Pemerintah Inggris, setelah merencanakan larangan bagi pengguna di bawah 16 tahun untuk mengakses aplikasi media sosial, kini mengusulkan jam malam untuk remaja berusia 16 dan 17 tahun. Sayangnya, tampaknya orang tua kurang setuju dengan ide terbaru ini.
Sesuai laporan dari BBC, usulan jam malam ini akan berlaku mulai tengah malam hingga pukul 6 pagi. Selain itu, fitur-fitur “adiktif” di aplikasi seperti Instagram dan TikTok juga akan dinonaktifkan setiap saat. Fitur-fitur tersebut termasuk scrolling tanpa batas dan video yang diputar otomatis saat dibuka.
Menurut Sekretaris Teknologi Liz Kendall, langkah-langkah ini sangat penting untuk membantu remaja mendapatkan tidur yang cukup, fokus pada sekolah, dan menghabiskan lebih banyak waktu berkualitas bersama keluarga dan teman. Kebijakan ini juga bertujuan memberikan ‘jalur yang lebih lembut’ bagi anak-anak yang baru berusia 16 tahun untuk mulai menggunakan aplikasi tersebut, karena mereka sebelumnya tidak memiliki akses.
Perubahan juga akan diberlakukan pada chatbot berbasis AI, yang akan diwajibkan untuk mendorong remaja di bawah 18 tahun untuk mengambil istirahat secara teratur. Selain itu, akan ada langkah-langkah pengamanan untuk mencegah munculnya nasihat kesehatan mental yang “berbahaya, menyesatkan, atau tidak terverifikasi”. Keputusan ini diambil setelah menjalankan program percobaan dengan lebih dari 300 remaja dan keluarga mereka.
Remaja Bisa Memilih untuk Tidak Ikut
Detail dari pengumuman pemerintah masih terbatas, sehingga pertanyaan terkait mekanisme dan waktu pelaksanaan belum terjawab. Kemungkinan tanggal peluncuran kebijakan ini bersamaan dengan larangan media sosial untuk anak di bawah 16 tahun, yaitu pada musim semi mendatang di Inggris.
Yang membedakan larangan media sosial kali ini adalah bahwa waktu jam malam dan penghapusan fitur adiktif akan bersifat opsional. Meskipun pemerintah akan meminta pengembang aplikasi untuk menerapkan pembatasan ini secara default, remaja memiliki pilihan untuk menonaktifkannya jika mereka mau.
Reaksi pengguna di Reddit menunjukkan bahwa langkah-langkah ini mungkin akan berujung pada efektivitas yang “kurang dan tidak berguna”. Salah satu komentator membandingkan kebijakan ini dengan peringatan batas kecepatan untuk mobil—sangat mudah untuk diabaikan. Pengguna lain juga menyoroti perlunya lebih banyak verifikasi usia dan menyebutkan bahwa sudah ada alat kontrol orang tua yang ada untuk membatasi akses media sosial bagi anak-anak pada waktu-waktu tertentu.
“Mengapa pemerintah harus ikut campur dengan waktu seseorang menggunakan media sosial?” tulis salah satu pengguna, sementara yang lain mempertanyakan mengapa remaja berusia 16 tahun diperbolehkan bergabung dengan militer, tetapi tidak diizinkan menggunakan media sosial setelah tengah malam.

