Provider infrastruktur stablecoin yang berbasis di Singapura, StraitsX, baru saja memperkenalkan dukungan Samsung Pay di platform penerbitan kartu mereka. Ini memberikan akses kepada penerbit kartu untuk menjangkau semua tiga ekosistem dompet mobile utama.
Dengan pembaruan ini, kartu yang dibangun di atas infrastruktur StraitsX kini bisa ditambahkan ke Samsung Wallet, di samping dukungan yang sudah ada untuk Apple Pay dan Google Pay. Pengguna dengan perangkat Samsung yang kompatibel dapat melakukan pembayaran tanpa kontak melalui Samsung Wallet.
Langkah ini ditujukan untuk membuat kartu yang didukung stablecoin lebih praktis untuk pengeluaran sehari-hari, dengan memungkinkan penggunaan dalam alat pembayaran yang sudah sering digunakan konsumen.
Dukungan Samsung Pay kini sudah aktif di infrastruktur penerbitan kartu StraitsX! 📱
Penerbit kartu kini dapat menawarkan penyediaan Samsung Wallet bersamaan dengan Apple Pay dan Google Pay, mendukung tiga ekosistem dompet mobile terkemuka di berbagai platform perangkat.
Penting bagi… pic.twitter.com/UJ7qQzmwDq
— StraitsX (@StraitsX) 17 Juni 2026
Apa yang bikin dompet mobile jadi bagian penting dalam pembayaran stablecoin?
Dengan semakin ketatnya kompetisi di sektor pembayaran stablecoin, banyak perusahaan kini lebih fokus pada cara pengguna membelanjakan aset digital dalam situasi nyata, alih-alih hanya menyimpannya.
Menurut StraitsX, dukungan dompet mobile menghilangkan kendala bagi pengguna, dan membuat kartu yang terhubung dengan stablecoin lebih mudah digunakan di toko fisik maupun pedagang online. Bagi perusahaan fintech yang meluncurkan program kartu stablecoin, kompatibilitas yang lebih luas dengan dompet juga dapat meningkatkan adopsi dan keterlibatan pengguna.
Perusahaan ini menjelaskan bahwa infrastruktur mereka lebih dari sekadar penerbitan kartu, dengan menyediakan layanan seperti penyelesaian stablecoin, tokenisasi kartu, dan penyediaan dompet. Ini memungkinkan mitra untuk meluncurkan produk pembayaran dengan lebih cepat.
Apa dampaknya bagi adopsi stablecoin di Asia?
Integrasi Samsung Pay ini bisa memperkuat posisi StraitsX saat adopsi pembayaran stablecoin terus tumbuh di pasar yang mengutamakan mobile di Asia.
Perusahaan ini menyoroti Korea Selatan sebagai contoh kunci, mencatat posisi kuat Samsung Wallet di negara itu. Samsung Wallet tersedia di lebih dari 60 negara dan wilayah, memberikan penerbit akses yang lebih luas ke potensi pengguna di berbagai pasar.
Pengumuman ini mencerminkan apa yang sedang terjadi di industri crypto, di mana perusahaan semakin menghubungkan stablecoin dengan jaringan pembayaran tradisional. Perusahaan seperti Visa, Mastercard, dan sejumlah penyedia pembayaran yang fokus pada crypto telah memperluas upaya mereka untuk membawa pengeluaran stablecoin ke dalam perdagangan sehari-hari. Seiring penggunaan stablecoin yang bergerak melewati trading dan transfer, integrasi dompet jadi sangat penting dalam mengubah aset digital menjadi alat pembayaran yang praktis.
Sementara itu, StraitsX, bersama RedotPay dan Visa, telah meluncurkan program kartu berbasis blockchain yang memungkinkan pengguna untuk membelanjakan aset digital dengan mudah dengan fiat, menggunakan infrastruktur konversi waktu nyata StraitsX untuk menghubungkan pembayaran crypto dengan sistem ritel tradisional.

