Openreach sepertinya sedang mempersiapkan percobaan untuk instalasi modem fiber yang bisa dilakukan sendiri oleh pelanggan. Ini bakal jadi solusi menarik buat mereka yang ingin upgrade layanan fiber tanpa harus membayar biaya instalasi yang tinggi karena teknisi tidak perlu datang ke rumah.
Menurut laporan dari ISPreview, Openreach, yang bagian dari BT, rencananya akan melakukan uji coba berupa instalasi di mana pelanggan dapat mengganti Optical Network Terminal (ONT) yang terpasang di rumah atau kantor mereka. ONT ini fungsinya untuk mengubah sinyal optik dari kabel fiber menjadi sinyal elektrik yang kemudian diteruskan ke router melalui port Ethernet.
Konsepnya adalah, pelanggan yang sudah memiliki modem fiber dapat menerima ONT baru melalui pos dan menggantikan modem lama mereka. Proses ini hanya untuk upgrade layanan fiber bagi pelanggan yang sudah punya modem sebelumnya.
Uji coba ini direncanakan berlangsung selama tiga bulan dan akan dimulai sebelum tahun 2026 berakhir. Namun, hanya akan melibatkan 200 pesanan saja, yang terdiri dari pelanggan yang menggunakan ONT Nokia lama dengan kecepatan 1Gbps atau lebih lambat, dan mereka akan beralih ke layanan multi-gig yang lebih cepat.
Analisis: Tantangan dalam Proses Instalasi
Tujuan utama dari percobaan ini adalah untuk menilai kemampuan pelanggan dalam melakukan upgrade modem sendiri. Meskipun terdengar mudah, ada beberapa tantangan yang mungkin muncul. Misalnya, pelanggan harus mengamankan ONT baru di dinding, tetapi ada kemungkinan beberapa orang akan berpikir untuk mengakalinya dengan meletakkannya di lantai, mungkin di bawah meja, yang bisa membuat koneksi lebih rentan terhadap debu atau kotoran. Hal ini jelas akan berdampak buruk pada kecepatan koneksi.
Salah satu solusi yang mungkin adalah memasang bracket di dinding untuk instalasi ONT baru, yang memungkinkan unit baru bisa langsung dipasang di masa depan tanpa memerlukan keterampilan DIY tambahan.
Selain itu, ada kekhawatiran tentang instalasi fiber yang kabelnya tidak memiliki banyak kelonggaran, jadi jika posisi port di ONT baru berbeda, kabel bisa jadi tidak cukup panjang. Hal ini bisa menyebabkan pelanggan mencoba menarik kabel hingga menekuknya secara berlebihan, sehingga bisa merusak kabel fiber itu sendiri.
Jelas, berbagai isu seperti ini yang akan dievaluasi dalam percobaan ini, yang diharapkan bisa berjalan sesuai rencana. Meskipun tampak seperti langkah yang inovatif dan memudahkan pelanggan, penting bagi Openreach untuk memastikan bahwa pelanggan tidak menghadapi kesulitan yang mungkin membuat koneksi fiber mereka kurang optimal.
Dengan pendekatan ini, Openreach dan BT ingin menunjukkan bahwa mereka berkomitmen dalam meningkatkan pengalaman pelanggan dan membuat layanan internet fiber lebih mudah diakses bagi semua orang. Informasi lebih lanjut tentang hasil dari uji coba ini tentu akan ditunggu oleh banyak pihak, terutama bagi para investor dan pengamat di industri teknologi.

