Samsung telah meluncurkan seri foldable terbarunya dengan banyak sambutan. Ada Galaxy Z Fold 8 yang punya proporsi unik, Galaxy Z Fold 8 Ultra yang lebih konvensional, dan Galaxy Z Flip 8, ponsel lipat tertipis dan teringan dari Samsung.
Dua dari tiga ponsel ini hadir dengan teknologi layar Flex Titanium baru dari Samsung, yang memberikan tampilan lebih tipis, datar, dan kokoh dibandingkan gaya foldable Galaxy sebelumnya. Setelah mencoba Galaxy Z Fold 8 Ultra, kemajuan Samsung dalam mengurangi tampilan lipatan benar-benar mengesankan.
Dari depan, lipatan pada layar hampir tidak terlihat, dan jika dilihat dari sudut tertentu, lipatan tersebut jauh lebih samar dibandingkan Galaxy Z Fold 7. Saat mengeksplorasi layar di tengah Galaxy Z Fold 8 Ultra, hanya ada gelombang halus yang menyentuh bagian tengahnya. Rasanya seolah-olah setelah beberapa minggu pemakaian, Anda bakal melupakan kehadiran lipatan itu.
Namun, meski terkesan dengan tampilan Galaxy Z Fold 8 Ultra, ada produk lain yang sudah menawarkan sesuatu yang lebih baik.
Perkenalan Kontender
Oppo Find N6 diluncurkan pada Maret 2026, empat bulan lebih awal dibandingkan seri Z8 dari Samsung. Keunggulan utamanya adalah klaim bahwa Oppo telah berhasil menghilangkan lipatan dari layar foldable sepenuhnya.
Tentu saja, hal ini tidak sepenuhnya benar — di beberapa sudut tajam, lipatan masih terlihat — tetapi yang luar biasa adalah Anda bisa menggerakkan jari di seluruh layar 8,12 inci tanpa merasakan adanya gangguan di bagian layar yang dilipat.
Ketika pertama kali mencoba Oppo Find N6, saya merasa terkagum-kagum. Menggeser jari di tengah layar dan tidak merasakan apapun membuat saya berpikir, “Inilah masa depan ponsel lipat.”
Untuk memastikan saya tidak hanya melihat Oppo dengan perspektif yang terlalu positif, saya membawanya ke acara preview Samsung agar bisa membandingkannya langsung dengan Z Fold 8 Ultra. Ternyata, Oppo terus mengesankan dengan layar yang lebih halus dan datar dibandingkan Samsung, meskipun selisihnya tidak terlalu signifikan.
Yang Mana yang Tepat untuk Anda?
Jangan salah, kedua ponsel ini adalah foldable flagship yang sangat mumpuni. Keduanya memiliki ukuran layar luar dan dalam yang serupa dan didukung oleh chipset Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5.
Galaxy Z Fold 8 Ultra lebih tipis, lebih ringan, dan sudah tersedia di berbagai pasar. Tampilan layarnya juga lebih cerah, dengan puncak kecerahan mencapai 3.000 nits dibandingkan 2.500 nits pada Oppo. Ditambah, Galaxy AI, Now Brief, dan fitur Now Nudge dari Samsung membuatnya lebih menarik.
Sementara itu, Oppo Find N6 menawarkan layar foldable yang paling halus dan datar, keunggulan pada hardware kamera, serta baterai lebih besar dengan pengisian daya yang lebih cepat — sayangnya, saat ini ketersediannya terbatas hanya di beberapa pasar Asia.
Dengan begitu, Galaxy Z Fold 8 Ultra secara default unggul, meskipun kesimpulan ini tidak terasa memuaskan. Namun, kemajuan yang telah dicapai patut diapresiasi.
Masalah utama dengan layar lipat kini telah berhasil diatasi. Langkah besar berikutnya yang dibutuhkan adalah memecahkan masalah harga.
Harga untuk Z Fold 8 Ultra mencapai harga yang cukup tinggi, $2.099,99, menjadikannya foldable termahal dari Samsung. Z Fold 8 dan Z Flip 8 lebih terjangkau, tetapi tetap tidak murah.
Seandainya ada produsen yang bisa menghadirkan fitur premium serupa dengan harga di bawah $1.200, itu bisa membuka gerbang untuk era foldable yang lebih luas.

