu saya fokuskan, yaitu agresif pada pitch di lokasi tertentu.”

