CEO Salesforce Marc Benioff Memuji Dampak AI di Tempat Kerja Sekali Lagi
Marc Benioff, CEO Salesforce, sekali lagi berbicara tentang visinya mengenai masa depan AI dalam perangkat lunak, memprediksi bahwa teknologi ini akan memberikan peningkatan besar dalam produktivitas dan efisiensi.
Dalam podcast All-In, Benioff tidak ragu untuk memuji AI, terutama ketika digabungkan dengan pekerja manusia. Ia menyatakan, “Segala sesuatu akan lebih murah untuk diproduksi, dan jauh lebih efisien.”
Dia menambahkan, “Saya dapat melakukan hal-hal yang sebelumnya tidak bisa saya lakukan. Saya bisa bergerak lebih cepat dari sebelumnya. Saya dapat mengembangkan perangkat lunak dan menjualnya secara bersamaan. Saya bisa mengatasi rintangan yang ada karena saya memiliki agen kode dan manusia yang bekerja sama.”
Dampak “Tak Terduga”
Benioff melanjutkan bahwa pelanggan akan merasakan manfaat besar dari penggunaan alat dan layanan AI yang ditingkatkan oleh Salesforce, mulai dari CRM hingga Slack. Ia berkata, “Apa yang bisa saya lakukan untuk pelanggan kami tidak ada bandingnya. Sulit untuk menggambarkan apa yang akan kami capai untuk pelanggan. Ini akan menjadi luar biasa.”
Pendekatan optimis Benioff bukanlah hal mengejutkan, mengingat dia telah berada di garis depan melawan apa yang sering disebut “SaaSpocalypse,” yang dipicu oleh masuknya AI dalam perangkat lunak tempat kerja.
Pada Februari 2026, Benioff menjelaskan bahwa AI sebenarnya membuat platform Salesforce semakin berharga dengan berfungsi sebagai sistem operasi untuk agen AI, menunjukkan bahwa teknologi ini tidak membunuh perangkat lunak sebagaimana istilah yang sering dipakai. Sebaliknya, ia justru menyusun ulang perangkat lunak dan peran pekerjaan yang ada.
“Kami telah membangun kembali Salesforce untuk menjadi sistem operasi bagi Agentic Enterprise, yang menghubungkan manusia dan agen dalam satu platform yang terpercaya,” ujar Benioff saat itu.
Tema “agentic enterprise” diumumkan Benioff pada acara Dreamforce 2025 di bulan Oktober, menandai fokus baru untuk upaya AI perusahaan.
“Kami ingin terhubung dengan pelanggan kami dengan cara yang baru. Kecepatan dan pertumbuhan inovasi telah luar biasa,” kata Benioff dalam pidatonya di acara tersebut.
Dengan Dreamforce 2026 hanya beberapa bulan lagi, menarik untuk melihat bagaimana Salesforce kembali memposisikan diri, terutama dengan pengaruh AI yang semakin kuat setiap harinya.

