Pasar saham baru saja menyaksikan beberapa pergerakan signifikan di sesi pra-pasar. Berikut adalah beberapa perusahaan yang menarik perhatian:
Walmart — Raksasa retail ini mengalami penurunan sebesar 6%. Meskipun Walmart berhasil mencatatkan pendapatan yang lebih baik dari perkiraan untuk kuartal kedua, penjualan komparabel di AS hanya tumbuh 2.6%, jauh di bawah ekspektasi analis yang mengharapkan kenaikan 3.5%. Proyeksi laba per saham untuk kuartal ketiga fiskal dan tahun penuh juga tidak memenuhi harapan.
Saham Kripto — Saham yang terkait dengan kripto mengalami kenaikan setelah Bitcoin dan Ether melonjak menyusul dorongan Presiden Donald Trump kepada Kongres untuk melalui undang-undang yang ramah kripto. Coinbase naik hampir 7%, sementara Strategy melambung 10%. Circle Internet bertambah 7.5%, sedangkan Mara Holding dan American Bitcoin masing-masing menambah sekitar 5%.
Alibaba — Raksasa teknologi asal Cina ini melaporkan penurunan laba sebesar 75% untuk kuartal Juni akibat lonjakan pengeluaran pada kecerdasan buatan. Pengeluaran modalnya meningkat 75% dalam kuartal tersebut, dan saham yang terdaftar di AS turun 3.4%.
Moderna — Perusahaan farmasi ini melemah sebesar 7%, sehari setelah meraih lompatan 177% berkat hasil uji coba tahap akhir yang menjanjikan untuk vaksin kanker. Uji coba menunjukkan bahwa vaksin eksperimental dari Moderna dan Merck, yang dikombinasikan dengan Keytruda, mencapai tujuan utama pada pasien dengan melanoma tingkat tinggi atau lanjutan yang sel kanker yang terdeteksi sudah sepenuhnya diangkat melalui operasi.
Nordson — Saham perusahaan yang memproduksi peralatan untuk aplikasi pelapis dan perekat ini naik 5.4% setelah menaikkan proyeksi tahunan. Nordson memperkirakan pendapatan yang disesuaikan untuk tahun penuh berada dalam kisaran $11.80 hingga $12 per saham, naik dari proyeksi sebelumnya yaitu $11.30 hingga $11.80 per saham. Outlook ini juga melampaui konsensus FactSet yang memperkirakan $11.60 per saham.
Advance Auto Parts — Penyedia suku cadang otomotif ini anjlok hampir 15% setelah hasil kuartal kedua yang campur aduk. Advance Auto Parts mencatatkan pendapatan sebesar $1 miliar, kurang dari $2.04 miliar yang diperkirakan oleh analis. Perusahaan ini juga melaporkan penurunan penjualan komparabel sebesar 0.5%, dibandingkan dengan proyeksi kenaikan 1.4% yang diharapkan. Meskipun begitu, laba per sahamnya melampaui ekspektasi.
Coty — Saham perusahaan kecantikan ini merosot 14.5% setelah mengumumkan kerugian kuartalan yang lebih besar dari yang diperkirakan dan menyebut tahun fiskal 2027 sebagai tahun ‘transisi’. Coty mencatatkan kerugian yang disesuaikan sebesar 2 sen per saham untuk kuartal keempat, lebih buruk dari ekspektasi analyst yang memprediksi kerugian 1 sen. Namun, pendapatan mereka berhasil melampaui pengharapan.
Wolfspeed — Pembuat komponen semikonduktor ini mencatatkan pendapatan kuartalan sebesar $149.6 juta, sedikit di bawah proyeksi konsensus FactSet sebesar $150 juta, sehingga sahamnya turun 10%. Kerugian sebesar $2.26 per saham juga lebih baik dari ekspektasi analis yang memperkirakan kerugian sebesar $2.45 per saham.
NetEase — Saham dari perusahaan teknologi asal Cina ini turun hampir 4% setelah laporan pendapatan kuartalan tidak memenuhi estimasi analis.
Beberapa berita ini menunjukkan dinamika yang sangat menarik di pasar, dan bagaimana dinamika bisnis serta kebijakan dapat mempengaruhi pergerakan saham. Para investor tentunya perlu memperhatikan perkembangan ini untuk membuat keputusan investasi yang tepat.

